Bahasa | English


PKH KEMENTAN

Simrek PKH Kementan

17 October 2019, 09:49 WIB

Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) menerapkan penggunaan aplikasi pelayanan perizinan sistem online guna memperlancar iklim usaha dan ekspor.


Simrek PKH Kementan Simpek Kementan. Foto: Kementan

Kini, pelaku usaha bisa mendapatkan izin rekomendasi yang dicetak langsung (paperless) melalui aplikasi Sistem Informasi Rekomendasi Peternakan dan Kesehatan Hewan (Simrek PKH) Kementerian Pertanian.

Aplikasi Simrek PKH adalah aplikasi untuk memfasilitasi layanan publik dalam proses perizinan/rekomendasi pemasukan dan pengeluaran di lingkup Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Penerapan sistem pelayanan perizinan dalam era digital merupakan bentuk implementasi Peraturan Menteri Pertanian No.41/Permentan/TU.120/11/2017 tentang Pelayanan Perizinan Pertanian secara Elektronik.

Sejak 2017, dari 16 jenis layanan di Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, sudah seluruhnya diproses secara online melalui sistem yang dibangun di aplikasi Simrek PKH melalui link http://simrek.ditjenpkh.pertanian.go.id/.

A. Alur proses perizinan yang melalui Simrek

  1. Registrasi user online
  2. Isi dan unggah persyaratan
  3. Bayar dan konfirmasi bayar tarif PNBP (Penerimaan Negera Bukan Pajak)
  4. Kirim pengajuan
  5. Proses pemeriksaan
  6. Pemohon dapat cetak dokumen hasil dari aplikasi

Khusus pemohon jenis perusahaan, sebelum kirim pengajuan permohonan, harus menunjukkan dokumen asli tertentu ke loket Yanrek PKH. Informasinya lebih lanjut: yanrekditjenpkh@pertanian.go.id.

B. Alur proses pelaporan melalui Simrek

Realisasi pemasukan

  1. Rekomendasi/SK/SPP diterbitkan
  2. Pemasukan dan penyimpanan
  3. Pemutasian

Realisasi pengeluaran

  1. Rekomendasi/SK/SPP diterbitkan
  2. Pengeluaran

Komoditas yang sudah diterapkan (berdasarkan update 27 Agustus 2019):

  • Pemasukan bahan pakan asal hewan
  • Pemasukan karkas, daging, jeroan dan/atau olahannya
  • Pemasukan benih semen beku/embrio/telur tertunas
  • Pemasukan bibit ternak potong
  • Pemasukan bibit ternak perah
  • Pemasukan bibit unggas dan aneka ternak
  • Pengeluaran bibit unggas/benih telur tertunas
  • Pengeluaran domba/kambing
  • Pengeluaran babi

Tata Cara Pendaftaran Akun:

  1. Pendaftaran secara online.
  2. Setelah melakukan pendaftaran, admin akan memeriksa, kemudian berhak menerima atau menolak.
    • Jika admin menerima, pemohon akan menerima email berisi user dan password.
    • Jika admin menolak, pemohon akan menerima email berisi alasan penolakan.
  3. Konfirmasi admin menerima/menolak dilakukan paling lama 2 hari (hari kerja) setelah submit pendaftaran.

Dokumen persyaratan untuk:

Perusahaan:

  1. Nomor Pokok Wajib Pajak
  2. Tanda Daftar Perusahaan
  3. Surat Permohonan Pembuatan Akun Aplikasi
  4. Surat Pernyataan Penanggung Jawab Akun Aplikasi dari Perusahaan

Perorangan

  1. KTP/Passport/Identitas Pemohon Lainnya

Lembaga Negara/Sosial

  1. Surat Permohonan Pembuatan Akun Aplikasi
  2. NPWP (Khusus Lembaga Sosial)/KTP atau Identitas Pimpinan (Khusus Lembaga Negara)

Ketentuan:

  • Isi file adalah hasil scan dokumen asli
  • Format file adalah .pdf
  • Ukuruan maksimal setiap file adalah 1 MB

Prosedur Pengajuan Permohonan

Tatacara:

  1. Pemohon mengisi data pengajuan.
  2. Pemohon menggunggah dokumen persyaratan dan dokumen profil.
  3. Jika pengajuannya dikenakan Tarif PNBP, pemohon harus membayar terlebih dahulu.
  4. Pemohon melakukan pengiriman permohonan.

Keterangan:

  • Dokumen Profil adalah dokumen yang diunggah sekali. Contoh: NPWP, SIUP, TDP, API, dst.
  • Dokumen Persyaratan adalah dokumen yang diunggah setiap pengajuan.
  • Setiap jenis komoditas mempunyai persyaratan dokumen profil dan persyaratan berbeda.
  • Untuk mengirim pengajuan, khusus dokumen profil harus diverifikasi dengan cara membawa dokumen aslinya ke Layanan Rekomendasi (Yanrek) Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan
Layanan
Layanan Terpopuler
Panduan New Normal di Lingkungan Kerja
Tak ada yang tahu kapan pandemi Covid-19 ini akan berakhir. Pemerintah berkewajiban menggerakkan roda perekonomian di tengah pandemi ini. ...
Prosedur Izin Keluar Masuk DKI Jakarta
Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan ketentuan bagi masyarakat yang keluar dan masuk wilayah ibu kota selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM) dapat diurus secar...
Protokol Kepulangan WNI dari Luar Negeri
Di tengah pandemi dan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah daerah, sejumlah pekerja Indonesia di luar negeri mulai berdatangan. Pemerintah tak mau kecolongan. ...
Bijak Kelola THR di Era Pandemi
Perlu menggunakan Tunjangan Hari Raya (THR) sewajarnya dan tidak boros. Di samping itu, jangan biarkan pendapatan tambahan ini berlalu tanpa makna. ...
Fatwa Salat Idulfitri dari MUI
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang salat Idulfitri di musim pandemi Covid-19 ini. Umat Muslim bisa melakukan salat sendiri di rumah. ...
Aplikasi 10 Rumah Aman Agar Betah di Rumah
Pemerintah meluncurkan sejumlah aplikasi untuk membendung penyebaran corona. Aplikasi 10 Rumah Aman bisa menjadi teman agar Anda tetap betah di rumah. ...
Kapan Nikah? Cek di siapnikah.org
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) meluncurkan situs siapnikah.org. Situs ini untuk menyiapkan warga negara yang akan membangun rumah tangga. ...
Mesin Pintar Dukung Penerapan PSBB
Di sejumlah daerah yang sudah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diketahui warganya masih belum patuh. Untuk mendukung penerapan PSBB, pemerintah meluncurkan mesin pintar bernama &ldqu...
Cara Melindungi Lansia dari Virus Corona
Orang lanjut usia (lansia) lebih rentan terinfeksi virus corona dibanding dewasa maupun anak-anak. ...
Cara Ajukan Klaim Perawatan Rumah Sakit Pasien Covid-19
Biaya perawatan seluruh pasien Covid-19 di Indonesia dibebankan pada anggaran Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB). Jika pasien telanjur membayar, rumah sakit harus mengembalikan ke pasien. ...