Lokasi Kamu : (Showing) Jakarta Kota
Bahasa | English


INFRASTRUKTUR

Adu Panjang Jalan Tol

18 March 2019, 13:35 WIB

Presiden Jokowi telah meresmikan beroperasinya beberapa ruas tol di Sumatra. Bagian dari tol trans-Sumatra ini akan menjadi jalan tol dipanjang di Indonesia.


Adu Panjang Jalan Tol Jalan tol Trans Sumatera sesi ruas Bakauheni-Terbanggi Besar. Sumber foto: Antara Foto

Pembangunan jalan tol terus dikebut untuk mengejar ketertinggalan. Di Jawa, kita sudah menyaksikan jalan tol yang tembus dari ujung Banten sampai ujung Jawa Timur.

Kini pemerintah sedang memulai pembangunan trans-Sumatra yang akan membentang dari Lampung sampai Aceh. Pada satu tahap akan dibangun sebuah ruas terpanjang 254,8 kilometer yang menyambungkan Pekanbaru sampai Padang. Jika kelak terbangun, ruas tol ini mengalahkan tol terpanjang sebelumnya, yaitu Cipali sepanjang 116,7 kilometer.

Kabarnya jalan Tol Pekanbaru-Padang akan terbagi menjadi 14 seksi. Total investasi yang digelontorkan mencapai Rp80,4 triliun.

Tol trans-Sumatra adalah salah satu proyek strategis nasional yang ditugaskan pemerintah kepada salah satu BUMN Hutama Karya. Total investasi proyek tol yang membelah Pulau Sumatra itu mencapai Rp467 triliun. Total panjang jalan dari Bakaheuni sampai Aceh ini mencapai 2.765 kilometer.

Sebelum Tol Pekanbaru-Padang telah dibangun ruas Tol Terbanggi Besar sepanjang 140 kilometer. Presiden Jokowi meresmikan proyek strategis ini untuk memudahkan transportasi di Sumatra.

Jika kita telusuri ruas tol terpanjang yang sudah beroperasi adalah Bakauni-Terbanggi sepanjang 140 kilometer. Lalu ada tol Cipali dengan panjang 116 kilometer. Selain itu kita juga punya tol Merak sepanjang 98 kilometer.

Di bawahnya ada jalan TNgawi-Kertasono sejauh 87 kilometer. Jalan tol ini menghubungkan Jombang, Nganjuk, Madiun, dan Ngawi. Di sebelah barat tol ini bersilangan dengan Tol Solo-Ngawi. Sedang di bagian timur bertemu dengan Tol Kertolasono-Mojokerto.

Lalu kita juga punya jalan Tol Cikampek dengan panjang 83 kilometer. Menghubungkan Jakarta, Bekasi, Karawang, dan Purwakarta.

Tampaknya ruas tol di Sumatra memang akan menjadi ruas tol terpanjang. Selain Tol Pekanbaru-Padang dan yang baru saja diresmikan Tol Bakaheuni-Terbanggi, kini juga sedang dibangun Tol Terbanggi Besar-Pematang Panjang sepanjang 189 kilometer. Selain itu ada pula Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi berjarak 144 kilometer.

Target penyelesaian berbagai ruas tol yang menghubungkan Sumatra pada 2020. Sedangkan pada akhir 2019 ini sebagian tol trans Sumatra sudah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bukan hanya Jawa dan Sumatra. Pembangunan jalan tol juga dikebut di berbagai daerah. Sulawesi Utara, misalnya, kini memiliki Tol Menado-Bitung yang sudah beroperasi.

Sementara di Kalimantan beroperasi Tol Balikpapan-Samarinda sepanjang 99,5 kilometer. Biaya investasi yang dibutuhkan untuk tol itu mencapai Rp9,97 triliun. Bisa dibilang ini adalah jalan tol pertama yang menghubungan antarkota di Pulau Kalimantan.

Pembangunan jalan tol merupakan proyek strategis nasional untuk membuka akses dan menghubungkan berbagai titik. Pembukaan akses ini diyakini akan memicu pertumbuhan ekonomi di daerah sepanjang dilaluinya jalan tol. Sebab perpindahan barang dan manusia akan jauh lebih cepat.

Penyediaan infrastruktur transportasi akan menjadi penunjang pertumbuhan ekonomi di tahun mendatang. Tidak salah jika pemerintah tetap optimistis mengerek pertumbuhan sampai 5,3% di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

Sentra-sentra pertumbuhan ekonomi diharapkan tidak lagi terfokus pada kota-kota besar yang memang selama ini mampu menopang dirinya sendiri. Tetapi juga akan tercipta sentra pertumbuhan baru akibat koneksi antarmasyarakat. (E-1)

Infrastruktur
Layanan
Narasi Terpopuler
Mengejar ketertinggalan dari Negeri Tetangga
Nilai ekspor Indonesia kalah dibandingkan dengan negara tetangga. Ke depan ekspor tak lagi bertumpu pada sumber daya alam. Tapi harus memperkuat ekspor produk industri manufaktur. ...
Minyak Alami Defisit, Potensi Panas Bumi Melimpah
Potensi energi baru terbarukan di Indonesia sangat tinggi. Indonesia memiliki potensi panas bumi mencapai 11 giga watt (GW) dengan realisasi baru 1,9 GW atau 0,44 persen. Di energi dari air, Indonesia...
Situasi Lesu, Komoditas Indonesia Butuh Pasar Baru
Pemerintah butuh strategi yang matang melalui pemilihan pasar nontradisional untuk dongkrak ekspor. ...
Busana Fungsional Menuju Pasar Global
Industri tekstil Indonesia menggeliat bangkit. Tumbuh 19% di kuartal I 2019, bahkan 29% untuk pakaian jadinya. Ada peluang mengisi pasar AS di masa Perang Dagang ini. Perlu insentif khusus. ...
Mobile Payment Kian Ngetren
Volume transaksi mobile payment di Indonesia diperkirakan bisa mencapai USD16,4 miliar pada 2019. ...
Kinclong Berkat Kantong Para Pelancong
Di tengah ketidakpastian global, pariwisata diharapkan jadi penopang ekonomi nasional. Destinasinya beragam, wisatasport berkembang dan destinasi wisata halal pun nomor satu. Perlu jaminan kemudahan i...
Angin Segar dari Pertemuan G20 Fukuoka
Digital ekonomi Indonesia menjadi yang terbesar di Asia Tenggara dengan nilai diprediksi mencapai USD100 miliar pada 2025 dari sebelumnya USD27 miliar pada 2018. ...
Mengoptimalkan Aspal Buton Mengurangi Ketergantungan Impor
Aspal Buton merupakan satu-satunya aspal di Indonesia yang terbaik dan terbesar di dunia. Sejak 2015, pemerintah RI juga mengarahkan untuk mengoptimalkan penggunaan aspal Buton untuk pembangunan jalan...
Peluang Investasi di Indonesia semakin Menarik
Indonesia kini memiliki peringkat kredit BBB/Outlook stable, meningkat dibandingkan periode sebelumnya di posisi BBB-/Outlook stable. ...
Menunggu Investasi Setelah Naik Kelas
Berbagai Lembaga survei menempatkan ekonomi Indonesia dalam kacamata positif. Kini waktunya Indonesia lebih giat menebarkan jalan untuk menarik investasi langsung ke dalam negeri. ...