Bahasa | English


TKA ONLINE

Cara Mengurus Izin Tenaga Kerja Asing (TKA) Online

10 September 2019, 05:04 WIB

Aplikasi teknologi informasi berbasis web untuk memberikan pelayanan kepada pemberi kerja TKA melalui laman tka-online.kemnaker.go.id.


Cara Mengurus Izin Tenaga Kerja Asing (TKA) Online TKA Online. Foto: Kemnaker

Kementerian Ketenagakerjaan bersama Kementerian Hukum dan HAM melakukan penyederhanaan perizinan penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA). Penyederhanaan dilakukan dengan memperingkas pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018. Di dalamnya tertuang poin Peraturan Menteri Ketenagakerjaan tentang Tata Cara Penggunaan TKA dan Peraturan Menteri Hukum dan HAM tentang Tata Cara Pemberian Visa dan Izin Tinggal Bagi TKA.

Penyederhanaan aturan itu mengintegrasikan sistem pelayanan melalui aplikasi teknologi berbasis web bernama TKA online. TKA online adalah aplikasi teknologi informasi berbasis web untuk memberikan pelayanan kepada pemberi kerja TKA melalui laman tka-online.kemnaker.go.id. TKA online juga digunakan untuk mendapatkan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) bagi para pemberi kerja TKA.

Adapun proses perizinan penggunaan TKA di 2019 dapat dilakukan secara online di laman tka-online.kemnaker.go.id. Proses permohonan RPTKA melalui beberapa tahap antara lain:

  1. Pemohon melakukan registrasi untuk memperoleh antrian online RPTKA
  2. Mengisi form dokumen RPTKA
  3. Mengunggah dokumen RPTKA
  4. Kemenaker melakukan verifikasi RPTKA dan penjadwalan ekspose.
  5. Penyampaian pengesahan RPTKA 2 hari kerja sejak syarat lengkap.
  6. Pemegang RPTKA sah

Untuk mendapatkan RPTKA, pemberi kerja TKA harus mengajukan permohonan kepada Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja atau Direktur Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing melalui sistem online dengan dua cara, yaitu:

Melakukan pengisian beberapa data di bawah ini:

  1. Identitas pemberi kerja TKA;
  2. Jumlah tenaga kerja Indonesia yang dipekerjakan;
  3. Rencana penyerapan tenaga kerja Indonesia setiap tahun;
  4. Rencana penggunaan TKA setiap tahun sesuai perjanjian kerja atau perjanjian pekerjaan;
  5. Data Tenaga Kerja Pendamping; dan
  6. Alasan penggunaan TKA.

Pemohon juga harus mengunggah beberapa dokumen berikut:

  1. Rancangan perjanjian kerja atau perjanjian pekerjaan;
  2. Bagan struktur organisasi;
  3. Surat pernyataan untuk penunjukan Tenaga Kerja Pendamping;
  4. Surat pernyataan untuk melaksanakan pendidikan dan pelatihan kerja bagi tenaga kerja Indonesia sesuai dengan kualifikasi jabatan yang diduduki oleh TKA; dan
  5. Surat pernyataan kondisi darurat dan mendesak dari Pemberi Kerja TKA dalam hal Pemberi Kerja TKA mempekerjakan TKA untuk Pekerjaan Bersifat Darurat dan Mendesak.

Alur pendaftaran pengguna TKA untuk mendapatkan akun:

  1. Mengajukan permohonan pendaftaran TKA secara online melalui website tka-online.kemnaker.go.id dengan mengisi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
  2. NPWP secara otomatis divalidasi oleh Sistem Informasi Pelayanan Penggunaan TKA Online (SIPPTKA);
  3. Pengguna TKA melengkapi data isian dan unggahan dokumen;
  4. E-mail Pengguna TKA secara otomatis divalidasi oleh SIPPTKA;
  5. Pengguna TKA membuka tautan verifikasi yang dikirimkan SIPPTKA melalui e-mail;
  6. Verifikator memeriksa kelengkapan data isian dan dokumen permohonan pendaftaran Pengguna TKA;
  7. Pengguna TKA dapat menggunakan akunnya melalui laman tka-online.kemnaker.go.id.

Alur membuat Rancangan Permohonan Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) Baru:

  1. Mengajukan permohonan Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) Baru secara online menggunakan akun yang telah terdaftar dengan cara di atas;
  2. Verifikasi data RPTKA dan penjadwalan telewicara;
  3. Melakukan telewicara online melalui video call;
  4. Pencetakan rancangan SK RPTKA;
  5. Penilaian kelayakan penggunaan TKA oleh Kasi;
  6. Penilaian kelayakan penggunaan TKA oleh Kasubdit;
  7. Pengesahan SK RPTKA oleh Direktur;
  8. Penggjna TKA dapat mencetak RPTKA melalui akun perusahaan.
Layanan
Layanan Terpopuler
Tata Cara Mengajukan Keringanan Cicilan
Sejumlah bank dan finance telah melakukan restruksturisasi atau keringanan pinjaman bagi mereka yang terdampak Covid-19. Bagaimana cara pengajuannya? ...
Token Listrik Gratis bagi Masyarakat
PLN memberikan diskon pembayaran separuh harga selama tiga bulan kepada 24 juta pelanggan listrik bersubsidi 450 VA dan 7 juta 900 VA. Berikut syarat dan caranya mendapatkannya. ...
Kartu Sembako dan Cara Mendapatkannya
Corona tak hanya berakibat pada kesehatan tapi juga ekonomi. Pemerintah menggulirkan paket jaring pengaman sosial agar masyarakat bawah terlindungi. ...
Tak Sekadar Pemakaman Biasa
Sejumlah warga kebingungan memperlakukan jenazah orang yang berstatus PDP dan positif Covid-19. MUI dan Dirjen Bimas Katolik turun tangan mengeluarkan pedoman. ...
Kenali Stunting, Cegah Sekarang Juga
Stunting pada anak dapat dicegah jika orang tua mengambil langkah-langkah penting dalam dua tahun pertama kehidupan seorang anak. Prioritas pencegahan dimulai saat ibu hamil, dengan menjaga kecukupan ...
Mengenali dan Mencegah Demam Berdarah Dengue
Musim hujan adalah saat rawan wabah demam berdarah dengue (DBD). Kenali gejala dan tanda-tanda awal DBD agar tak salah membedakan dengan demam biasa. ...
Menjaga Rahasia Pasien
Data pasien positif  corona mutan, baik kasus 1 dan 2, sempat beredar luas. Ada sejumlah aturan perlindungan hak privasi pasien. ...
Manfaat dan Ketentuan Izin Panel Surya Atap
Pemanfaatan energi surya untuk kelistrikan mandiri telah menjadi alternatif bagi masyarakat. Pemerintah memberikan keleluasaan kepada masyarakat untuk memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) A...
Cara Mengurus Izin Mendirikan Bangunan
Izin Mendirikan Bangunan (IMB) diperlukan sebagai keabsahan sebuah bangunan terhadap lingkungan sekitar. Bangunan yang tidak dilengkapi IMB terancam dibongkar oleh pemerintah setempat. ...
Pedoman Kesehatan Hadapi Covid-19
Apa yang harus dilakukan masyarakat terkait kesehatan dalam upaya menghadapi Covid-19? ...