Lokasi Kamu : (Showing) Jakarta Kota

Yuk Ajak Pacar Nikah ke KUA

Thursday, 13 September 2018

Yuk Ajak Pacar Nikah ke KUA Buku nikah. Sumber foto: Antara Foto

Siapkan Syarat-syarat Ini

Sudah mendapatkan surat keterangan dari kelurahan sesuai alamat di KTP masing-masing calon pengantin. Untuk mendapatkan itu, maka kantongi dahulu surat pengantar dari RT dan RW. Jangan lupa untuk membawa pula fotokopi KTP, Kartu Keluarga, dan fotokopi KTP orang tua saat ke kantor kelurahan.

Setelah selesai urusan di kelurahan, maka berkas ini yang didapatkan:

  • Surat keterangan untuk nikah (N1)
  • Surat keterangan asal-usul (N2)
  • Surat keterangan tentang orang tua (N4)

Pengurusan di kantor kelurahan umumnya cepat atau tak lebih dari sehari. Namun terkadang, ada kebijakan dari pemerintah provinsi sehingga syarat di kantor kelurahan bertambah. Format surat keterangan N1, N2, N4 yang dikeluarkan kantor kelurahan pun bisa berbeda-beda. Selain itu, di sejumlah kantor kelurahan pun ada yang meminta surat keterangan telah mendapatkan vaksinasi Tetanus Toksoid (TT). Setelah mendapatkan N1, N2, dan N4, berarti sudah siap menuju KUA. Pergilah ke KUA bersama pasangan.

Ini syarat yang harus dibawa saat ke KUA:

  • Berkas yang didapatkan dari kantor kelurahan
  • Surat pernyataan belum pernah menikah yang ditandatangani di atas materai Rp 6.000
  • Surat pengantar dari RT dan RW
  • Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK) untuk calon pengantin dan fotokopi KTP orang tua masing-masing calon mempelai
  • Pas foto calon pengantin berukuran 2x3 sebanyak 4 lembar dan 4x6 sebanyak 2 lembar. Umumnya tak disyaratkan soal warna latar belakangnya, tapi tak ada salahnya mengikuti seperti pada KTP.

Ada syarat tambahan bagi yang berstatus janda/duda yakni melampirkan akta cerai asli beserta salinan putusan berita acara atau surat kematian (N6) dari kantor kelurahan setempat. Sementara itu untuk yang berusia kurang dari 21 tahun maka harus ada surat izin orang tua (N5).

Sampai di KUA, nantinya calon pengantin akan ditanya soal hari dan lokasi akad nikah. Jika ingin menikah di gedung KUA, maka acara ijab kabul dilakukan di hari kerja dan bebas biaya. Tetapi jika ingin akad di luar gedung KUA, maka bisa dilakukan di akhir pekan dan harus membayar Rp 600.000 di bank yang telah ditentukan.

Hal yang perlu dicatat adalah, pastikan lokasi akad nikah yang direncanakan masuk ke dalam wilayah kecamatan yang sama dengan KUA. Jika hendak menikah di gedung/tempat yang berbeda wilayah, maka KUA di kecamatan sesuai KTP akan memberikan surat pengantar.

Ketika lokasi pernikahan sudah sesuai dengan wilayah KUA, selanjutnya adalah proses mendapatkan nama penghulu. Pertama-tama petugas KUA akan memeriksa berkas yang dibawa.

Jika syarat sudah komplit, maka akan data-data calon pengantin akan diinput oleh petugas lain. Setelah itu diberikan nomor untuk membayar biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) jika akan melakukan ijab kabul di luar gedung KUA.

Petugas itu kemudian mengarahkan ke Kepala KUA untuk memberikan disposisi. Kepala KUA lalu membaca berkas dan mengonfirmasikan ke calon pengantin.

Proses itu tak memakan waktu lama, Kepala KUA kemudian langsung memberikan rekomendasi nama penghulu untuk calon pengantin. Proses berikutnya yakni menemui penghulu tersebut dan berkenalan hingga mencocokkan jadwal ijab kabul.

Calon pengantin kemudian mendapat rekomendasi nama penghulu.Calon pengantin kemudian mendapat rekomendasi nama penghulu

Untuk diketahui, mendaftar pernikahan ke KUA berlaku untuk calon pengantin yang beragama Islam. Untuk calon pengantin beragama lainnya bisa mendaftar ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat.

Setelah semua syarat terpenuhi, maka tinggal melanjutkan proses di KUA. Anda sudah siap mengajak pacar ke KUA?

Investasi
Layanan Terpopuler
Mengurus Izin Belajar bagi Mahasiswa Asing
Proses izin belajar orang asing ke perguruan tinggi-perguruan tinggi di Indonesia semakin dipermudah melalui integrasi dan pengembangan aplikasi penerbitan izin belajar dan student visa berb...
Fungsi NPWP dan Cara Membuatnya
Warga negara yang baik adalah yang taat membayar pajak. Untuk melakukan transaksi perpajakan diperlukan Nomor Pokok Wajib Pajak atau NPWP.  ...
Membuat Paspor Biasa Secara Online
Untuk melakukan perjalanan antar negara, kita memerlukan paspor. Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang dari suatu negara yang memuat&nb...
Ini Cara Klaim Santunan Kecelakaan
Kecelakaan dalam menggunakan moda angkutan massal jalur darat, laut, dan udara bisa mengancam siapa pun. Tanpa pandang bulu, ketiga jenis moda tersebut dapat sewaktu-waktu terkena kecelakaan akib...
Cara Mengurus Peralihan Hak Waris Tanah
Peralihan hak waris atas sebidang tanah perlu didaftarkan secara administrasi kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), agar legalitasnya sah diakui oleh nega...
Berikut Alur Pengaduan Penipuan Seluler
Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) telah menerbitkan Ketetapan (TAP) BRTI Nomor: 04 Tahun 2018 tentang Penanganan Pengaduan Penyalahgunaan Jasa Telekomunikasi, yang berlaku terhitung sejak...
Cerdas Menggunakan Uang Elektronik
Perkembangan teknologi membawa perubahan kepada sistem pembayaran transaksi keuangan menjadi bentuk yang lebih praktis. ...
Kemudahan Mengurus Taspen bagi Pensiunan ASN
Pensiun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan suatu tahapan akhir karir yang harus dialami oleh penyelenggara negara. Selama puluhan tahun mengabdi pada masyarakat kini tiba saatnya digantikan ol...
Ini Cara Pendaftaran Peralihan Hak Lelang Sebidang Tanah
Peralihan hak lelang atas sebidang lahan tanah menjadi hak milik pribadi perseorang perlu didaftarkan, Kementerian Agaria Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) supaya legalitasnya dijamin ole...
Tiga Cara Bayar Tilang
Terkena tilang pada saat mengemudi kendaraan memang terkadang tidaklah menyenangkan. Itu adalah konsekuensi yang harus diterima masyarakat, jika terbukti melanggar aturan lalu lintas yang berlaku. ...