Bahasa | English


PARIWISATA

Pulau Samosir, Bukan Cuma Sekedar Pulau Besar di Tengah Danau

28 May 2019, 00:00 WIB

Kita sudah pasti tahu,kalau Indonesia merupakan negara kepulauan. Istilah kerennya adalah “Archipelago”. Jumlah pulau di Indonesia, menurut data terakhir mencapai 17.504 pulau. Jumlah yang tidak sedikit.


Pulau Samosir, Bukan Cuma Sekedar Pulau Besar di Tengah Danau Pesona Pulau Samosir. Sumber foto: Pesona Indonesia

Pulau-pulau ini memiliki keunikan dan keindahan masing-masing terutama pantainya. Hampir semua Pulau di Indonesia terletak di antara atau di tengah lautan. Namun, ada salah satu Pulau di indonesia yang terkenal, dan letaknya bukan di tengah lautan.

Pulau ini terletak di tengah danau. Kita sudah pasti tahu atau pernah mendengar Pulau Samosir. Pulau ini terletak di Danau terbesar di Indonesia, bahkan Danau Toba ini merupakan Danau Vulkanik terbesar di dunia.

Karena Danau Toba merupakan danau vulkanik, Pulau Samosir ini juga disebut sebagai Pulau Vulkanik. Mengapa disebut Pulau Vulkanik?

Menurut penelitian, terbentuknya Danau Toba dan Pulau Samosir akibat letusan gunung berapi maha dahsyat sekitar 69000 sampai 77000 tahun yang lalu dengan skala 8.0 Volcanic Explosivity Index (VEI) . Letusan dengan Skala 8.0 VEI bisa digambarkan  sebagai letusan supervulkanologi yang sangat dahsyat yang memuntahkan lebih dari 1000 km3 material letusan dengan ketinggian letusan mencapai 50km. Waktu itu suhu bumi sangat rendah karena letusan yang mencapai lapisan  toposphere dan stratosphere bumi.

Pulau Samosir ini memiliki luas sekitar 63.000 hektare atau kurang lebih 640 kilometer persegi. Perbedaan luasnya dengan Singapura tidak terlampau jauh sekitar sembilan kilometer persegi, karena Singapura luasnya kurang lebih 72.150 hektar. Sebelum menjadi wilayah otonom tersendiri, Pulau Samosir masuk dalam Kabupaten Toba-Samosir (Tobasa) namun dimekarkan menjadi Kabupaten tersendiri yaitu Kabupaten Samosir.

Di Pulau Samosir sendiri terdiri dari enam kecamatan dari sembilan kecamatan yang terdapat di Kabupaten Samosir.  Karena sangat luas, Pulau Samosir ini masuk dalam 10 Pulau terbesar di dunia yang berada di tengah danau. Pulau Samosir menempati peringkat ke-5 untuk kategori ini.

Agar bisa berkunjung ke Pulau Samosir ini, wisatawan bisa menempuh dengan pesawat terbang ke Bandara Silangit atau Siborong-borong dan juga Bandara Kualanamu. Keduanya berada di Sumatera Utara dimana Pulau Samosir berada.

Dari Bandara Kualanamu ke Pulau Samosir ini, kita harus menempuh perjalanan darat kurang lebih empat sampai lima jam. Dari Bandara Silangit juga tidak terlampau jauh selisih waktunya.

Untuk menyeberang ke Pulau Samosir, kita bisa melalui tiga jalur perairan melalui Danau Toba, diantaranya melalui Pelabuhan Ajibata ke Pelabuhan Tomok, melalui Tigaras menuju Simanindo dan juga dari Muara menuju Nainggolan.

Yang ingin menempuh perjalanan darat, bisa ditempuh melalui jembatan yang dibangun pada masa Belanda. Pilihan perjalanan ini akan membawa Anda melalui Jalan Tele, yaitu jalur yang menghubungan Samosir dengan Kabupaten Humbang Hasundutan.

Sesampai di Pulau Samosir kita akan melihat hamparan indah Danau Toba. Agar bisa melihat danau toba, sebaiknya dari dari Bukit Holbung. Bukit ini berada di Desa Janji Marhatan. Kita bisa melihat  luasnya Danau Toba sembari menyaksikan para nelayan mencari ikan dengan kapal kecilnya. Jika rumput-rumputnya sedang subur berwarna hijau, bukit berubah jadi "Bukit Teletubbies”.

