Bahasa | English


PENCEGAHAN COVID-19

Menjaga Aman saat Liburan Tiba

27 October 2020, 02:34 WIB

Liburan itu penting, tapi agar tidak menimbulkan masalah, haruslah tetap mematuhi protokol kesehatan.


Menjaga Aman saat Liburan Tiba Tempat wisata alam menjadi lokasi pilihan warga untuk berlibur pada masa pandemi COVID-19 sebagai cara untuk menghindari keramaian. Foto: ANTARA FOTO/Budi Candra Setya

Berlibur menjadi aktivitas yang menyenangkan karena kita bisa sejenak melepaskan diri dari rutinitas dan memberikan kesempatan kepada tubuh untuk beristirahat.

Apalagi jika terdapat hari libur nasional yang kemudian dijadikan cuti bersama seperti halnya pada 28-30 Oktober 2020. Cuti bersama selama tiga hari serta digabungkan dengan libur akhir pekan dua hari, maka memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati hari berlibur yang panjang.

Bahkan, tidak sedikit masyarakat yang lebih dulu mengambil cuti pada 26 dan 27 Oktober. Tujuannya, jelas agar mereka memperoleh waktu liburan yang semakin panjang.

Dapat dipastikan masyarakat sudah menyusun beragam rencana untuk mengisi liburan bersama keluarga, kerabat, atau rekan-rekannya. Liburan panjang ini pun di sisi lain menimbulkan kekhawatiran adanya lonjakan kasus penyebaran Covid-19.

Ini pula yang dipikirkan Presiden Joko Widodo, sampai-sampai sebuah rapat terbatas digelar khusus pada Rabu (21/10/2020) demi membahas antisipasi penyebaran Covid-19 saat libur panjang akhir Oktober itu.

Presiden layak khawatir karena libur panjang lima hari ini berpotensi besar meningkatkan jumlah masyarakat terpapar virus SARS COV-2 yang menjadi penyebab Covid-19.

Hal ini pernah terjadi ketika terjadi libur panjang pada Juli dan minggu ketiga Agustus 2020. “Kita memiliki pengalaman kemarin, libur panjang 1,5 bulan lalu, mungkin setelah itu terjadi kenaikan yang agak tinggi. Oleh sebab itu, perlu kita antisipasi agar kegiatan libur panjang dan cuti bersama ini jangan sampai berdampak pada kenaikan kasus Covid-19,” kata Presiden saat rapat terbatas.

Usai libur panjang itu, mengutip penjelasan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal Doni Monardo, terjadi lonjakan jumlah masyarakat terkonfirmasi Covid-19 sejak 1 hingga 29 September.

Pemerintah pun mengimbau kepada masyarakat terlebih di zona merah penanganan Covid-19 untuk tidak bepergian dan lebih memilih mengisi waktu liburnya di rumah dengan kegiatan yang lebih bermanfaat.

Seandainya pun terpaksa, harus tetap mematuhi protokol kesehatan dan memastikan diri terbebas dari Covid-19 dengan memeriksakan diri dan melakukan rapid test di fasilitas-fasilitas kesehatan.

"Liburan yang aman dan nyaman itu penting, tapi juga harus disadari bahwa liburan itu bisa menimbulkan masalah kesehatan apabila tidak mematuhi protokol kesehatan. Kami tidak melarang masyarakat untuk melakukan liburan, tapi tetap perhatikan protokol kesehatan dan hindari kerumunan," kata Doni Monardo.

Apabila sudah telanjur menyusun rencana untuk mengisi liburan dengan bepergian ke tempat-tempat wisata, ada baiknya mempersiapkan beberapa hal sebelum pergi liburan. Ini agar liburan kita tetap aman dan protokol kesehatan tetap bisa terlaksana. Berikut ini tips berlibur aman dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif:

 

1. Tentukan destinasi wisata yang aman.

Pilihlah destinasi wisata yang aman dan tidak masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19. Untuk mengetahui daerah mana saja yang masuk zona meah kita bisa melihatnya di situs www.covid19.go.id.

Artinya, Anda disarankan untuk mengunjungi destinasi di wilayah yang masuk dalam zona hijau agar risiko terpapar virus Covid-19 lebih minim. Selain itu, Anda lebih baik mengunjungi wisata alam karena biasanya ruang gerak lebih luas sehingga kontak dekat dengan orang lain dapat lebih dihindari.

