Lokasi Kamu : (Showing) Jakarta Kota
Bahasa | English


BATIK NUSANTARA

Batik Ciprat, Warisan Nenek Moyang yang 'Dijaga' Penyandang Disabilitas

Monday, 8 April 2019

Namanya batik Ciprat. Sesuai namanya, cara membuat batik ini dilakukan dengan menciprat-cipratkan larutan malam.


Batik Ciprat, Warisan Nenek Moyang yang 'Dijaga' Penyandang Disabilitas Kain Batik Ciprat. Sumber foto: Batik Ciprat Kulonprogo

Batik diakui sebagai warisan budaya dunia yang berasal dari Indonesia. Seiring perjalanan waktu, banyak perajin batik berinovasi. Salah satunya batik Ciprat. Batik ini unik, apalagi yang buat adalah penyandang disabilitas. 

Dari dulu sejak nenek moyang, batik dibuat secara turun-temurun hingga saat ini. Terdapat lebih dari tiga ribu pola batik klasik atau tradisional di Indonesia. Tentu, disesuaikan dengan kondisi dan potensi masing-masing daerah. 

Di Pulau Jawa, terdapat beranekaragam batik. Seperti batik Pekalongan dengan gaya pesisirnya yang  masih kental dipengaruhi gaya Cina dan Arab. Kemudian batik Solo bergaya pedalaman dengan warna-warna bernuansa alam. 

Lalu batik Cirebon bergaya hampir sama dengan batik Pekalongan tetapi mempunyai variasi warna yang berbeda. Belum lagi batik Jogja, batik Semarang, batik Lasem, batik Madura, batik Baduy dan lain sebagainya.

Sekadar mengingatkan, batik telah diakui dunia sebagai hasil cipta dan karya asli Indonesia. Batik mempunyai hari peringatan sejak pada 2009, yaitu 2 Oktober.

Dari kekayaan batik Indonesia, jenis batik satu ini berbeda dan unik. Namanya batik Ciprat. Sesuai namanya, cara membuat batik ini dilakukan dengan menciprat-cipratkan larutan malam (bahan untuk menggambar kain batik). 

Malam dicipratkan menggunakan tangan, sendok, dan kuas atau lidi. Sehingga dalam pembuatannya dilakukan dengan teknik jumputan dan teknik colet atau kuas.

Perbedaan batik ciprat dengan batik yang lain adalah warnanya yang mencolok. 

Selain itu, motifnya berbeda dengan batik pada umumnya. Yaitu, bintik-bintik. Batik ini dibuat dari kain katun primisima berukuran 1,15 x 2,25 meter. Seperti batik pada umumnya, proses pembuatan batik juga menggunakan remasol, mewarnai dengan waterglass, kemudian direbus, dan dijemur.

Batik Ciprat ini berasal dari Semarang. Tepatnya Jalan Elang Raya No 2 Mangunharjo, Tembalang, Kota Semarang. Pada perkembangannya, batik Ciprat diberi nama seperti nama-nama daerah di Semarang. Sebut saja Kota Lama, Sigar Bencah, Lawang Sewu, Pecinan, dan lain sebagainya. 

Kreatifitas Penyandang Disabilitas 

Siapa sangka batik-batik yang cantik dan indah ini dibuat oleh penyandang disabilitas. Batik tersebut karya asli anak-anak tuna grahita berat, tuna rungu, tuna wicara, autis, dan down syndrome. Dalam membatik, mereka tidak menggunakan pola pasti. 

Semua motif disesuaikan dengan keinginan masing-masing anak. Jadi, hasil dari batik akan berbeda-beda pada setiap pembuatannya.

Batik ini mulai dibentuk pada 2011. Saat itu, seorang guru keterampilan di SLBN Semarang sedang melatih siswa tuna grahita berat membatik. Setelah berusaha berkali-kali, siswa kesusahan membatik menggunakan canting.

