Bahasa | English


TRANSPORTASI TRANSJAKARTA

Tentang Layanan TransJakarta

20 June 2019, 09:30 WIB

TransJakarta dirancang sebagai moda transportasi massal pendukung aktivitas Ibu Kota yang sangat padat. Dengan jalur lintasan terpanjang di dunia (251,2 km), serta memiliki 260 halte yang tersebar dalam 13 koridor, Transjakarta yang awalnya beroperasi mulai pukul 05.00–pukul 22.00 WIB, kini beroperasi 24 jam di sebagian koridornya.


Tentang Layanan TransJakarta Bus TransJakarta. Foto: Dok TJ

Sebagai makhluk sosial, kita berpindah atau bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya. Entah itu untuk bekerja, bersilaturahmi, berbelanja, sekolah, dan sebagainya. Untuk menunjang hal itu, ketersediaan dan kemudahan dalam menggunakan alat transportasi, khususnya untuk umum, sangat dibutuhkan.

Terlebih lagi di ibu kota Jakarta, dengan "kesibukan" dan kemacetannya, keberadaan moda transportasi yang bisa menampung penumpang dalam jumlah banyak, terintegrasi, tentu dapat membantu mobilitas warga dalam menjalani rutinitas sehari-hari.

Karena itulah, pada 2004, "lahir" moda transportasi bernama TransJakarta. Dikutip dari situs resminya, TransJakarta adalah sebuah sistem transportasi bus rapid transit (BRT) pertama di Asia Tenggara dan Selatan dengan jalur lintasan terpanjang di dunia (251,2 km). Sistem BRT ini didesain berdasarkan sistem TransMilenio di Bogota, Kolombia. Terhitung sejak 1 Februari 2004, TransJakarta resmi beroperasi.

TransJakarta dirancang sebagai moda transportasi massal pendukung aktivitas Ibu Kota yang sangat padat. Dengan jalur lintasan terpanjang di dunia (251,2 km), serta memiliki 260 halte yang tersebar dalam 13 koridor, Transjakarta yang awalnya beroperasi mulai pukul 05.00–pukul 22.00 WIB, kini beroperasi 24 jam di sebagian koridornya.

Pada 4 Mei 2006, Gubernur DKI saat itu, Sutiyoso, mengubah BP TransJakarta menjadi Badan Layanan Umum (BLU) TransJakarta yang adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta. Hal ini diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI No. 48 Tahun 2006.

Setelah itu, pada 27 Maret 2014, TransJakarta berubah status menjadi bentuk BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) dan resmi berganti nama menjadi PT Transportasi Jakarta. Rencana pembukaan layanan koridor-koridor baru terus berjalan, inovasi-inovasi pun diluncurkan demi kenyamanan para pelanggan.

Daftar Koridor TransJakarta

Koridor TransJakarta adalah rute yang digunakan oleh sistem angkutan cepat massal Transjakarta. Pada sebagian besar rute, bus berjalan di lajur tersendiri yang bersebelahan dengan lajur kendaraan biasa.

Koridor pertama dibuka tahun 2004 dengan dua belas lainnya pada tahun-tahun berikutnya. Dua koridor lainnya sedang direncanakan.

1. Koridor 1 TransJakarta

  • Koridor 1 Transjakarta adalah koridor Transjakarta yang beroperasi dengan jurusan Terminal Blok M sampai Stasiun BRT Stasiun Kota.
  • Jalan-jalan yang dilalui koridor 1 adalah sepanjang Jalan Sultan Hasanuddin, Jalan Trunojoyo, Jalan Sisingamangaraja, Sudirman, MH Thamrin, Medan Merdeka Barat, dan Gajah Mada/Hayam Wuruk.
  • Koridor ini terintegrasi dengan Stasiun Sudirman di Stasiun BRT Dukuh Atas dan Stasiun Jakarta Kota di stasiun BRT Jakarta Kota yang melayani KA Commuter Jabodetabek.

Peta rute Koridor 1 bisa dilihat di sini.

