Bahasa | English


PENANGANAN SAMPAH

TPA Manggar, Tempat Sampah Terbaik

31 December 2019, 13:40 WIB

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Manggar, Balikpapan, Kalimantan Timur, disebut Presiden Jokowi sebagai lokasi TPA terbaik. Selain sampah bisa diolah hingga menghasilkan gas metane, pola Pemerintah Balikpapan menangani sampah warganya juga patut diapresiasi.


TPA Manggar, Tempat Sampah Terbaik Presiden Joko Widodo (kedua kanan) meninjau Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Manggar usai acara peresmian di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (18/12/2019). Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Memasuki areal tempat pembuangan sampah, di Manggar, Balikpapan, Kalimantan Timur, kita tidak seperti berada di lokasi pembuangan sampah. Pasalnya, saat memasuki pintu gerbang kita belum mencium bau sampah yang menyengat. Padahal setiap hari sekitar 350 ton sampah masyarakat Balikpapan dibuang di lokasi ini.

Dekat pintu masuk ada pos timbangan kendaraan pembawa sampah. Lalu berjalan agak ke dalam kita disuguhkan taman bermain yang bisa digunakan untuk anak-anak bermain. Lokasi ini memang bisa digunakan untuk tempat wisata anak. Banyak sekolah di Balikpapan yang menjadikan lokasi TPA Manggar sebagai tujuan lokasi wisatanya.

Baru agak ke dalam sedikit, kita melihat berbagai truk pengangkut sampah berjajar sedang menuangkan sampah di bukit yang berisi limbah itu. Truk dan traktor terlihat sibuk. Namun jika kita memutari jalan areal pembuangan sampah ini, jalan-jalannya justru bersih dan tertata. Pohon rindang dan asri. Hanya di lokasi yang dijadikan tempat pembuangan saja yang baunya menyengat.

TPA Manggar ini baru saja diresmikan Presiden Jokowi. Peresmian itu sendiri menandakan perluasan lokasi. Kini ada dua lubang penumpukan baru yang masih kosong dan siap digunakan. Pada lubang-lubang itu dibangun pipa yang dilubangi untuk nantinya sebagai penyalur gas metana.

Gas yang berasal dari sampah ini bisa digunakan untuk memasak. TPA sendiri telah mengalirkan gas metana ke beberapa rumah di sekeliling lokasi melalui pipa-pipa yang tersambung.

Dibangun sejak 2017 menggunakan APBN dengan total anggaran mencapai Rp160 miliar, area yang diresmikan Presiden Jokowi yakni zona 4 TPA Manggar. Merupakan proyek tambahan guna perluasan atau peningkatan kapasitas TPA yang sudah over capacity.

Zona 4 tersebut diklaim merupakan TPA sampah modern karena dilengkapi dengan teknologi sanitary landfill.

Teknologi sanitary landfill dikenal mampu menghancurkan sampah dengan baik, serta mengubah air lindi yang dihasilkan menjadi gas metana, dan bisa dimanfaatkan warga sekitar TPA untuk memasak.

Tak hanya itu, Jokowi juga memuji proses pengolahan sampah di Balikpapan. Sebanyak 70 persen sampah di TPA Manggar adalah sampah rumah tangga dan, 20 persen sampah tersebut sudah diproses dari rumah sebelum sampai TPS.

TPA ini bisa menampung 400 ton hingga 700 ton sampah rumah tangga, 30 persen lainnya adalah sampah plastik dan sampah sudah dipilah dan diolah. Kabarnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan saat ini sedang melakukan kajian terkait rencana privatisasi TPA Manggar. Ide tersebut didapatkan dari dua kota Solo dan Bogor yang juga sedang berproses untuk mengalihan pengolahan sampah kotanya ke pihak swasta.

Pelaksanaan pengelolaan sampah akhir ke pihak swasta di Manggar Kota Balikpapan telah mendapat lampu hijau dari Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia. Pemerintah pusat mendukung, bahkan akan menjadi pilot project bagi kami untuk di daerah lainnya di Indonesia.

Sekarang ini, untuk mengelola TPA Sampah Manggar memakan biaya sekitar Rp12 miliar per tahun diambil dari APBD Kota Balikpapan. Melalui pengalihan pengelolaan dari Pemkot Balikpapan ke pihak swasta akan mengurangi beban penggunaan APBD Balikpapan. Presiden Jokowi menyebutkan ada 10 kota yang diberikan prioritas dalam pengelolaan sampah. Dalam pengelolan itu, sampah dijadikan energi listrik dengan berbagai cara. (E-1)

Infrastruktur
Sampah Plastik
TPA Manggar
Narasi Terpopuler
Peran Daerah Semakin Penting
Berbagai langkah cepat dan serius dilakukan pemerintah demi menekan persebaran virus berbahaya, SARS COV-2. Termasuk, menegaskan adanya kewenangan daerah untuk menetapkan status kedaruratan bencana. ...
Rakyat Ditopang, Pengusaha Diringankan
Bantuan pemerintah untuk menanggulangi Covid-19 mencapai Rp158 triliun. Warga menerima bantuan tunai, pengobatan gratis, dan penundaan cicilan motor/mobil. Pengusaha menerima stimulus pajak, bea masuk...
Memastikan Ekspor Batu Bara dan CPO Tepat Sampai Tujuan
Hak eksklusif armada kapal nasional untuk angkutan ekspor batu bara dan CPO dicabut. Ketidaksiapan armada berbendera Indonesia, tak bisa dibiarkan menghambat arus ekspor di tengah kesulitan akibat Cov...
Jejak Terlacak, Penyebaran Tak Melonjak
Sejumlah negara memanfaatkan teknologi untuk penelusuran dan pelacakan mereka yang terpapar virus corona. WHO memuji Singapura yang dinilai cermat dalam menghambat persebaran virus. Bisakah penggunaan...
Pulau Nustual Kota Masa Depan di Indonesia Timur
Pulau Nustual ditetapkan sebagai lokasi pelabuhan kilang LNG dari Blok Masela. Kota Saumlaki dan Pulau Yamdena akan menjadi lokasi pusat pertumbuhan ekonomi. Bisnis ratusan triliun akan segera berguli...
Cucuran Keringat di Balik Jaket Hazmat
Pemerintah bertekad memberikan perlindungan maksimal bagi tenaga medis yang berada di garis depan melawan amukan Covid-19. Mereka diberi insentif khusus dan santunan. ...
Belajar dari Keberhasilan Negara Lain, Pemerintah Siapkan Dua Obat Covid-19
Pemerintah akan memberikan obat Avigan dan Chloroquine kepada pasien positif corona. Penggunaannya tak bisa sembarangan. ...
Persiapan Maksimal Hadapi Pandemi di Wisma Atlet
Wisma Atlet siap merawat sampai 4.200 pasien Covid-19 sekaligus di dua menaranya. Pasokan listrik aman. TNI dan IDI mengirim dokter dan paramedisnya ke RS Darurat Kemayoran. ...
Pasar dalam Tekanan, Negara Tidak Lepas Tangan
Pasar saham oleng dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir lebih dari 25 persen. Namun, Bank Indonesia bergerak sigap, Otoritas Jasa Keuangan menjanjikan relaksasi, dan Kementerian BUMN meng...
Negeri Jiran Telah Menutup Pintu Halaman
Malaysia menjalankan kebijakan lockdown di seluruh negeri. Singapura merasa tidak perlu menutup Sentosa Island dengan Universal Studios-nya. Australia ragu-ragu. Tapi, ketiganya menutup pintu bagi tam...