Bahasa | English


Daftar Destinasi Wisata Menarik Asian Games 2018 di Jakarta

2 September 2018, 16:04 WIB

Ada tiga jenis kategori paket wisata yang ditawarkan untuk para wisatawan yang akan menyaksikan Asian Games di Jakarta. Ketiga paket itu antara lain: paket Beatiful Jakarta, The Story of Old Batavia, dan Miniatur Indonesia.


Daftar Destinasi Wisata Menarik Asian Games 2018 di Jakarta Stadion Gelora Bung Karno. Sumber foto: Istimewa

Untuk paket wisata Beautiful Jakarta, para wisatawan akan diajak berkeliling selama lima jam mulai dari pukul 09.00 hingga 14.00 ke beberapa destinasi. Selain itu untuk paket wisata The Story of Old Batavia, para wisatawan akan diajak berkeliling selama lima jam mulai dari pukul 09.00 hingga 14.00 ke beberapa destinasi.

Selain kedua paket tersebut terdapat pula paket Miniatur Indonesia yang akan mengajak wisatawan ke TMII, Museum Indonesia hingga Museum Sejarah. Dan paket terakhir adalah Jakarta Seightseeing yang akan mengajak wisatawan ke Monumen Nasional dan museum Fatahillah.

Berikut destinasi-destinasi dalam paket wisata Asian Games 2018.

1. Monumen Nasional (Monas)

Ikon kota Jakarta ini Anda bukan hanya menikmati keindahan Jakarta dari atas monas saja. Anda juga bisa mengunjungi museum sejarah yang terletak di dalam bangunan Monas.

Di sana, Anda dapat menyaksikan 48 diorama menggambarkan sejarah Indonesia sejak masa pra sejarah hingga masa Orde Baru. Di sini pula terdapat sebuah ruang kemerdekaan, yang menjadi tempat penyimpanan naskah asli Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

2. Taman Mini Indonesia Indah

Lokasi ini menjadi jawaban bagi para wisatawan untuk menikmati kepulauan di Indonesia dalam satu hari. Di sini wisatawan bisa mengunjungi beberapa anjungan daerah untuk mengenal lebih jauh mengenai daerah tersebut mulai dari rumah tradisionalnya, pakaian adat hingga makanan khas daerah tersebut.

 3. Museum Indonesia

Museum ini memamerkan koleksi seni dan kerajinan kontemporer Indonesia. Kostum tradisional dari berbagai daerah, boneka, alat musik, topeng dan peralatan hidup sehari-hari

  4. Glodok

Glodok adalah pusat kota China di Jakarta. Salah satu lokasi yang bisa dikunjungi ketika berada di Glodok adalah Kuil Cina Petak Sembilan yang didedikasikan untuk dewi cinta Buddha, Kuan Yin. Dibangun sekitar tahun 1650, kuil ini merupakan pusat ibadah paling awal bagi orang-orang China Batavia.

  5. Kota Intan Drawbridge

Pada abad ke-18, area Kali Besar adalah lingkungan pemukiman yang sangat bergaya di sepanjang kanal besar sungai Ciliwung. Di ujung utara Kali Besar terdapat jembatan gantung kecil yang ada sejak abad 17 Belanda, yang disebut Kota Intan Drawbridge.

6. Museum Wayang

Bangunan ini awalnya merupakan sebuah gereja yang dibangun pada 1640 bernama Gereja Belanda Tua. Pada tahun 1732, gereja ini direnovasi dan nama diubah menjadi Gereja Belanda Baru. Pada tahun 1808, gempa bumi menghancurkan gereja.

Setelahnya gereja ini beralih fungsi menjadi museum. Museum wayang ini memiliki koleksi berbagai jenis wayang, seperti wayang kulit dan wayang golek.

Museum ini juga menampilkan berbagai koleksi wayang dan boneka dari negara-negara seperti Malaysia, Thailand, Suriname, China, Vietnam, Prancis, India dan Kamboja. Museum ini juga menampilkan perangkat gamelan, pahatan wayang, serta lukisan wayang.

Di dalam museum ada piring yang menandai batu nisan Jan Pieterszoon Coen. Teater wayang dan bengkel pembuatan wayang secara periodik dibuka di museum.

7. Pelabuhan Sunda Kelapa

Pelabuhan berusia 500 tahun ini memiliki peran besar terutama dalam bidang perdagangan untuk Kerajaan Pajajaran di abad ke-15. Di sini terdapat kapal-kapal Panisi, yang menjadi kapal pengangkut pada zaman itu.

 8. Museum Fatahillah

Dibangun pada abad ke-16, museum ini  dahulu merupakan kantor, ruang pengadilan, dan penjara bawah tanah di masa pemerintahan Batavia.

Ekonomi
Wisata
Ragam Terpopuler
Kelahiran Fitri dan Covid, Buah Satwa Sejahtera
Seekor bayi orangutan lahir di masa pandemi Covid-19. Kelahiran bayi orangutan ini melengkapi kehadiran seekor anakan gajah sumatera pada 28 April 2020. ...
Beradaptasi di Bawah Bayang-Bayang Pandemi
Sejumlah negara membiarkan masyarakatnya beraktivitas walaupun  terbatas dan dengan ketentuan. Kehidupan akan berjalan, tapi berbeda dengan hidup normal sebelumnya ...
Biarkan Mereka Tetap Lestari
Masih ada warga yang memelihara satwa liar, langka, dan dilindungi. Selain berdampak kepada kelestarian hewan tersebut, juga berisiko terkena penyakit zoonosis. ...
Wira Sang Garuda Muda dari Gunung Salak
Dua anakan elang jawa lahir di utara Taman Nasional Gunung Salak Halimun dalam setahun terakhir. ...
Inovasi Kreatif Kala Kepepet
55 produk karya anak bangsa untuk percepatan penanganan Covid-19 diluncurkan. Sembilan di antaranya jadi unggulan. ...
Banyu Urip, Ketika Satu Kampung Hasilkan Lontong
Terkenal seantero Jawa Timur, kampung lontong ini pernah dikunjungi Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri. ...
Tiga Herbal yang Berpotensi Tangkal Corona
Tiga tanaman yang tumbuh di Indonesia ini dianggap punya potensi menjadi antivirus corona. Uji klinis masih diperlukan untuk mengetahui khasiatnya. ...
Bukan Ketupat Biasa
Ketupat Sungai Baru punya ciri khas dibanding ketupat lainnya. Ia sudah menjadi ikonis di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Lebih besar dan awet. ...
Cara Baru Menikmati Wisata dari Rumah
Wisata virtual dapat menjadi peluang usaha baru bagi para operator pariwisata di Tanah Air di tengah pandemi virus corona. ...
Hijau Hitam Sama Segarnya, Sama Khasiatnya
Es cincau rootbeer susu, es cappucino cincau susu, es bajigur cincau, es tarik cincau, adalah carian baru dari sajian cincau. Segar dan berkhasiat. Wabah virus corona membuat pasar cincau ikut menciut...