2. Koridor 2 TransJakarta

  • Koridor 2 Transjakarta adalah koridor Transjakarta yang beroperasi dengan jurusan Terminal Pulogadung sampai Stasiun BRT Harmoni Central Busway (Jakarta Pusat). Jalan-jalan yang dilalui koridor 2 adalah sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan, Suprapto, Senen Raya, Pejambon, Medan Merdeka Timur, Veteran, dan berputar di Stasiun BRT Harmoni Central Busway.
  • Untuk arah sebaliknya melewati Jalan Medan Merdeka Barat, Medan Merdeka Selatan, Kwitang, Suprapto, dan seterusnya hingga kembali ke Terminal Pulogadung. Koridor tersebut terintegrasi dengan Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Juanda yang melayani KA Commuter Jabodetabek.

Peta rute Koridor 2 bisa dilihat di sini.

3. Koridor 3 TransJakarta 

  • Koridor 3 Transjakarta adalah koridor Transjakarta yang melayani rute dari Terminal Kalideres sampai stasiun BRT Pasar Baru. Jalan-jalan yang dilalui koridor 3 adalah Daan Mogot, Kyai Tapa, Hasyim Ashari, Hayam Wuruk/Gajah Mada, Juanda/Veteran, Pos, lalu berbelok memutari Kantor Pos Pusat melewati Lapangan Banteng Utara untuk kembali ke Kalideres.
  • Koridor 3 terintegrasi KA Commuter Jabodetabek di Stasiun Taman Kota, Stasiun Rawa Buaya, Stasiun Pesing dan Stasiun Juanda. Halte Kalideres sebenarnya bisa terhubung ke Stasiun Kalideres, tetapi tidak direkomendasikan karena akses yang agak sulit.

Peta rute Koridor 3 bisa dilihat di sini.

4. Koridor 4 TransJakarta (Pulo Gadung-Dukuh Atas)

  • Mulai beroperasi: 27 Januari 2007
  • Panjang rute: 11.85 km
  • Jumlah halte: 17
  • Jenis/warna bus: Daewoo, Hyundai, Ankai / Abu-abu & Merah-Kuning
  • Koridor 4 (Pola pengoperasian Koridor 4 pada jam 13.00-22.00)

Peta rute Koridor 4 bisa dilihat di sini.

5. Koridor 5 TransJakarta (Ancol-Kampung Melayu)

  • Mulai beroperasi: 27 Januari 2007
  • Panjang rute: 13.5 km
  • Jumlah halte: 18
  • Jenis/warna bus: Huanghai & Komodo/Abu-abu

Peta rute Koridor 5 bisa dilihat di sini.

6. Koridor 6 (Dukuh Atas 2-Ragunan)

  • Mulai beroperasi: 27 Januari 2007
  • Panjang rute: 13.3 km
  • Jumlah halte: 20
  • Jenis/warna bus: Scania, & Mercedes Benz / Biru muda, Scania (biru muda-putih)

Peta rute Koridor 6 bisa dilihat di sini.

7. Koridor 7 (Kampung Melayu-Kampung Rambutan)

  • Mulai beroperasi: 27 Januari 2007
  • Panjang rute: 12.8 km
  • Jumlah halte: 14
  • Jenis/warna bus: Daewoo, Hino & Hyundai/Abu-abu

Peta rute Koridor 7 bisa dilihat di sini.

8. Koridor 8 (Lebak Bulus-Harmoni)

  • Mulai beroperasi: 21 Februari 2009
  • Panjang rute: 26 km
  • Jumlah halte: 20 berhenti, 1 tidak disinggahi
  • Jenis/warna bus: Hino dan Zhongtong Bus/Abu-abu dan Merah-Kuning, Scania (biru muda-putih)

Peta rute Koridor 8 bisa dilihat di sini.

9. Koridor 9 (Pluit-Pinang Ranti)

  • Mulai beroperasi: 31 Desember 2010
  • Panjang rute: 28.8 km
  • Jumlah halte: 29
  • Jenis/warna bus: Hyundai & Zhongtong/ Merah-Kuning (BMP, DAMRI), Scania/Biru muda dan puth (TJ)

Peta rute Koridor 9 bisa dilihat di sini.

10. Koridor 10 (Tanjung Priok-Cililitan)

  • Mulai beroperasi: 31 Desember 2010
  • Panjang rute: 19.4 km
  • Jumlah halte: 22
  • Jenis/warna bus: Hyundai/ Merah-Kuning, Scania (Biru muda-putih)

Peta rute Koridor 10 bisa dilihat di sini.

