Bahasa | English


STOK PANGAN

Dari Operasi Pasar Sampai Pemberantasan Kartel

4 May 2019, 22:43 WIB

Untuk memastikan ketersediaan dan harga, Bulog juga siap menggelar operasi pasar apabila keadaan memaksa. Artinya, ruang gejolak harga dan ketersediaan sudah diantisipasi sejak jauh hari.


Dari Operasi Pasar Sampai Pemberantasan Kartel Pekerja beraktivitas di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Senin (8/4/2019). Sumber foto: Antara Foto

Ramadhan dan lebaran biasanya dihiasi oleh pelonjakan kebutuhan bahan pokok. Pemerintahan Jokowi terus memberikan perhatian penuh pada ketersediaannya. Bukan hanya ketersediaanya tetapi juga dari sisi harga.

Bulog sendiri sudah memastikan ketersediaan beras aman menjelang bulan suci Ramadan karena stok beras tercatat mencapai 1,8 juta ton.

Sementara itu, untuk gula, Bulog memiliki stok 30.000 ton. Bulog juga mengaku terus menyerap beras dari petani. Untuk tahun ini, perusahaan pelat merah itu menargetkan serapan 1,5 juta ton beras.

Daerah yang menjadi lokasi serapan di antaranya Sulawesi Selatan (Sulsel), Jawa Timur (Jatim), Jawa Tengah (Jateng), dan Jawa Barat (Jabar).

Khusus untuk Jawa Tengah, stok beras diperkirakan masih mencukupi untuk kebutuhan hingga 5 bulan mendatang.

Saat ini, ketersediaan stok beras medium Bulog mencapai 104.207,36 ton, beras premium 10.622,85 ton. Kemudian, stok gula mencapai 2.066,97 ton, daging kerbau 10,74 ton, minyak goreng 78,651 ton, bawang merah 26 ton, daging ayam 0,1 ton, dan telur 9,96 ton.

Mengacu catatan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga sejumlah bahan pangan yang relatif stabil antara lain beras medium Rp11.550 per kg, minyak goreng curah Rp11.300, minyak goreng kemasan bermerek Rp14.350 per kg, dan gula pasir lokal Rp12.150 per kg.

Sedangkan dalam acuan tersebut, harga pangan yang masih melonjak tinggi adalah bawang putih ukuran sedang dengan rata-rata harga secara nasional Rp47.500-Rp60 ribu per kg.

Sekretaris Jenderal Kementan Syukur Iwantoro mengatakan, saat ini Kementan sudah berupaya meningkatkan produksi bawang putih dengan melakukan penanaman benih. Targetnya, produksi benih tersebut dapat menutup seluruh kebutuhan bawang putih nasional yang selama ini dipenuhi oleh pasokan impor sebesar 90 persen pada 2021 mendatang.

Dia mengakui, saat ini mau tidak mau pasokan bawang putih masih menggunakan pasokan impor untuk menghindari lonjakan harga akibat instabilitas stok. Untuk memastikan ketersediaan dan harga, Bulog juga siap menggelar operasi pasar apabila keadaan memaksa. Artinya, ruang gejolak harga dan ketersediaan sudah diantisipasi sejak jauh hari.

Bukan hanya Bulog. Kepolisian juga sejak dua tahun laku aktif menurunkan timnya untuk memberantas kartel pangan. Seperti biasanya harga di pasaran bergejolak bukan hanya disebabkan mekanisme penawaran dan permintaan yang natural. Tetapi juga akibat kenakalan para distributor.

Satgas Pangan Polri saat ini mulai mengecek ketersediaan stok bahan pokok di pasar untuk mengantisipasi kenaikan harga saat menjelang Ramadan 2019.  Selain melakukan pengawasan terhadap harga dan ketersediaan bahan bahan pokok, Satgas juga akan melakukan penegakan hukum terhadap pelaku kartel dan mafia pangan.

Sebagai catatan Satgas Pangan dibentuk dua tahun lalu oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian sebagai bentuk kerja sama kepolisian dengan kementerian/lembaga untuk menstabilkan harga pangan. Tugas utama Satgas Pangan adalah melakukan pengawasan terhadap harga bahan pokok di pasar-pasar dan hasilnya dievaluasi setiap dua pekan.

Di level daerah, Satgas Pangan bentukan Polda bersama sejumlah jajaran Dinas Pertanian dan Dinas Perdagangan bekerja sama dalam memantau harga dan ketersediaan bahan pokok. (E-1)

Ekonomi
Komoditas
Narasi Terpopuler
Layanan Kependudukan dalam Genggaman
Mengantre di kantor dinas kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil) untuk mengurus dokumen administrasi kependudukan segera menjadi aktivitas usang. Kini, semua itu bisa dilakukan dari rumah. ...
Waspada! Yang Hijau Susut, yang Kuning Menciut
Zona hijau menciut dari 112 jadi 104 daerah. Zona kuning berkurang dari 188 ke 175. Surabaya Raya dan Jawa Timur menjadi episentrum paling aktif. Orang tanpa gejala menjadi agen penularan yang senyap....
Startup Tumbuh Menjulang di Ekosistem Jakarta
Jakarta dinobatkan menjadi ekosistem terbaik kedua di dunia. Itu tak lepas dari ekonomi yang terus tumbuh, stabil, dan warga yang punya daya beli. Kelemahannya ada di talenta digital para pelaku. ...
Tahan Banting di Pasar yang Meriang
Harga tandan buah sawit (TBS) mulai bangkit. Perkebunan sawit dan industri CPO bisa beroperasi normal di situasi pandemi. Ada harapan di semester II 2020, industri sawit tumbuh postif. ...
Food Estate, Lumbung Baru di Kalimantan Tengah
Memanfaatkan 600 ribu hektar (ha) sisa lahan dari program sawah sejuta hektar di era Orde Baru, program food estate dipancangkan di Kalimantan Tengah. Sampai 2023, lahan pertanian seluas 140.000 ha te...
Trans-Sumatra, Ruas Pertama Tol di Serambi Mekah
Ruas pertama jalan tol segera beroperasi di Aceh. Panjang Jalan Tol Trans-Sumatra (JTTS) akan mencapai 672 km. ...
Antisipasi Amukan Si Jago Merah di Lahan Hutan
Musim kemarau tiba. Presiden mengingatkan untuk mengantisipasi kebakaran hutan. Beberapa langkah telah dilakukan. ...
Bisnis Teknologi Finansial, Tumbuh Bagai Cendawan di Musim Pandemi
Bisnis teknologi finansial tumbuh berkat kepercayaan yang baik pada industri ini. Pemerintah memberikan dukungan. Ekonomi digital bisa mendongkrak ekonomi nasional 10 persen. ...
Jakarta Merona Jingga, Surabaya Merah Menyala
Zona hijau dan kuning meningkat dari 226 (44 persen) menjadi 300 (58 persen) kabupaten/kota. Sejumlah kota besar kesulitan keluar dari zona merah atau jingga. Protokol kesehatan tak boleh ditawar. ...
Agar Konsumen Tenang Belanja Online
Pada 2019, jumlah aduan terkait perdagangan dengan sistem elektronik melonjak ke 1.518 kasus. Banyak kasus lain yang tak dilaporkan. Transaksi dengan sistem elektronik rawan penipuan. ...