Bahasa | English

Optimisme Melawan Pandemi dengan ''New Normal''
28 May 2020, 20:02 WIB

Sebuah era baru dari kondisi normal segera diterapkan. Disambut pro dan kontra, kondisi ''New Normal'' mulai disosialisasikan pada masyarakat Indonesia. Tak tanggung-tanggung, Presiden Joko Widodo pun meminta jajarannya untuk melakukan sosialisasi secara besar-besaran mengenai new normal atau tatanan normal baru di tengah pandemi Covid-19.

Agar berjalan dengan baik dan memutus penyebaran Covid-19, Presiden Joko Widodo juga memerintahkan  personel TNI dan Polri di tempatkan di tengah-tengah masyarakat. Untuk saat ini, gelar pasukan dilakukan di 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota. 

Dengan demikian, sejumlah aktivitas ekonomi yang sebelumnya dihentikan selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) bisa kembali beroperasi. Presiden Joko Widodo berharap masyarakat Indonesia kembali produktif dan aman secara ekonomi. Dengan begitu, masyarakat Indonesia dapat mencukupi kebutuhan hidupnya lagi. 

Sejumlah aturan pun dibuat. Dari mulai jaga jarak, hingga penyekatan arus kendaraan di sejumlah daerah dilakukan.  Rapid Tes, juga Polymerase Chain Reaction (PCR) pun  dihadirkan di tengah masyarakat. Ada yang gratis dan berbayar. Itu menjadi cara pemerintah memantau penyebaran virus yang saat ini begitu cepat.