Indonesia.go.id - Anak Muda Papua Bisa Bikin Sistem Operasi Komputer

Anak Muda Papua Bisa Bikin Sistem Operasi Komputer

  • Administrator
  • Selasa, 16 Mei 2023 | 15:51 WIB
  • 0
INOVASI
  Laptop yang sudah dikembangkan pengoperasiannya oleh siswa SMK 3 Papua bersama Badan Intelijen Negara. IST
Sekelompok Siswa SMK Negeri 3 Jayapura, Papua, berhasil mengembangkan sistem operasi yang ditanamkan langsung dalam smartphone dan laptop dengan brand TOP.ID.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan Papua Youth Creative Hub (PYCH), di Poros Wahno, Abepura, Provinsi Papua, pada akhir Maret 2023. PYCH adalah ide Presiden Jokowi, sebagai salah satu cara mempersiapkan anak muda jelang masa bonus demografi yang akan segera dialami Indonesia.

Melalui PYCH ini, Badan Intelijen Negara (BIN) merangkul dan memfasilitasi para talenta muda Papua agar menjadi generasi unggul, kreatif, dan berjiwa pelopor. Selain itu para anak muda dapat lincah mengadopsi cara-cara baru dan cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta memiliki semangat kebangsaan yang tinggi.

BIN mengembangkan PYCH sebagai konsep program sekaligus wadah sejak akhir 2019, tak lama setelah Presiden Joko Widodo bertemu dengan 23 tokoh Papua Muda Inspiratif yang mewakili tujuh wilayah adat tanah Papua. “Dari hanya 23, jumlah Papua Muda Inspiratif telah berkembang mencapai lebih dari 12.800 orang. Hasilnya berkembang terus, terlihat dari tingginya animo anak muda Papua untuk bergabung di Papua Youth Creative Hub ini,” kata Kepala BIN Budi Gunawan.

Para anak muda itu, bergerak di berbagai sektor, meliputi sektor pertanian, perikanan, perternakan, industri kreatif, pendidikan dan kesehatan, UMKM dan e-commerce, sosial budaya, termasuk pelestarian suku bahasa di Papua.

Ada juga bidang teknologi. Di bidang itu, sekelompok Siswa SMK Negeri 3 Jayapura, Papua, berhasil mengembangkan sebuah sistem operasi yang ditanamkan langsung ke dalam smartphone (gawai) dan laptop dengan brand TOP.ID.

Sistem operasi yang dikembangkan oleh siswa SMK di Papua ini didesain memiliki pengamanan terhadap data pribadi yang tinggi, selain memiliki fitur-fitur canggih yang dapat memudahkan penggunaan gadget smartphone dan laptop.

Sistem operasi ini juga memiliki tampilan yang menarik dan mudah digunakan. Keberhasilan pengembangan sistem operasi ini menjadi bukti bahwa putra-putri Papua memiliki potensi besar dalam bidang teknologi dan dapat menghasilkan inovasi-inovasi yang dapat bersaing dengan produk-produk dari negara lain.

TOP.ID adalah kependekan dari Torang Papua Indonesia. "Sistem operasi yang dikembangkan siswa SMK di Papua ini didesain memiliki sistem pengamanan terhadap data pribadi yang tinggi. Selain tentunya, memiliki fitur-fitur canggih yang dapat memudahkan penggunaan smartphone dan laptop," kata Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kapuslitbang) Badan Intelijen Negara (BIN) Armi Susandi.

Armi mengatakan, sistem operasi TOP.ID cukup unik dan memiliki tampilan yang menarik dan mudah digunakan. "Keberhasilan pengembangan sistem operasi ini menjadi bukti bahwa putra-putri Papua memiliki potensi besar dalam bidang teknologi dan dapat menghasilkan inovasi-inovasi yang dapat bersaing dengan produk-produk dari negara lain," tukasnya

Perlu diketahui, TOP.ID merupakan brand smartphone dan laptop pertama asli rakitan anak Papua. Saat ini brand tersebut tengah didaftarkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Dari keterangan yang didapat, smartphone TOP.ID ini menggunakan model M13 dengan RAM 12 GB dan ROM 512 GB. TOP.ID juga akan menggunakan android versi 11.0 dengan resolusi 1440x3040. Sementara itu, laptop TOP.ID dirancang menggunakan memori dengan total sebesar 8192 MB dengan kecepatan baca mencapai 2133 MHz.

 

Penulis: Eri Sutrisno
Redaktur: Ratna Nuraini/Elvira Inda Sari