Bahasa | English


Infopublik.id
Klaim Santunan Kecelakaan

Ini Cara Klaim Santunan Kecelakaan

8 January 2019, 14:38 WIB

Kecelakaan dalam menggunakan moda angkutan massal jalur darat, laut, dan udara bisa mengancam siapa pun. Tanpa pandang bulu, ketiga jenis moda tersebut dapat sewaktu-waktu terkena kecelakaan akibat faktor cuaca, kondisi alam, hingga kelalaian manusia bisa membuat angkutan terkena kecelakaan yang mengakibatkan luka-luka atau korban jiwa.


Ini Cara Klaim Santunan Kecelakaan Ilustrasi. Sumber foto: Merdeka

Dilansir dari website www.jasaraharja.co.od, pada Minggu (16/12), Bagi setiap pengguna moda angkutan yang terkena kecelakaan, pemerintah telah menunjuk satu perusahaan plat merah yakni PT Jasa Raharja yang bertugas memberikan santuan pada korban kecelakaan kendaraan bermotor. Pemberian santuan ini berlandaskan Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 15 dan 16/PMK.010/2017 Tanggal 13 Februari 2017, besaran santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas darat/laut/udara.

Melalui kebijakan tersebut, pengguna jalan yang terkena musibah kecelakaan dapat menerima santuan sesuai dengan kategorinya. Ada enam kriteria korban kecelakaan yang berhak mendapatkan santuan yakni korban meninggal dunia mendapatkan uang sebesar Rp50 juta, cacat tetap mendapatkan santuan Rp50 juta, korban mendapatkan perawatan mendapatkan Rp20-25 juta, biaya penguburan Rp4 kita, penggantian biaya P3K sebesar Rp1 juta, dan biaya ambulance Rp500 ribu.

Cara untuk mendapatkan klaim jasa raharja diatas, pertama melakukan registrasi yang bisa dilakukan secara dalam jaringan (online) melalui https://www.jasaraharja.co.id/layanan/formulir-pengajuan-santunan. Keluarga korban dapat mengikuti langkah-langkah yang harus diberikan sesuai dengan mencantumkan identitas diri.

Identitas diri yang perlu dicantumkan pada tahapan pertama registrasi secara online antara lain: 

  1. Nomor Induk Kependudukan (NIK) korban kecelakaan. 
  2. Nama korban kecelakaan. 
  3. Tanggal kecelakaan. 
  4. Lokasi kecelakaan.

Tak menutup kemungkinan identitas lainnya yang bersangkutan dengan korban kecelakaan dapat dilengkapi. Contohnya KTP, surat keterangan ahli waris, dan lain sebagainya dapat dipersiapkan untuk melengkapi tahapan selanjutnya. Setelah melengkapi tahapan demi tahapan diatas, korban kecelakaan dapat menunggu tim verifikasi untuk menindaklanjuti permintaan dari pemohon klaim kecelakaan.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi kontak center di telpon 1500020, kemudian SMS center di nomor 081210500500.

 

Layanan Terpopuler
Smart SIM
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi menghadirkan Smart Surat Izin Mengemudi (Smart SIM) atau SIM Pintar bagi pengguna kendaraan bermotor di Indonesia. ...
Simrek PKH Kementan
Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) menerapkan penggunaan aplikasi pelayanan perizinan sistem online guna memperlancar iklim usaha dan ekspor. ...
Prosedur Mendapatkan Darah PMI
Tak jarang, ada sejumlah pasien di rumah sakit yang membutuhkan transfusi darah. Ini membuat mereka harus bisa memperolehnya dalam waktu cepat. ...
Karirhub Kemnaker
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meluncurkan Sistem Informasi Ketenagakerjaan (Sisnaker), platform berbasis online untuk menyikapi tuntutan perubahan dunia yang mengarah pada otomasi dan digital...
Pengajuan Hak Desain Industri
Salah satu hal yang berharga atau bernilai ialah ide. Bermula dari ide, seseorang bisa membuat karya yang orisinal. Contoh yang berkaitan dengan hal tersebut adalah ide dalam desain industri. ...
Cara Mengenali Uang Palsu dan Pelaporannya
Masyarakat dalam hal ini perbankan dan Penyelenggara Jasa Pengolahan Uang Rupiah (PJPUR) memiliki peran penting dalam mencegah dan menekan jumlah peredaran uang palsu. ...
Pengaduan BRTI Kominfo
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo RI) terus melakukan inovasi untuk memberi pelayanan dan perlindungan terhadap warga Indonesia, khususnya dalam menggunakan jasa telek...
Pusat Jejaring Inovasi Daerah (Puja Indah) Kemendagri
Situs resmi Puja Indah merupakan hasil pengkajian, perekayasaan, pendataan, adopsi dan modifikasi, serta replikasi berbagai inovasi daerah menjadi sebuah inovasi berskala nasional untuk mendorong inov...
Cara Lapor Tindak Pidana kepada Polisi
Berdasarkan Pasal 1 angka 24 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP), laporan adalah pemberitahuan yang disampaikan oleh seseorang karena hak atau kewajiban berdasarkan und...
Aplikasi Insiden BPJS
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bersama dengan PT Jasa Raharja (Persero) mengembangkan sebuah aplikasi yang diberi nama Integrated System for Traffic Accidents (Insiden). ...