Akhirnya, mereka mencipratkan dan meneteskan larutan malam ke kain dengan acak. Jadilah batik mereka menerobos pakem pembuatan batik yang digambar menggunakan canting.

Sampai saat ini, produksi batik masih dilakukan secara handmade oleh siswa-siswi SLBN Semarang. Batik ini diberi merk sederhana, yaitu ESELBENS Poenya yang artinya SLBN Semarang punya. 

Tak hanya di Semarang, batik ini telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Seperti Kalimantan, Jakarta, Papua, Aceh, dan daerah lainnya. Bahkan, rombongan turis dari Eropa dan Asia yang berkunjung, kerap memborong batik Ciprat.

Kini, produksi batik Ciprat dilakukan di banyak daerah. Berawal dari Semarang, jadi inspirasi bagi para penyandang disabilitas untuk berkarya. Antara lain, Jogjakarta, Lampung, Sumsel, dan daerah lainnya. Hasilnya, banyak motif menarik yang sesuai dengan khas daerah masing-masing. (K-IS)

 

Seni
Ragam Terpopuler
3 Pesona Kekayaan Alam Pulau Bangka yang Tiada Duanya
Kekayaan alam di Pulau Bangka yang terletak di pesisir timur Pulau Sumatera ternyata menyimpan berjuta keindahan. Kombinasi pantai dan pegunungan dari pulau penghasil timah ini selalu sukses membuat p...
Negeri Asal Budaya Minangkabau Jadi Desa Terindah di Dunia
Keindahan Desa Nagari Tuo di Indonesia berhasil menyabet gelar desa terindah di dunia versi Majalah Budget Travel dengan kategori World’s Most Picturesque Villages pada tanggal 23 Februari 2012....
Brekecek Pathak Jahan, Sajian Khas dari Cilacap
Sensasi menyedot dan menyeruput bagian pathak ikan jahan itulah yang menjadi seni menyantap kuliner brekecek pathak jahan ini. ...
Daya Pikat Hotspring Tanah Karo
Kolam air panas, bentang alam, udara dingin, suasana perladangan yang kaya tanaman dan dinding gunung menjadi satu potensi alam yang memiliki nilai jual. ...
Bhumi Merapi: Konsep Wisata Berwawasan Lingkungan
Indonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Terbentang pemandangan dan keanekaragaman hayati dari ujung Sabang sampai Merauke. Tentunya melalui kekayaan alamnya ini diharapkan dapat dinikmati se...
Eksotisnya Desa Sentani di Jayapura dengan Berjuta Keunikannya
Ternyata destinasi wisata di Jayapura bukan hanya Raja Ampat. Masih banyak wilayah lokasi wisata lainnya yang tak kalah eksotis, salah satunya Desa Sentani. ...
Ketika Ciliwung Punya Pahlawan Baru
Sebuah harapan besar pun tercanang bahwa akan semakin banyak masyarakat yang hidup di sekitar sungai Ciliwung yang semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan di mana mereka tinggal. ...
Sangiran dan Manusia Jawa
Terinspirasi oleh hipotesa Alfred Russel Wallace, Dubois meyakini asal usul manusia modern terletak di Asia Tenggara, dan mengukuhkan hipotesa itu melalui fosil temuannya di Trinil. ...
Ada Lopes dan Kopi Khas Situbondo di Pasar Panji
Kalau kita sedang melintas dengan jalur darat dari Surabaya ke Bali, kita akan melewati Situbondo ini. Dan tak ada salahnya mampir ke pasar panji. Ada Lopes dan Kopi Khas.  ...
Ke Banyuwangi, Bisa Cicipi Super Ayam Pedas Hingga Nasi Bungkus Khas Banyuwangi
Siapa bilang Banyuwangi tidak punya kuliner Khas? Kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini ternyata menyimpan makanan khas dan ada yang hanya tersedia di Banyuwangi ini saja. ...