Bahasa | English


PARIWISATA

Menyikap Tabir Misteri Gereja Ayam

31 December 2019, 02:50 WIB

Misteri Gereja Ayam membuat kru uji nyali sebuah stasiun televisi swasta, sempat menghentikan pengambilan gambar karena diganggu oleh makhluk penunggunya.


Menyikap Tabir Misteri Gereja Ayam Gereja Ayam Magelang. Foto: Pesona Indonesia

Setiap tempat wisata di Indonesia, selain menyimpan keindahan tak jarang juga menyimpan cerita misteri yang kadang membuat bulu kuduk berdiri. Cerita misteri juga terjadi pada Gereja Ayam yang belakangan menjadi happening dengan keindahan pemandangan yang dimilikinya. Saat itu tempat ini dijadikan sebagai ajang uji nyali. Tepatnya 2012, saat peserta dan para kru diboyong untuk melakukan uji nyali ditempat yang dirasa angker dan memiliki aura mistis.

Gereja ayam ini merupakan salah satu yang dijadikan tempat uji nyali, semua peserta yang ikut ternyata tidak berhasil. Hal ini dikarenakan aura mistis pada tempat gereja ayam ini cukup kuat. Ada beberapa kejadian aneh yang terjadi dan dialami oleh beberapa crew televisi. Sehingga membuat crew-crew cukup takut. Kejadian aneh dari gangguan makhluk perempuan atau bayangan besar dilakukan oleh penunggu dari gereja ayam ini. Lepas dari cerita misteri tersebut, Gereja Ayam tetap menarik tetap memiliki daya tarik yang besar untuk didatangi para wisatawan dalam maupun luar negeri.

Terletak di Desa Gombong, Kecamatan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Desa ini berjarak 2 kilometer dari area wisata Candi Borobudur.  Ada dua jalur perjalanan yang bisa ditempuh bagi para pengunjung bila ingin ke Gereja Ayam. Jalur pertama, bila membawa kendaraan pribadi langsung ke Gereja Ayam, perjalanan dimulai dari Yogyakarta maupun dari Magelang menuju ke Candi Borobudur. Setiba di depan Taman Candi Borobudur, pengunjung dapat menemukan papan petunjuk jalan yang menuju Bukit Rhema.

Jalur kedua, bisa dilakukan trekking dari Punthuk Setumbu yang merupakan jalur setapak berada di tengah hutan. Gereja Ayam mempunyai tujuh lantai, yang masing-masing lantainya mempunyai cerita yang berbeda-beda seperti cerita perjalanan spiritual manusia, cerita makna doa, kebaikan Tuhan, dan kearifan lokal. Semua cerita tersebut dituangkan dalam lukisan yang saling berhubungan dan memiliki pesan moral.  Pada lantai pertama, bermakna seorang manusia yang lahir suci mulai belajar mengenal dunia dari merangkang sampai berjalan. Fungsinya di lantai satu ini adalah orang dengan latar belakang apapun datang untuk berdoa.

Di lantai kedua, artinya manusia telah dewasa bisa membedakan mana yang baik dan buruk yang di hadapi dalam kehidupan. Selanjutnya di lantai ketiga ini menggambarkan tentang kenakalan dan pergaulan bebas, dimana kenakalan remaja dan narkoba. Tak heran bila Bukit Rhema pernah mengelola rehabilitasi kenakalan remaja, narkoba dan gangguan jiwa. Untuk lantai keempat menggambarkan keanekaragaman, seni, dan budaya yang ada di Indonesia. Bukit Rhema juga pernah dijadikan tempat belajar bagi anak panti membatik dan mengenalkan budaya di Indonesia. Lantai kelima, artinya bercerita tentang seorang yang jatuh lalu melihat pemandangan sekitar bukit, lalu termotivasi untuk bangkit dan memiliki keyakinan dan harapan. Lalu lantai keenam menggambarkan mulut pada bagian Bukit Rhema sebagai terbuka.  Mengartikan bahwa manusia pernah mengalami masa sulit tetap akan merasakan kebahagiaan di masa-masa akan datang. Di lantai tujuh yang merupakan lantai terakhir menggambarkan bahwa manusia harus bersyukur. Karena kita masih bisa menghirup udara segar dan melihat pemandangan.

Petunjuk Gaib.

Fenomena Film Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC) yang mengambil lokasi syuting di beberapa tempat, salah satunya adalah Gereja Ayam maka bangunan yang masih belum selesai ini menjadi hits. Banyak orang yang pergi ke Borobudur atau Magelang banyak yang melanjutkan perjalanannya ke Gereja Ayam. Tak heran bila ketenaran Gereja Ayam yang sebelumnya dikenal misteri justru malah mengundang banyak orang.