11. Koridor 11 (Kampung Melayu-Wali Kota Jakarta Timur)

  • Mulai beroperasi: 28 Desember 2011
  • Panjang rute: 15 km
  • Jumlah halte: 15
  • Jenis/warna bus: Hino RK8/ Merah-Kuning, Mercedes Benz OH 1526 (Biru muda-putih)

Peta rute Koridor 11 bisa dilihat di sini.

12. Koridor 12 Transjakarta

  • Koridor 12 Transjakarta adalah koridor Transjakarta yang beroperasi dengan jurusan Stasiun BRT Penjaringan sampai Terminal Tanjung Priok.
  • Jalan-jalan yang dilalui koridor 12 adalah sepanjang Jalan Pluit Putri/Putra, Jalan Pluit Timur, Jalan Pluit Selatan, Jalan Jembatan Tiga, Jalan Bandengan Selatan, Jalan Gedong Panjang, Jalan Kopi, Jalan Tiang Bendera 5, Jalan Roa Malaka Utara, Jalan Tiang Bendera, Jalan Kunir, Jalan Lada, Jalan Bank, Jalan Kali Besar Barat, Jalan Jembatan Batu, Jalan Mangga Dua, Jalan Gunung Sahari, Jalan Angkasa, Jalan HBR Motik, Jalan Danau Sunter Barat, Jalan Danau Sunter Utara, Jalan Mitra Sunter Boulevard, Jalan Danau Sunter Selatan Dalam, Jalan Yos Sudarso dan Jalan Enggano.
  • Koridor ini beberapa kali melewati jalan kereta api, antara lain di jalan Angkasa (Jalur KA Rajawali-Jatinegara), Jalan Gunung Sahari dan Jalan Mangga Dua Raya (Jalur KA Rajawali-Kampungbandan), Jalan Mangga Dua Raya (Jalur KA Jakartakota-Manggarai), Jalan Gedong Panjang (Jalur KA Kampung Bandan-Duri), dan Bandengan Pekojan (Jalur KA Kampung Bandan-Duri).
  • Koridor ini terintegrasi dengan Stasiun Jakarta Kota di stasiun BRT Kota, Stasiun Kampung Bandan di stasiun BRT ITC Mangga Dua dan Stasiun Tanjung Priok di stasiun BRT Tanjung Priok yang melayani KA Commuter Jabodetabek.

Peta rute Koridor 12 bisa dilihat di sini.

13. Koridor 13 TransJakarta

  • Koridor 13 Transjakarta adalah rute Transjakarta yang melayani dari CBD Ciledug sampai dengan Kapten Tendean. Jalan yang dilalui oleh koridor 13 adalah Jalan HOS Tjokroaminoto, Jalan Ciledug Raya, Jalan Kebayoran Lama, Jalan Kyai Maja, Jalan Sisingamaraja, Jalan Trunojoyo, Jalan Wolter Monginsidi, dan Jalan Kapten Tendean.
  • Koridor 13 sudah selesai dikerjakan pada Maret 2017. Koridor 13 akan memasuki tahap uji coba dan pelatihan sopir bus baru untuk pengoperasian bus di atas jalan layang selama 3 bulan.
  • Koridor ini juga akan dilengkapi dengan lift dan eskalator. Koridor tersebut rencananya akan diperpanjang hingga Poris Plawad sehingga masyarakat yang tinggal di sekitar Poris dapat menaiki bus ini untuk mempersingkat waktu tempuh perjalanan dan dapat langsung menuju bandara.

Peta rute Koridor 13 bisa dilihat di sini.

Rute Khusus

Selain koridor reguler, Transjakarta juga memiliki beberapa koridor ekspres, yaitu:

  • (Juanda-Grogol 2)
  • Halte yang dilalui: Grogol 2, 12 Mei Reformasi-> S.Parman Podomoro City-> Tomang Mendala-> RS.Tarakan-> Petojo-> Harmoni Sentral-> Pecenongan-> Juanda.
  • (PGC-Ancol)

Halte yang dilalui:

  • PGC-> BKN-> Cawang UKI-> BNN-> Cawang Otista-> Gelanggang Remaja-> Kp. Melayu-> Kbn.Pala-> Slamet Riyadi-> Tegalan-> Matraman 1-> Salemba Carolus-> Salemba UI-> Kramat Sentiong NU-> Pal Putih-> Senen Sentral-> Budi Utomo-> Ps.Baru Timur-> Jmbt. Merah-> Gn. Sahari Mangga Dua-> Pademangan-> Ancol.
  • (PRJ-Monas)
  • 9A (PGC - Grogol 2/Pluit)

Beroperasi bersama dengan Koridor 9. Rute ini merupakan versi pendek dari Koridor 9, tujuan diadakannya rute ini untuk mempercepat perputaran armada Koridor 9 yang terhambat di Jalan Raya Pondok Gede dan Pluit.

