Lokasi Kamu : (Showing) Jakarta Kota
Bahasa | English


KONGRES KEBUDAYAAN

Merumuskan Strategi Kebudayaan Indonesia

Wednesday, 28 November 2018

Kongres Kebudayaan Indonesia 2018 adalah usaha untuk merumuskan kembali strategi kebudayaan Indonesia untuk menjawab tantangan global. Indonesia membutuhkan sebuah langkah yang tersusun untuk tampil lebih jenial di panggung dunia.


Merumuskan Strategi Kebudayaan Indonesia Pawai Budaya Meriahkan Puncak Kongres Kebudayaan Indonesia. Sumber foto: Antara Foto

Pembangunan sebuah bangsa bukan hanya memerlukan wujud fisik. Tapi juga dibutuhkan sebuah strategi kebudayaan agar tujuan-tujuan besar Indonesia dapat terumuskan dengan baik. Kita tahu apa yang kita lihat dan hasilkan sekarang adalah output dari sebuah kebudayaan yang hidup di masyarakat.

Dunia bergerak mengalami berbagai perusahan dengan cepat. Tidak ada masa sebelumnya seperti saat ini, di mana teknologi dan ilmu pengetahuan mendorong perubahan dengan kecepatan yang luar biasa. Apalagi teknologi informasi yang membantu mempertautkan jarak, membuka sekat-sekat pembatas, mempermudah kehidupan, dan memberi akses kepada siapa saja terhadap segala informasi.

Pada konteks seperti itulah rakyat Indonesia hidup sekarang. Nilai-nilai lama yang pernah menjadi fondasi dasar dari cara berpikir dan bersikap kali ini mengalami tantangan. Indonesia membutuhkan sebuah cara pandang baru dalam kehidupan sosialnya.

Kebudayaan Indonesia adalah wujud dari bersatunya unsur-unsur budaya dari berbagai daerah. Budaya Indonesia bukan budaya tersendiri yang berbeda dari budaya daerah yang beragam. Merumuskan strategi kebudyaan Indonesia, sama saja dengan mencari jalan bagaimana melestarikan setiap budaya daerah untuk pada akhirnya melebur dalam keindonesiaan.

Dalam semangat itulah, Kongres Kebudayaan Indonesia (KKI) yang akan digelar 5-9 Desember 2018 dilaksanakan. Dasar penyelenggaraan KKI itu sendiri adalah Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan yang menjelaskan bahwa pemajuan kebudayaaan adalah upaya meningkatkan ketahanan budaya dan kontribusi budaya Indonesia di tengah peradaban dunia melalui perlindungan, pengembangan, pemanfaatan,  dan pembinaan kebudayaan.

Setahun sebelum diundangkan, pada 31 Agustus 2016, Presiden Joko Widodo menginstruksikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk menyusun strategi kebudayaan dengan mengacu pada Trisakti, yakni dengan memperhatikan bagaimana asas berdaulat dalam politik, mandiri dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan dapat menjadi roh dari pengelolaan kebudayaan nasional.

Semangat undang-undang juga menjadi dasar instruksi Presiden untuk menyusun strategi kebudayaan sebagai pintu masuk penyelenggaraan kongres kebudayaan. Apalagi, sejauh pemberitaan yang saya ikuti, kongres kebudayaan yang akan digelar telah melalui suatu proses panjang. Yakni, menghimpun masukan dari masyarakat. Kongres itupun bukan didominasi oleh para pakar kebudayaan tapi lebih ditekankan pada pelaku kebudayaan.

Acara dibuka dengan pra-Kongres Kebudayaan Indonesia untuk mengakomodir diskusi sektoral 333 ahli dan pelaku budaya yang terbagi dalam 11 forum bidang budaya. Rekomendasi-rekomendasi dari 11 forum tersebut akan melengkapi keseluruhan dari 24 forum dalam tahap Penyusunan Rekomendasi Stakeholder Kebudayaan untuk Strategi Nasional.

Aspirasi dari daerah-daerah diberikan ruang untuk menjadi penyusun strategi kebudayaan. Hal tersebut yang membedakan penyelenggaraan KKI 2018 dari yang sebelumnya.

