Lokasi Kamu : (Showing) Jakarta Kota
Bahasa | English


7 Tempat Wisata di Palembang Saat Asian Games 2018

Sunday, 2 September 2018

Nih ada 7 tempat wisata di Palembang yang cocok untuk dijadikan tempat bersinggah dan foto-foto.


7 Tempat Wisata di Palembang Saat Asian Games 2018 Sumber foto: Istimewa

1. Jembatan Ampera, ikon populer tempat wisata di Palembang

Belum ke Palembang kalau belum mengunjungi Jembatan Ampera. Jembatan yang terletak di atas Sungai Musi ini selalu menunjukkan keindahan dan pesonanya saat diterpa cahaya bulan di malam hari. Cahaya lampu warna-warni yang memancar dari tali Jembatan Ampera ditambah dengan lampu kendaraan yang tengah lalu lalang seakan-akan terus memanggil kamu untuk segera berfoto di dekatnya.

Karena keindahan cahaya lampunya ini, banyak warga Palembang yang berbondong-bondong datang melihat keindahan Jembatan Ampera setiap malam. Tak jauh dari Jembatan Ampera, ada sejumlah restoran dan tempat makan yang bisa kamu singgahi untuk menikmati malam dengan pemandangan indah Jembatan Ampera dan sungai musi.

2. Pulau Kemaro

Masih berada di sekitaran Sungai Musi, Pulau Kemaro ini juga seringkali menjadi tempat wisata di Palembang yang favorit. Di pulau ini terdapat klenteng yang sering digunakan oleh penganut agama Buddha untuk beribadah. Selain klenteng, di pulau ini juga terdapat makam dari seorang putri Palembang, pagoda, dan pohon cinta.

Alamat: sekitar 6 km dari Jembatan Ampera

3. Kambang Iwak

Kambang iwak merupakan taman yang memiliki danau indah dan terletak dekat dengan pusat kota. Di akhir pekan, terutama pada Minggu pagi, taman ini akan sangat ramai dikunjungi warga Palembang untuk berolahraga. Adanya danau yang terletak di tengah taman ini menjadikan udara di area sekitar kambang iwak menjadi sejuk.

Alamat: Jl. Ki Ranggo Wirosantiko, Talang Semut, Bukit Kecil, Kota Palembang

4. Kampung Kapitan

Berlokasi tak jauh dari Jembatan Ampera, kampung kapitan menyimpan sejarah yang panjang antara Kota Palembang dan warga Tionghoa. Menurut sejarah, Kampung Kapitan merupakan daerah di Palembang yang pertama kali ditempati oleh warga Tionghoa, bahkan masih pada zaman penjajahan Belanda. Karena sarat akan sejarah, kampung ini pun akhirnya oleh pemerintah Palembang dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata.

Alamat: Jl. KH Azhari – Dermaga 7 Ulu, palembang, 7 Ulu, Seberang Ulu I, Kota Palembang

5. Monumen Perjuangan Rakyat Palembang

Terletak di pusat kota, Monumen Perjuangan Rakyat Palembang berdiri tegak dan dihiasi dengan lambang garuda Indonesia yang berukuran cukup besar. Monumen ini menyimpan berbagai kisah perjuangan masa lalu yang terjadi pada rakyat Palembang saat berperang melawan penjajah selama lima hari lima malam.

Alamat: Jl. Merdeka No.1, 19 Ilir, Bukit Kecil, Kota Palembang

6. Air Terjun Curup Maung

Tak hanya Bandung saja yang mempunyai pesona air terjun yang indah. Di Kota Palembang sendiri, ada Air Terjun Curup Maung yang memiliki keindahan yang eksotik. Air terjun ini mempunyai ketinggian yang mencapai 80 meter dan dikelilingi oleh rerumputan hijau lebat, sehingga tampak sangat alami. Meskipun seringkali ramai dikunjungi wisatawan, keindahan dari air terjun curup maung tetap masih terjaga.

Alamat: Atung Bungsu, Dempo Selatan, Trans SP II Padang Muara Dua, Gumay Ulu, Trans SP II Padang Muara Dua, Gumay Ulu, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan 31356

7. Benteng Kuto Besak

Serupa dengan Kampung Kapitan, Benteng Kuto Besak juga terletak di lokasi yang tak jauh dari Jembatan Ampera. Pada malam hari, biasanya benteng ini akan ramai dengan masyarakat Palembang dan orang yang berjualan. Tepat di depan benteng, berlabuh restoran terapung yang menyajikan aneka makanan tradisional di dalam kapal dengan harga yang bersahabat.

Alamat: Jalan Sultan Mahmud Badarudin, 19 Ilir, Bukit Kecil, 19 Ilir, Bukit Kecil, Kota Palembang

Ekonomi
Wisata
Ragam Terpopuler
Budhisme, antara Sriwijaya dan Borobudur
Adanya korelasi kuat dan khusus antara Buddha di Sriwijaya dan Syailendra inilah, kata kunci di balik pembangunan Borobudur. Kekayaan gabungan antara Jawa dan Sumatra inilah menurut interpretasi Berna...
Sejarah Tari Sunda dan Riwayat Pak Kayat
Saat mengiringi tari pergaulan yang populer di kalangan "Menak" (priyayi), Abah Kayat diakui keahliannya oleh Dalem Bandung. ...
Hikmah Ritual Waisak
Dalam arti keberadaan "tuhan personal" atau "tuhan anthropomorfisme" sebagai "supreme being," ajaran Buddha tidak mengandaikan makna signifikansinya bagi proses pembebasa...
Perpaduan Senam Jepang dan Pencak Silat
Gerakan senam dimulai dengan jalan di tempat diiringi musik yang serupa dengan iringan musik upacara kenegaraan. Dominasi suara "Brass Section" atau keluarga terompet menjadi ciri pembuka ya...
Perbaikan Kualitas Demokrasi
Keragaman Indonesia jelas mensyaratkan secara sine qua non hadirnya demokrasi dan pluralisme serta toleransi dalam satu tarikan nafas. Tagline Bhinneka Tunggal Ika yang tertulis pada simbol Garuda Pan...
Kebijakan Pemindahan Ibukota, antara Ide dan Realisasi
Apakah rencana relokasi ibukota benar-benar bisa diwujudkan oleh Presiden Joko Widodo, mengingat ide ini sebenarnya telah didorong oleh beberapa presiden sebelumnya namun sebatas berakhir pada ide? Ma...
Tradisi Adu Kepala
Kita sudah tentu pernah melihat atau mengetahui yang namanya adu domba. Adu domba ini, atraksinya adalah dua domba yang saling mengadu kepalanya. Atraksi adu kepala domba ini bisa kita lihat di Kabupa...
Desa Budaya Pampang
Indonesia memiliki 34 Provinsi, dan lebih dari 500 Kabupaten Kota. Berdasarkan data, di Indonesia ada lebih dari 300 kelompok etnik atau 1.340 suku bangsa. Tentunya ini tidaklah sedikit. ...
Upacara Pelebon
Kita sudah tahu pasti, Pulau Bali merupakan salah satu destinasi wisata yang sudah tersohor di seantero dunia. Jutaan wisatawan mendatangi Bali setiap tahunnya. Pesohor atau selebriti kelas dunia kera...
Mangupa Upa, Ungkapan Doa dan Syukur dari Tanah Batak
Salah satu kekayaan tradisi yang masih amat dijaga oleh masyarakat Sumatera Utara adalah Mangupa Upa. ...