Tidak hanya keindahan alam  saja yang ditawarkan, Pengunjung bisa melihat wisata sejarah yang masih terasa nuansa kebudayaannya. Beberapa diantaranya seperti pertunjukan Sigale-gale dan belajar budaya di Tomok, berkeliling Museum Huta Bolon, dan mengunjungi Makam Raja Sidabutar, serta keunikan Batu Parsidangan.

Ingin berbelanja ulos? Kita bisa mendatangi Desa Lumban Suhi Suhi. Yang ingin memajang foto di Instagram, bisa datang ke Puncak Sidiangkat. Tempat ini sangat indah. Ada juga Air Terjun Binanga Bolon, dan Situmurun Binangalom yang sangat kece.

Masih belum cukup? Anda bisa berkelana sejenak di Goa Marlakkop, bersantai di pemandian air panas, dan masih banyak lagi.

Pesona pulau di tengah danau dengan ketinggian 1000 mdpl ini membuatnya menjadi kunjungan ‘wajib’ bagi para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Jangan heran bila Anda ingin kembali lagi ke tempat ini, saat Anda sudah berada di rumah.

Pulau Samosir memang bukan sekedar masuk Pulau Terbesar di dunia yang berada di tengah danau. Banyak yang bisa dinikmati di sini. Yuk datang ke Pulau Samosir. (K-TB)

Sosial
Wisata
Ragam Terpopuler
Menjaga Kekhidmatan, Pesta Adat Erau dan TIFAF Digelar Terpisah
Pesta tradisional kesultanan Kutai ing Martadipura “Erau” dan Tenggarong Internasional Folk Art Festival digelar terpisah di bulan September. Keduanya dipisah untuk menjaga kekhidmatan tra...
Menikmati Budaya dan Burung Migrasi di Danau Limboto
Satu lagi agenda wisata di September 2019. Sebuah kegiatan festival akan diselenggarakan di Gorontalo. Kegiatan ini adalah Festival Pesona Danau Limboto 2019 yang rencananya diselenggarakan pada 21--2...
Menikmati Keindahan Alam Pantai dan Budaya Nias
Bila Anda masih bingung menentukan tempat mana untuk berlibur dan berwisata pada September nanti, Nias bisa jadikan sebagai pilihan utama. Pasalnya, pada 14 September akan ada puncak acara Sail N...
Hamzah Sang Aulia Lagi Mulia
Penemuan makam Tuan Hamzah dari Pancur jika diperbandingkan dengan catatan penjelajah Ibnu Battuta akan memperkuat beberapa hal. ...
Etika Kepemimpinan Jawa
Demikianlah, menjadi seorang raja dalam konstruksi etika kepemimpinan dalam budaya Jawa dituntut memiliki delapan laku, atau delapan sifat, atau delapan watak, yang bersifat keillahian dengan merujuk ...
Tuan Pancur di Tanah Suci
Jika salinan catatan dari nisan Hamzah Al Fansuri bisa dipastikan kebenarannya, maka bangsa Indonesia harus berterima kasih pada seseorang yang bernama Hassan Mohammed El Hawary. ...
Memilih Akhir Bersama Yang Terkasih
Konon para pengajar Mbah Moen inilah yang menjadi sosok-sosok terkasih yang dicintai Mbah Moen. Sampai-sampai setiap ada kesempatan di musim haji, Mbah Moen selalu pergi haji walaupun dalam kondisi ya...
Leluhur Nusantara di Tanah Tinggi
Siapa sangka pekuburan di tanah tinggi Mekah ternyata menyimpan sejarah ulama Nusantara, bahkan yang lebih lama. Seperti tokoh besar Hamzah Al Fansuri, yang diperkirakan hidup di abad 16, dan Mas'...
Mitos-mitos Dewi Laut di Nusantara
Sekalipun analisis sejarah Pram katakanlah “benar”, bahwa “perkawinan spiritual” Kanjeng Ratu Kidul dengan raja-raja Mataram ialah sekadar upaya membangun legitimasi kekuasaan ...
Festival Lembah Baliem sudah 30 Tahun
Usia Festival sudah termasuk tua, 30 tahun. Tapi Festival Lembah Baliem di Kabupaten Jaya Wijaya ini semakin memikat. ...