Penting untuk dicatat, langkah pemajuan kebudayaan tidak selesai dalam tahap strategi kebudayaan. Tahap berikutnya adalah strategi kebudayaan, setelah ditetapkan jadi Peraturan Presiden (Perpres), akan menjadi rujukan utama dalam penyusunan Rencana Pembangungan Jangka Menengah (RPJM) atau Rencana Pembangungan Jangka Panjang (RPJP).

Dengan kata lain, kontribusi pemajuan kebudayaan untuk kemajuan umum adalah untuk membuat kebudayaan sebagai haluan pembangunan Indonesia. Sedangkan visi akhir dalam memajukan kebudayaan cukup sederhana, yakni menuju Indonesia yang merdeka, berdaulat, adil dan makmur. 

Hasil dari kongres kebudayaan ini akan menjadi panduan masyarakat, terutama untuk daerah provinsi dan kabupaten, yang belum menjadikan kebudayaan sebagai arus utama pembangunan.

Strategi kebudayaan yang dihasilkan dalam kongres adalah sebuah rumus kebudyaan yang akan menjawab tantangan domestik maupun global yang dihadapi Indonesia saat ini. Melalui rumusan tentang kebudayaan yang dihasilkan, juga dapat menjadi acuan bagi penyusunan rencana pembangunan di tingkat nasional dan  daerah.

Kongres ini bertepatan dengan 100 tahun sejak kongres pertama kali digelar pada 1918. Sebuah kerja besar untuk merumuskan kembali strategi kebudayaan Indonesia, yang pada akhirnya makin meneguhkan karakteristik bangsa Indonesia dalam interaksi dunia.

Acep juga menyinggung upaya penguatan pendidikan karakter yang digembor-gemborkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Menurutnya, pendidikan karakter berakar pada kebudayaan, sebab karakter merupakan sebuah identitas. (E-1)

Budaya
Narasi Terpopuler
Potensi Sumber Daya Ikan Semakin Besar
Tindakan tegas terhadap pencurian ikan (illegal fishing) bertujuan agar sumber daya ikan dapat terus dinikmati oleh generasi saat ini dan generasi mendatang. ...
Menara BAKTI Membuka Tabir Isolasi
Melalui Badan AksesibilitasTelokomunikasi dan Informasi (BAKTI), pemerintah membuka isolasi digital di daerah terpencil. Lebih dari 850  menara BTS dibangun, membuka akses  internet. Wa...
Akan Dibentuk Super Holding
Agar BUMN bergerak cepat dan profesional, pemerintah perlu membentuk super holding. Mereka akan bertanggung jawab langsung ke Presiden. ...
RI Andalkan 5 Produk Unggulan
Indonesia di era industri 4.0 perlu fokus untuk menjemput industri yang mempunyai keunggulan komparatif dan daya saing dalam pasar global. ...
Mendongkrak Efisiensi dan Produktivitas
Pelaksanaan industri 4.0 meningkatkan produktivitas dan efisiensi hingga 40 persen. Seluruh sektor manufaktur di Tanah Air disiapkan menghadapi dan menerapkan teknologi era digital. ...
Gotong-Royong Teropong Event Horizon
Projek EHT telah dirintis sejak sepuluh tahun yang lalu. Kurang lebih 40 negara terlibat dalam pekerjaan ini. ...
Indonesia Sudah Mengikuti Standar Pengelolaan Sawit
Pemerintah Indonesia siap melakukan tindakan tegas terhadap produk-produk Eropa bila kebijakan Komisi Eropa terkait penghapusan minyak kelapa sawit sebagai biofuel diberlakukan. ...
Menatap Kinerja Ekspor Lebih Optimistis
Indonesia menargetkan pertumbuhan ekspor nonmigas 2019 naik 7,5%, serta menembus 2% pangsa ekspor Indonesia ke dunia pada 2025. ...
Tak Ada Negosiasi Pembangunan Trans-Papua
Pemerintah RI memperkuat satuan TNI/Polri untuk penegakan hukum di wilayah pedalaman Papua. Tata pemerintahan, pelayanan negara, dan pembangunan tidak  boleh terganggu. Satuan TNI/Polri tak dibek...
Tan Hana Wighna Tan Sirna
Berhasil membangun kapal selam rudal kelas Changbogo dan fregat SIGMA futuristik, industri perkapalan Indonesia naik kelas. Order kapal perang mengalir, juga tanker dan kargo.  ...