Perhatikan pula bahwa pengelola wisata alam telah menerapkan protokol kesehatan termasuk membatasi jumlah pengunjung 50 persen dari kapasitas normal.

 

2. Cari tahu aturan yang diterapkan di destinasi wisata.

Sebelum berangkat menuju lokasi yang dituju, pastikan bahwa Anda sudah mencari tahu aturan yang diterapkan oleh destinasi wisata. Selain penggunaan masker, mungkin ada pembatasan jumlah pengunjung, jam operasional lokasi wisata, proses pembelian tiket, wahana yang dibuka dan lain sebagainya. Jangan sampai Anda gagal berlibur karena tidak membaca informasi terkini mengenai tempat wisata yang dituju.

 

3. Siapkan dokumen wajib.

Berdasarkan Surat Edaran Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 7 Tahun 2020 dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 41 Tahun 2020, terdapat beberapa dokumen yang wajib dibawa oleh setiap orang yang hendak melakukan perjalanan. Jika akan melakukan perjalanan menggunakan kereta api atau pesawat terbang, Anda harus menyiapkan surat keterangan bebas Covid-19. Surat keterangan tersebut dapat diperoleh dengan melakukan rapid test atau tes PCR.

 

4. Jaga selalu kesehatan tubuh sebelum dan selama liburan.

Kesehatan merupakan syarat mutlak sebelum Anda pergi berlibur, baik di tempat yang jauh maupun yang dekat. Sebelum berlibur, usahakan Anda menjaga kondisi tubuh dengan beristirahat yang cukup, serta mengonsumsi makanan bergizi dan berolahraga agar stamina dan imunitas tubuh tetap terjaga. Anda juga perlu menjaga kesehatan dan tetap luangkan waktu berolahraga selama berlibur agar tak sakit saat pulang liburan.

 

5. Pesanlah tiket secara daring.

Sebaiknya lakukan pembelian dan pemesanan tiket secara daring untuk menghindari antrean dan kontak langsung dengan banyak orang. Apabila terpaksa harus membeli di loket penjualan langsung, maka pastikan bahwa pengelola tempat penjualan tiket perjalanan di terminal, stasiun kereta dan bandar udara serta pengelola obyek wisata telah menerapkan protokol kesehatan termasuk jaga jarak antrean maksimal 2 meter.

 

6. Bawa selalu hygiene kit.

Jangan pernah lupa untuk membawa perlengkapan kesehatan seperti masker cadangan, hand sanitizer, disinfektan, tisu basah, tisu kering dan sabun cair. Anda bisa menambahkan pelindung wajah atau face shield dalam daftar perlengkapan yang akan dibawa. Agar lebih aman, sebaiknya Anda juga membawa peralatan makan sendiri.

 

7. Cobalah melakukan staycation atau bepergian sendirian.

Bagi Anda yang masih ragu untuk bepergian jauh, maka bisa memilih untuk staycation atau menginap di hotel di kota sendiri. Pergi ke hotel terdekat dengan fasilitas menarik juga bisa menjadi pilihan Anda menghabiskan liburan panjang. Ada banyak hotel yang kembali dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan. Selain staycation, Anda bisa melakukan bepergian sendirian (solo travelling) untuk menghindari keramaian. Wisata individual bisa meminimalisir kontak fisik dengan orang lain.

 

Jangan lupa selalu pakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak agar liburan tetap aman. Berikut ini beberapa panduan protokol kesehatan sesuai Buku Pedoman Perubahan Perilaku Penanganan Covid-19 yang diterbitkan Satgas Penanganan Covid-19 pada 18 Oktober 2020:

1. Cara memakai masker yang benar. 

- Bersihkan tangan pakai sabun atau hand sanitizer.

- Bagian berwarna berada di depan. 

- Jangan menyentuh bagian depan dan dalam masker.

- Pastikan masker menutup rapat hidung, mulut, dan dagu.

- Ganti jika masker lembab atau basah.

- Pemakaian masker maksimal 4 jam.

- Buanglah masker sekali pakai, caranya lepaskan masker dari arah belakang. Kemudian pegang bagian depan masker, gunting bagian tengahnya dan buang ke tempat sampah.

- Untuk masker kain setelah dipakai langsung dicuci dengan detergen dan air panas. Keringkan di bawah sinar matahari dan setrika dengan suhu disesuaikan bahan kain yang digunakan. Simpan di tempat tertutup sebelum digunakan kembali.

