Bahasa | English


KULINER

Mengusir Dahaga dengan Es Laksamana Mengamuk

22 October 2019, 01:43 WIB

Selain terkenal sebagai pusat adat Melayu, Provinsi Riau juga menyimpan kekayaan kuliner. Salah satu kuliner khas Riau yang pantas dicoba --karena menggugah selera-- adalah es laksamana mengamuk.


Mengusir Dahaga dengan Es Laksamana Mengamuk Es Laksamana Mengamuk. Foto: Pesona Indonesia

Minuman tradisional es laksamana mengamuk ini memiliki cita-rasa khas karena menggunakan buah kuwini atau kuweni (mangifera odorata) sebagai bahan utama. Konon, minuman dingin penghapus dahaga ini lahir dari sebuah cerita tentang terjadinya konflik dalam keluarga. Dahulu seorang laksamana dikisahkan mengamuk di perkebunan kuweni. Perkebunan tersebut milik seorang tuan tanah.

Laksamana sampai mengamuk akibat istrinya dibawa lari pemilik kebun kuweni itu. Akhirnya sang laksamana menebaskan pedangnya ke seluruh penjuru, sampai puluhan buah kuweni hancur oleh kemarahannya. Usai Laksamana selesai meluapkan kemarahannya, orang di sekitar kebun tersebut mengambil buah kuweni yang telah tercincang dan terhampar di rumput.

Saat mengambilnya orang-orang pada bingung, akan diapakan buah yang telah terpotong itu. Sampai kemudian ada seorang wanita yang mencampurkan potongan buah kuweni dengan santan serta gula merah. Maka, jadilah minuman segar itu dan langsung dinikmati seluruh kampung. Itulah asal-usul kenapa minuman ini dinamakan es laksamana mengamuk.

Kini, laksamana mengamuk menjadi minuman khas yang sering disajikan pada acara perjamuan, berbuka puasa, dan perayaan hari besar lainnya di seantero tanah Riau. Bila kita tertarik mencicipi kenikmatan kuwini asli Riau yang dipadu dengan legitnya santan dan gula merah, minuman ini bisa kita jumpai di berbagai rumah makan atau restoran khas Melayu.

Minum es laksamana mengamuk bukan hanya dapat menyegarkan tenggorokan, tapi juga baik untuk pencernaan. Kandungan serat yang cukup tinggi dari buah kuwini mampu mencegah sembelit dan gangguan pencernaan lainnya. Vitamin A yang terdapat di dalamnya juga baik untuk kesehatan mata dan daya tahan tubuh. Buah kuweni juga mampu penuhi kebutuhan zat besi harian.

Bila kita tertarik untuk mencicipi nikmatnya kuwini asli Riau yang dipadu dengan legitnya santan dan gula merah/pasir, minuman ini juga bisa kita buat sendiri di rumah. Bahan dan cara pembuatannya sangat sederhana. Berikut ini bahan dan cara membuat es laksamana mengamuk:

Bahan:

  1. Kuwini, bersihkan dan potong dadu
  2. Santan
  3. Gula pasir /merah
  4. Daun pandan
  5. Es

Cara membuat:

  • Didihkan santan dan masukkan gula pasir/merah sesuai selera.
  • Tambahkan daun pandan untuk memberi aroma harum pada santan.
  • Diamkan santan supaya dingin. Kemudian masukkan potongan kuwini ke dalamnya.
  • Bila suka dingin, tambahkan beberapa potongan es ke dalam gelas. (K-YN)
Kuliner
Ragam Terpopuler
Cartridge-nya Isi Ulang, Diagnosisnya Lima Menit
Dengan Abbott ID Now diagnosis Covid-19 dapat dilakukan dalam lima menit. Yang diidentifikasi DNA virusnya. Ratusan unit X-pert TM di Indonesia bisa dimodifikasi jadi piranti diagonis molekuler. Lebih...
Masker Kedap Air Tak Tembus oleh Virus
Sebanyak 30 perusahaan garmen bersiap memproduksi massal masker nonmedis dan masker medis. Bahannya tak tembus oleh virus. Impor bahan baku dibebaskan dari bea masuk. ...
Bisikan Eyang Sujiatmi di Hati Presiden Jokowi
Eyang Sujiatmi telah pergi. Kerja keras, kedisiplinan, dan kesederhanaannya akan selalu dikenang anak-anaknya. ...
Menikmati Surga Bahari di Atas Pinisi
Pesona tujuh layar kapal pinisi sulit diingkari. Sosoknya instagramable. Wisata berlayar dengan pinisi kini berkembang di Labuan Bajo, Raja Ampat, Bali, dan Pulau Seribu Jakarta. ...
Berubah Gara-gara Corona
Corona mengubah hampir segalanya, termasuk gaya orang berjabat tangan. Penelitian menyebutkan, tangan merupakan wadah bakteri paling banyak. ...
Melepas Penat di Gunung Gumitir
Namanya Gumitir. Kawasan yang ada di perbatasan Jember-Banyuwangi itu menawarkan banyak sajian. Dari kafe hingga wisata kebun kopi. ...
Sulianti Saroso, Dokter yang Tak Pernah Menyuntik Orang
Tugas dokter tak hanya mengobati pasien. Kesehatan masyarakat harus berbasis gerakan dan didukung  kebijakan serta program pemerintah. Kepakarannya diakui WHO. ...
Sampar Diadang di Pulau Galang
Pemerintah beradu cepat dengan virus penyebab Covid-19. Tak ingin korban kian berjatuhan, dalam sebulan rumah sakit khusus penyakit menular siap ...
Bermula dari Karantina di Serambi Batavia
Dengan kemampuan observasi biomolekulernya, RSPI Sulianti Saroso menjadi rumah sakit rujukan nasional untuk penyakit infeksi. Ada benang merahnya dengan Klinik Karantina Pulau Onrust. ...
Tak Hanya Komodo di Labuan Bajo
Labuan Bajo disiapkan pemerintah sebagai destinasi super prioritas Indonesia. ...