Lokasi Kamu : (Showing) Jakarta Kota
Bahasa | English


DAYA LISTRIK

Cara Tambah Daya Listrik PLN

Monday, 8 April 2019

Lampu menyala, mesin cuci bekerja, atau televisi sudah bisa ditonton dengan saksama. Tentu ada “kekuatan” yang bisa membuat perangkat alat elektronik tersebut bisa digunakan. Ya, itu adalah listrik.


Cara Tambah Daya Listrik PLN Ilustrasi. Sumber foto: Shutterstock

Adanya pasokan listrik menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan kita. Dapat dikatakan, hampir dalam setiap kegiatan yang kita lakukan pasti membutuhkan aliran listrik, baik untuk pekerjaan maupun hiburan. Misalnya, menonton televisi, menggunakan komputer atau laptop, memakai mesin cuci, kulkas, dan sebagainya.

Dalam penggunaan listrik, terkait pasokan, ada yang memang sudah sesuai dengan kebutuhan  atau sebaliknya. Pernah mengalami tiba-tiba listrik mati atau padam alias “ngejepret”, padahal tidak ada aliran, konslet, atau rumah tetangga tetap menyala? Mungkin Anda mengalami kekurangan daya listrik.

Dalam listrik, memang ada yang disebut dengan daya, alias jumlah kekuatan atau pasokan tenaga listrik yang dialirkan, misalnya 1.300 VA, 2.200 VA dan lain-lain. Semakin besar daya listrik, semakin banyak pula barang-barang elektronik yang bisa Anda gunakan.

Begitu krusialnya aliran listrik, beberapa rumah atau kantor ada yang ingin menambah daya agar perangkat yang digunakan di dalamnya bisa stabil ketika dipakai secara bersamaan. Mengenai hal itu, berikut ini adalah cara atau prosedur untuk menambah daya listrik.

1. Prosedur tambah daya listrik secara langsung datang ke kantor PLN

A. Hubungi kantor unit PLN terdekat ke bagian pelayanan pelanggan via telepon terlebih dahulu.

B. Mengumpulkan dokumen yang diperlukan:

  • Fotokopi rekening listrik terakhir
  • Fotokopi KTP pemohon (siapkan surat lainnya, seperti surat kuasa, surat perjanjian, atau surat keterangan lainnya untuk menghindari kesalahan)
  • Lembar denah lokasi bangunan/rumah

C. Menyiapkan biaya yang dibutuhkan

  • Biaya Penyambungan (BP)
  • Uang Jaminan Pelanggan (UJL)
  • Meterai
  • Lakukan pembayaran di loket pembayaran Unit PLN terdekat.

2. Prosedur tambah daya listrik secara online via pln.co.id

  1. Buka situs PLN (www.pln.co.id) dan klik pada bagian ubah daya.
  2. Baca terlebih dahulu syarat dan ketentuan pasang baru/perubahan daya online antara pelanggan, yang selanjutnya disebut pelanggan, dan PT PLN (Persero), yang selanjutnya disebut PLN. Jika telah membaca dengan saksama, klik setuju.
  3. Isi ID pelanggan/ID meter, kemudian klik cari dan tunggu sampai data pelanggan terpampang.
  4. Klik pada tab penambahan daya dan isi identitas. Jika data sama dengan database PLN, Anda tinggal mencentang pada pilihan copydata pelanggan.
  5. Isi perubahan daya yang Anda inginkan, bisa untuk menambah atau mengurangi daya.
  6. Jika Anda menambah daya, akan muncul biaya yang harus dibayar. Jika Anda melakukan pengurangan daya, tidak akan dikenakan biaya.
  7. Apabila sebelumnya masih menggunakan meteran listrik lama dan sistem pascabayar, maka akan diganti dengan meteran baru dan sistem prabayar sesuai kebijakan PLN.
  8. Setelah selesai, Anda akan memperoleh email dari PLN berisi permohonan perubahan daya dan Anda akan diminta untuk melakukan konfirmasi yang ada pada link dalam email tersebut.
  9. Buka link tersebut kemudian nanti tampilan akan kembali ke situs PLN dan akan memberikan kode bayar serta jumlah nominal yang harus dibayarkan. Kode tersebut pun akan dikirimkan ke email kita. Berikut juga tempat pembayaran yang dtunjuk oleh PLN seperti kiosPPOB atau Kantor Pos Indonesia.
  10. Jika Anda melakukan pembayaran di Kantor Pos, petugas Kantor Pos akan meminta Anda untuk menyebutkan kode bayar. Setelah kode bayar diinput oleh pegawai, nanti akan muncul nama, id pelanggan, serta jumlah yang harus dibayarkan ditambah biaya administrasi Kantor Pos.
  11. Langkah terakhir, Anda tinggal menunggu petugas PLN datang dan mengganti meteran yang sekaligus menambahkan daya listriknya. Biasanya akan berlangsung 10 hari kerja terhitung dari tanggal Anda membayar tagihan.
     

Layanan
Layanan Terpopuler
Judicial Review ke Mahkamah Konstitusi
Judicial review atau hak uji materi merupakan proses pengujian peraturan perundang-undangan yang lebih rendah terhadap peraturan perundang-undangan lebih tinggi yang dilakukan oleh lembaga peradilan. ...
Syarat Ekspor Jasa Bebas PPN
Pemerintah baru saja mengeluarkan beleid atau kebijakan baru yang memperluas pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 0 persen untuk ekspor jasa. ...
Tata Cara Bayar Denda SPT Pajak
"Warga negara yang baik adalah warga negara yang taat pajak." Anda mungkin familiar atau pernah mendengar kalimat tersebut, bukan? Sebuah ajakan yang baik. Sederhananya, jika ada hak kita ya...
Melaporkan Hoaks dan Cyber Crime
Harus diakui, berita hoaks alias kabar bohong sudah menjamur di dunia maya. Hal tersebut menimbulkan keresahan karena tak sedikit orang yang percaya dengan konten yang tidak ada nilai kebenarannya ter...
Pengurusan Tiket A via KAI Access
PT Kereta Api (KAI) Indonesia telah memiliki layanan online via aplikasi telepon pintar (smartphone), yakni KAI Access. KAI Access adalah satu-satunya aplikasi resmi yang dikeluarkan oleh PT KAI Indon...
Cara Mengurus atau Mendapatkan Label SNI
Berbicara soal produk, baik itu barang, makanan, atau minuman di sekitar kita mungkin tak terbayang jumlahnya. Jangankan yang dapat dilihat oleh pengamatan sehari-hari, barang-barang terdekat ali...
Cara Tambah Daya Listrik PLN
Lampu menyala, mesin cuci bekerja, atau televisi sudah bisa ditonton dengan saksama. Tentu ada “kekuatan” yang bisa membuat perangkat alat elektronik tersebut bisa digunakan. Ya, itu adala...
Panduan MRT Jakarta
Senin, 1 April 2019, Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta resmi beroperasi secara komersial setelah menjalani masa percobaan hingga akhir Maret sejak diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Ratangga, demikia...
Mengurus Izin Keramaian
Izin keramaian dikeluarkan dari Kepolisian Republik Indonesia bagi masyarakat yang akan melangsungkan acara yang berpotensi menghadirkan banyak orang. ...
Hak Pilih dalam Pemilu 2019
Pemilihan Umum 2019 dilakukan secara serentak dalam memilih Presiden dan Wakil Presiden serta Perwakilan Rakyat yang akan duduk di DPR maupun DPD. Pesta demokrasi yang berlangsung lima tahun sekali in...