2. Selalu mencuci tangan.

Selalu mencuci tangan penting karena dapat membunuh virus. Selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Lakukan enam langkah cuci tangan dengan benar, yaitu:

- Ratakan sabun dengan kedua tangan. 

- Gosok punggung tangan dan sela-sela jari secara bergantian.

- Gosok jari-jari bagian dalam.

- Gosok telapak tangan dengan posisi jari saling mengait/mengunci. 

- Gosok ibu jari secara berputar dalam genggaman tangan dan lakukan pada kedua tangan.

- Gosokkan ujung jari pada telapak tangan secara berputar dan lakukan pada kedua tangan.

3. Selalu jaga jarak.

Selalu menjaga jarak dan menghindari kerumunan adalah salah satu cara untuk mencegah penularan Covid-19. Selalu patuhi protokol kesehatan dan jaga jarak dengan orang lain sejauh 2 meter. Tidak berjabat tangan, bergandengan tangan, atau berpelukan. Hindari berdekatan dengan siapa pun dan di manapun.

Selain menerapkan protokol kesehatan di atas, dianjurkan untuk menjaga daya tahan tubuh dengan cara:

- Berjemur di bawah matahari pagi selama 5-15 menit, 2-3 kali seminggu. 

- Olahraga rutin minimal 30 menit per hari. 

- Minum air putih 2 liter per hari. 

- Tidur cukup 7-8 jam per hari. 

- Konsumsi makanan sehat dan gizi seimbang. 

- Konsumsi suplemen atau vitamin sesuai anjuran dokter.

 

 

 

Penulis: Anton Setiawan
Editor: Firman Hidranto/Elvira Inda Sari
Redaktur Bahasa: Ratna Nuraini

Cegah Covid-19
Covid-19
Diagnosis Covid-19
LawanCovid19
Obat Covid-19
Pandemi Covid-19
Pemeriksaan Covid-19
Penanganan Covid-19
Penanggulangan Covid-19
Protokol
Protokol Kesehatan
protokol utama untuk penanganan kasus penyebaran virus corona
Layanan Terpopuler
Pemerintah Beri Subsidi bagi Guru Honorer, Begini Cara Pencairannya
Pemerintah berikan bantuan subsidi bagi para guru dan tenaga pendidik non-PNS, baik di sekolah negeri maupun swasta. ...
Aturan Mencoblos di Pilkada Masa Pandemi
Ada yang berbeda pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang akan digelar 9 Desember 2020. Sederet aturan khusus diberlakukan demi menjamin pelaksanaan protokol kesehatan. ...
Layanan Pajak di Masa Pandemi
Sejak 1 September 2020, masyarakat yang ingin mendapatkan layanan tatap muka di kantor pajak wajib mengambil nomor tiket antrean secara online. ...
Memastikan Subsidi Gaji Masuk ke Rekening
Awal November merupakan jadwal realisasi penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) gelombang II. Pengecekan pun segera dapat dilakukan. ...
Menjaga Aman saat Liburan Tiba
Liburan itu penting, tapi agar tidak menimbulkan masalah, haruslah tetap mematuhi protokol kesehatan. ...
Mengurus Visa di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru
Fasilitas bebas visa kunjungan dan visa kunjungan saat kedatangan (visa on arrival) ditiadakan selama pandemi Covid-19. ...
Sudahkah Anda Terdaftar Sebagai Pemilih di Pilkada 2020?
Sebelum jalan ke bilik suara Pilkada 2020, sebaiknya mengecek status Anda dan keluarga di Daftar Pemilih Tetap (DPT). ...
Cara Akses Sertifikasi Standar Kebersihan Pelaku Wisata
Program Sertifikasi Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability (CHSE) merupakan salah satu strategi menghadapi masa adaptasi kebiasaan baru di sektor parekraf. ...
Oktober 2020, Waktunya Klaim Token Listrik Gratis
Pelanggan rumah tangga dengan daya 450 VA dan 900 VA bersubsidi serta pelanggan berkategori sosial dan bisnis kecil berhak mengklaim token listrik gratis, sekarang! ...
Mengecek Sendiri Apakah Terdaftar Sebagai Penerima Bansos
Sudahkah Anda telah terdaftar sebagai penerima bansos tunai? Silakan dicek melalui tautan https://cekbansos.siks.kemsos.go.id. ...