  • Mulai beroperasi: December 31, 2010
  • Panjang rute: 33.7 km
  • Jumlah halte: 20
  • Jenis/warna bus: Hino RK biru, Scania/ Biru muda putih
  • 9B (Pinang Ranti-Kota)
  • Mulai beroperasi: 30 Maret 2016
  • Panjang rute: 38.4 km
  • Jumlah halte: 20
  • Jenis/warna bus: Hyundai, Scania/ Biru muda putih
  • 7A (PGC - Harmoni)
  • 2A (Pulogadung - Bundaran Senayan)

Merupakan gabuangan dari Koridor 2 dan Koridor 1. Beroperasi hanya pada hari kerja. Tujuan diadakannya rute ini untuk mengurangi kepadatan penumpang di halte Harmoni Sentral, baik yang dari Pulogadung, maupun dari arah Blok M pada jam sibuk.

  • 2B Pulogadung - Kalideres
  • 6A (Ragunan - Monas via Kuningan)
  • Mulai beroperasi: 1 Januari 2016
  • Panjang rute: 16.5 km
  • Jumlah halte: 20
  • Jenis/warna bus: Mercedes Benz, Scania, Hino, & Hyundai Toyota (KAJ) / Hino RK8 R620 Euro II (koridor 6A)/ Biru tua, Biru-muda putih
  • 4B TU Gas - Dukuh Atas 2

Merupakan versi pendek dari Koridor 4. Semua halte bisa dilewati, hanya saja tidak sampai Terminal Pulogadung dan tidak melewati halte Pasar Pulogadung, dan berputar di depan Pompa Bensin TU Gas.

Tujuan diadakannya rute alternatif ini untuk mempercepat perputaran Koridor 4 yang terhambat di Terminal Pulogadung. Armada-armada yang melayani rute ini, yakni armada-armada dari PT Transportasi Jakarta.

Cara Membeli Tiket dan Menggunakan Jasa TransJakarta

Sistem tiket pada halte Transjakarta sejak 2013 menggunakan kartu elektronik (e-ticketing), sebagai pengganti uang tunai. Operator koridor tidak menerbitkan kartu tersebut, melainkan menggunakan kartu prabayar yang dikeluarkan oleh bank.

Bank tersebut adalah Bank Rakyat Indonesia (BRIZZI), Bank Central Asia (Flazz), Bank Negara Indonesia (Tapcash, Kartu Aku, dan Rail Card), Bank Mandiri (e-money, e-Toll Card, Indomaret Card, dan GazCard), Bank DKI (JakCard), serta Bank Mega MegaCash.

Dikutip dari situs resmi TransJakarta, awalnya, pelanggan hanya melakukan transaksi tiket dengan cara Tap In di Barrier Gate saat masuk ke dalam halte. Berikutnya per 17 Agustus 2016, pelanggan juga harus melakukan Tap Out saat keluar dari halte.

Saldo uang elektronik hanya akan terpotong pada saat Tap In (masuk ke halte). Tidak ada perubahan tarif terkait dengan pemberlakuan Tap Out. Dengan melakukan Tap Out, pelanggan sudah membantu Transjakarta mendapatkan data mengenai lokasi tujuan pelanggan. Data ini akan digunakan untuk memperbaiki rute dan pelayanan dengan lebih maksimal sesuai dengan kebutuhan dari pengguna setia Transjakarta.

Prosedur Pembelian Tiket & Top Up

Kartu dapat dibeli di bank penyedia kartu prabayar dan loket pada seluruh halte Transjakarta. Pengisian saldo dapat dilakukan di ATM, bank-bank terkait, dan loket halte. Kartu tersebut, (kecuali untuk Bank DKI (JakCard) dan Bank Mega MegaCash), dapat juga digunakan sebagai tiket Commuter Line.

