Semarang – Kendati terkendala kondisi geografis yang sulit dijangkau di beberapa daerah di Cilacap, berbagai persiapan pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) di kabupaten dengan bentangan wilayah terluas di Jateng itu telah mencapai 100 persen.

“Anggaran, distribusi logistik, dukungan desk khususnya dari Polri, penyelenggara KPPS, dan PAM TPS yang tersebar di 3.217 TPS sudah siap 100 persen,” ungkap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cilacap Sigit Kwartianto di sela-sela tinjauan Gubernur Jateng H Ganjar Pranowo SH MIP terkait persiapan pilkada di KPU Cilacap, Selasa (14/2).

Terkait distribusi logistik, lanjut dia, saat ini sudah sampai di tingkat desa yang tersebar di 24 kecamatan dan selanjutnya akan diserahkan ke semua TPS. Diharapkan pendistribusian ke daerah-daerah yang sulit dijangkau seperti Kampung Laut dan beberapa desa di kawasan pegunungan antara lain di Kecapatan Dayaehluhur, Karangpuncung, dan Wanarejan yang merupakan daerah rawan longsor dapat sampai tujuan sesuai waktu yang ditentukan.

Sigit menjelaskan, tidak ada kerawanan sosial di Cilacap yang menjadi kendala. Hanya kerawanan alam yang harus diwaspadai. Antara lain, rob dan angin kencang yang sekarang terjadi di Kampung Laut, sehingga semua logistik terkebih dahulu masuk plastik besar kemudian baru dimasukan ke kotak. Sedangkan di daerah Dayaehluhur dan Karangpucung hanya dapat dijangkau dengan motor trail dan sepeda motor dengan roda diikat rantai.

“Kendala-kendala ini alam ini justru menjadi tantangan kerja kami, sehingga pendistribusian logistik ke TPS dapat dilaksanakan dengan baik,” katanya.

Dalam paparannya Sigit menjelaskan, Cilacap merupakan daerah yang istimewa karena selain terdapat daftar pemilih tetap (DPT) tinggi yakni sebanyak 1. 466.869 pemilih, juga terkait kondisi alam dan geografis dengan bentangan wilayah mencapai lebih dari 120 kilometer terdiri dari pegunungan dan laut, serta secara kultur budaya heterogen.

Selain kondisi geografis, bentangan wilayah Cilacap yang luas menjadi kendala pendistribusian. Salah satunya Desa Kutabima, Kecamatan Cimanggu yang jaraknya mencapai 15 kilometer dari pusat kecamatan. Bahkan kecamatan terdekat dengan wilayah kota yakni Kecamatan Jeruklegi berjarak 15 kilometer, sedangkan kecamatan lainnya lebih dari 35 kilometer.

Sementara itu, Gubernur Ganjar Pranowo didampingi Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Joni Supriyanto dan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jateng Joko Purnomo dalam arahannya mengingatkan kepada semua pihak termasuk tim sukses masing-masing calon kepala daerah.

“Selain Satpol PP, tim sukses itu mestinya juga membuat acara copot sendiri alat kampanye masing-masing. Kemarin saya jalan-jalan ke Salatiga, habis kampanye itu lumayan banyak meninggalkan sisa foto dan gambar-gambar kampanye. Mudah-mudahan pilkada di Jateng lancar, selamat bekerja,” ucapnya.

Seperti diketahui Pilkada Cilacap diikuti tiga pasang calon bupati dan wakil bupati, yakni Taufik Nurhidayat dan Faiqoh Subky diusung PDIP, PPP, dan Partai Nasdem bernomor urut 1.

Sedangkan nomor urut 2 yaitu Tatto Suwarto Pamuji dan Syamsul Aulia Rachman didukung Partai Golkar, PKB, PAN, dan Demokrat. serta pasangan bernomor urut 3, Fran Lukman dan Bambang Sutanto yang diusung Partai Gerindra dan PKS.

Sumber: http://www.jatengprov.go.id/id/berita-utama/terkendala-alam-persiapan-pilkada-cilacap-capai-100-persen