Berdirinya Gereja Ayam pada 1992 sendiri mengalami sejarah panjang. Adalah Daniel Alamsyah yang memiliki ide untuk mendirikan Gereja Ayam di atas bukit Rhema. Pria kelahiran Lampung pada 17 Oktober 1943 melalui pergumulan batin mendapatkan sebuah petunjuk mimpi tentang membangun rumah berdoa di perbukitan asing yang belum pernah dia kunjungi. Sampai pada 1988, Daniel dan keluarga mengunjungi kawasan Borobudur bertemu dengan seorang pemuda yang asli dari sana yang bernama Jito.

Dari pemuda tersebut, Daniel mengetahui ada sebuah bukit di Dusun Gombong, Desa Kembanglimus, Kecamatan Borobudur, Magelang. Setelah berdoa semalam suntuk, Daniel seperti mendapat pesan ajaib yang kemudian hari dinamakan Bukit Rhema bagi umat Kristiani berarti firman yang hidup. Tahun 1992, rumah doa mulai dibangun. Lalu pada tahun 1996 proses pembangunan sempat terhenti karena krisis moneter.

Bangunan rumah doa ini sempat dimanfaatkan tidak hanya sebagai tempat ibadah. Penggunaannya mulai dari tempat panti rehabilitasi bagi anak-anak yang kekurangan fisik, orang ketergantungan narkoba, orang kurang waras, dan anak muda yang memiliki masalah. Tapi sayangnya pada 2000, gereja ini sempat ditutup karena penolakan warga. Baru 2014 tempat wisata ini dibuka untuk umum. Jam operasional atau jam buka bukit rhema dibuka setiap hari mulai pukul 05.30 - 17.00 WIB, dengan waktu buka yang lama maka wisatawan dapat puas menjelajahi bukit rhema dan apa yang ada disekitarnya. Harga tiket masuk yang tidak menguras kantong, membuat wisata ini banyak diminati. (K-GR)

Wisata
Ragam Terpopuler
Titik Rawan Tangsi Tentara
Dua kluster Covid-19 muncul dari tangsi militer. Gubernur Ridwan Kamil meyakini, tradisi disiplin yang tinggi membuat kluster itu tak meluas. ...
Suku Osing Siap Menyambut Tamu Kembali
Sejumlah tempat wisata di Kabupaten Banyuwangi telah mendapat sertifikasi. Doni Monardo pun melihat langsung penerapan protokol kesehatan ini. ...
Ketika Atap Kapal Jadi Sumber Energi
Nelayan sekarang sudah bisa memanfaatkan energi matahari untuk mengganti bahan bakar solar. Bayu berganti surya. ...
Mitos Keberaksaraan Orang Jawa
Legenda Aji Saka. Sebuah mitos yang bukan hanya bertutur tentang sejarah dikenalnya aksara bagi orang Jawa, itu sekaligus menjadi momen penanda penting tentang signifikansi sebuah tradisi literasi dal...
Kominfo-Gojek Perluas Akses PeduliLindungi
Aplikasi Gojek menargetkan mampu menyumbang satu juta unduhan PeduliLindungi hingga enam bulan ke depan. ...
Aksesoris Tutul Menembus Pasar Dunia
Dinobatkan menjadi salah satu desa produktif di Indonesia, hasil karya tangan-tangan warga Desa Tutul Kabupaten Jember mampu hasilkan ratusan juta rupiah dalam sebulan. ...
Anak Pekerja Migran Berbagi Sayang di Tanah Lapang
Anak-anak buruh migran bisa berekspresi, orang tua juga bisa berkreasi. Tanoker menjadi wadah keceriaan dan kebahagiaan. ...
Perjuangan Gordon Ramsay Memasak Rendang
Juru masak kelas dunia, Gordon Ramsay sukses mengeksplorasi kekayaan kuliner, budaya, dan keindahan alam Minangkabau. Ia pun memasak rendang yang lamak bana. ...
BLC, Senjata Pemerintah Melawan Corona
Aplikasi BLC tak hanya berguna untuk pemerintah dan masyarakat, melainkan juga untuk petugas kesehatan. ...
Mengenali Likupang untuk Kemudian Jatuh Cinta
Destinasi wisata di Provinsi Sulawesi Utara tak hanya Bunaken. Sejumlah pantai berpasir putih dan berair jernih ada di kawasan Likupang. ...