Petunjuk Penggunaan Tiket

Pengguna e-ticket tidak perlu mengantre di loket halte, cukup dengan tap-in di pintu masuk halte (barrier) lalu masuk ke dalam halte

Apabila saldo habis, saat tap-in pintu barrier tidak dapat diputar dan pengguna kartu dapat mengisi ulang di loket halte ataupun ATM dan merchant yang bekerja sama dengan bank tersebut.

Semua pengguna Transjakarta yang akan keluar halte melakukan tap out sebelum keluar halte tujuan akhir. Pelanggan tidak perlu tap untuk transit, tap out hanya dilakukan pada halte tujuan akhir.

Tarif TransJakarta:

  1. Pkl. 05.00 – Pkl. 07.00 WIB: Rp. 2.000
  2. Pkl. 07.00 – Pkl. 24.00 WIB: Rp. 3.500
  3. Pkl. 24.00 – Pkl. 05.00 WIB: Rp. 3.500

TransJakarta Terintegrasi dengan MRT

Dikutip dari akun media sosial resmi MRT, berikut ini adalah integrasi MRT Jakarta dengan TransJakarta

  • Bundaran HI
  • Dukuh Atas
  • Fatmawati
  • Lebak Bulus

Pada Maret 2019, PT Transjakarta membuka lima rute baru yang terintegrasi stasiun mass rapid transit atau moda raya terpadu (MRT).

Lima rute baru tersebut adalah jalur BSD-Bundaran Senayan (S12), Bintaro-Blok M (S31), Pondok Cabe-Tanah Abang (S41), Jatijajar-Lebak Bulus (D21), dan Cinere-Kuningan (D31).

Selain itu, Transjakarta pun membuka layanan integrasi dengan MRT Jakarta melalui program angkutan mikro untuk rute Lebak Bulus-Pondok Labu (JAK3), Petukangan-Lebak Bulus (JAK32), dan Ragunan-Lebak Bulus (JAK45).

Infrastruktur
Layanan
Layanan Terpopuler
Layanan Legalisasi Dokumen Kemenlu
Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan permohonan legalisasi dokumen, Kementerian Luar Negeri RI telah menerapkan prosedur permohonan layanan legalisasi melalui aplikasi berbasis android. Layanan ...
SaPa Kemendagri
SaPa Kemendagri merupakan aplikasi pengaduan dan aspirasi yang dioperasikan oleh Kemendagri. Melalui SaPa, masyarakat dapat membuat pengaduan dan menyatakan aspirasi terhadap layanan yang diberikan ol...
Cara Pasang Sambungan Sementara Listrik PLN
Tak perlu khawatir karena Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyediakan layanan penyambungan sementara untuk kebutuhan daya listrik yang besar. ...
Izin Memelihara Hewan Langka
Hewan langka wajib dijaga dan dilestarikan. Secara umum, hal tersebut menjadi perhatian pemerintah melalui Balai Konservasi atau pun Suaka Margasatwa. ...
Call Center Polri 110
Untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan secara mudah, responsif, dan tidak diskriminatif, Polri pun memiliki layanan Call Center Polri 110. ...
Serempak, Seputar Perempuan dan Anak, Kementerian PPPA
Serempak merupakan media interaktif sebagai wadah kerja sama multi-stakeholder dan untuk Meningkatkan akses perempuan pada TIK (teknologi informasi dan komunikasi). ...
Izin Memiliki Senjata
Warga sipil boleh memiliki senjata api (senpi) sebagai alat pertahanan diri. Namun, kepemilikan senjata api ini harus sesuai dengan syarat dan ketentuan yang sudah ditetapkan Kepolisian Republik Indon...
Tarif Preferensi Free Trade Agreement (FTA)
Perjanjian perdagangan tersebut memungkinkan Indonesia untuk memperoleh manfaat dari pemberlakuan tarif preferensi, misalnya untuk menekan biaya produksi sehingga dapat meningkatkan daya saing industr...
Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP)
Satu dari beberapa bagian penting dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), seperti dikutip dari situs resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi (Kem...
Prosedur Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional
Gelar pahlawan nasional diberikan kepada warga Negara Indonesia atau seseorang yang berjuang melawan penjajahan di wilayah yang sekarang menjadi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang gugur a...