Lokasi Kamu : (Showing) Jakarta Kota
Bahasa | English


PARIWISATA

Eksotisnya Desa Sentani di Jayapura dengan Berjuta Keunikannya

Monday, 22 April 2019

Ternyata destinasi wisata di Jayapura bukan hanya Raja Ampat. Masih banyak wilayah lokasi wisata lainnya yang tak kalah eksotis, salah satunya Desa Sentani.


Eksotisnya Desa Sentani di Jayapura dengan Berjuta Keunikannya Pesona Danau Sentani. Sumber foto: Phinemo

Sentani adalah sebuah distrik yang juga merupakan ibukota Kabupaten JayapuraPapuaIndonesia. Seperti halnya lukisan, Desa Sentani terkenal sebagai desa yang menjanjikan perasaan nyaman dengan keindahan alam yang masih terjaga keasriannya. Sangat cocok bagi traveler yang berwisata untuk melepas penat.

Desa Sentani juga menyimpan ternyata berjuta keunikan. Tak heran, jika desa ini menjadi wisata Jayapura yang tersohor dan menarik untuk dikunjungi. Aktivitas budaya, kuliner, sejarah, dan kondisi alam yang dimiliki Desa Sentani hampir tiada duanya di dunia. Bahkan tidak sedikit juga ditemukan flora dan fauna endemik yang hanya ada di desa ini.

Secara histori, makna di balik nama Sentani memiliki arti “di sini kami tinggal dengan damai”. Bisa dikatakan, sebuah nama Sentani menjadi sebuah harapan bagi masyarakat Indonesia khususnya masyarakt Papua. Nama itu disematkan pada danau cantik di Sentani.

Danau Sentani merupakan satu dari ratusan wisata di Desa Sentani yang digemari para traveler. Uniknya, terdapat 22 pulau yang tersebar di danau ini. Semua pulau itu menjadi ikon Desa Sentani. Sebut saja Pulau Asei, pulau yang dipercaya masyarakat setempat sebagai bagian tubuh naga. Bahkan penduduk di sana percaya bahwa mereka merupakan keturunan leluhur yang menunggangi naga tersebut.

Danau dengan luas sekitar 9.000 hektar dan berada di ketinggian 75 meter di atas permukaan laut ini, kaya akan sumber daya alam. Salah satunya ikan-ikan air tawar di danau Sentani. Tercatat, ada 30 jenis spesies ikan tawar, beberapa diantaranya merupakan spesies yang hanya ditemukan di Desa Sentani. Seperti ikan pelangi, ikan gabus sentani, dan hiu gergaji.

Di Desa Sentani ini juga terdapat festival budaya yang bisa menyatukan para masyarakat setempat dengan para pengunjung. Disebut sebagai Festival Danau Sentani, rutin digelar setiap bulan Juni tiap tahunnya. Festival Danau Sentani diisi dengan tarian perang khas adat Papua di atas perahu, upacara adat seperti penobatan Ondoafi, dan sajian berbagai kuliner khas Desa Sentani. Festival ini juga menjadi bukti pemeliharaan persatuan di tanah Papua.

Selain danau, banyak juga bukit-bukit yang bisa dikunjungi untuk berburu pemandangan Desa Sentani dari ketinggian. Sebut saja diantaranya bukit Mc Arthur dan bukit Pemancar. Bukit-bukit ini terlihat seperti bukit acara tv anak-anak Teletubbies karena warnanya yang hijau dan tersusun rapih. Di atas bukit-bukit Desa Sentani, traveler bisa melihat pemandangan kemegahan danau Sentani dari atas dan pegunungan tanah Papua.

Untuk akses menuju kesana, telah ada Bandara Sentani yang juga memiliki jalur penerbangan dari dan ke beberapa kota besar lain di Indonesia. Jika dari Jakarta, pesawat biasanya transit di Makassar, atau melalui kota Sorong. (K-MP)

Wisata
Ragam Terpopuler
Bekantan, Bertahan dari Kepunahan
Di lokasi bernama Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) Kota Tarakan yang sejak tahun 2006 wilayahnya diperluas menjadi 22 hektar, jumlah populasi bekantan tak lebih dari 30 ekor. ...
Batang Hari Sembilan, Ibu Suku dan Marga
Budaya Palembang berkembang di sepanjang Musi dan anak-anak sungainya, wilayah budaya yang disebut Batang Hari Sembilan. Budaya sungai itu melahirkan banyak suku dan marga. ...
Buddhisme, antara Sriwijaya dan Borobudur
Adanya korelasi kuat dan khusus antara Buddha di Sriwijaya dan Syailendra inilah, kata kunci di balik pembangunan Borobudur. Kekayaan gabungan antara Jawa dan Sumatra inilah menurut interpretasi Berna...
Sejarah Tari Sunda dan Riwayat Pak Kayat
Saat mengiringi tari pergaulan yang populer di kalangan "Menak" (priyayi), Abah Kayat diakui keahliannya oleh Dalem Bandung. ...
Hikmah Ritual Waisak
Dalam arti keberadaan "tuhan personal" atau "tuhan anthropomorfisme" sebagai "supreme being," ajaran Buddha tidak mengandaikan makna signifikansinya bagi proses pembebasa...
Perpaduan Senam Jepang dan Pencak Silat
Gerakan senam dimulai dengan jalan di tempat diiringi musik yang serupa dengan iringan musik upacara kenegaraan. Dominasi suara "Brass Section" atau keluarga terompet menjadi ciri pembuka ya...
Perbaikan Kualitas Demokrasi
Keragaman Indonesia jelas mensyaratkan secara sine qua non hadirnya demokrasi dan pluralisme serta toleransi dalam satu tarikan nafas. Tagline Bhinneka Tunggal Ika yang tertulis pada simbol Garuda Pan...
Kebijakan Pemindahan Ibukota, antara Ide dan Realisasi
Apakah rencana relokasi ibukota benar-benar bisa diwujudkan oleh Presiden Joko Widodo, mengingat ide ini sebenarnya telah didorong oleh beberapa presiden sebelumnya namun sebatas berakhir pada ide? Ma...
Tradisi Adu Kepala
Kita sudah tentu pernah melihat atau mengetahui yang namanya adu domba. Adu domba ini, atraksinya adalah dua domba yang saling mengadu kepalanya. Atraksi adu kepala domba ini bisa kita lihat di Kabupa...
Desa Budaya Pampang
Indonesia memiliki 34 Provinsi, dan lebih dari 500 Kabupaten Kota. Berdasarkan data, di Indonesia ada lebih dari 300 kelompok etnik atau 1.340 suku bangsa. Tentunya ini tidaklah sedikit. ...