Bahasa | English


PILKADA 2020

Aturan Mencoblos di Pilkada Masa Pandemi

9 November 2020, 09:33 WIB

Ada yang berbeda pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang akan digelar 9 Desember 2020. Sederet aturan khusus diberlakukan demi menjamin pelaksanaan protokol kesehatan.


Aturan Mencoblos di Pilkada Masa Pandemi Petugas menggunakan masker, pelindung wajah, dan kaos tangan memberikan surat suara kepada calon pemilih saat simulasi nasional pemungutan suara Pilkada serentak di Kediri, Jawa Timur, Sabtu (31/10/2020). Foto: ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani

Pelaksanaan Pilkada Serentak di 270 daerah di tanah air semula dijadwalkan berlangsung pada September lalu. Namun lantaran pandemi Covid-19 tak kunjung berlalu, Pilkada 2020 ditunda hingga Desember 2020. Pro kontra pun terjadi di masyarakat.

Sejumlah kalangan agaknya masih diliputi kekhawatiran bahwa pelaksanaan tahapan kampanye calon hingga pemungutan suara di bilik suara atau tempat pemungutan suara (TPS) bakal menimbulkan klaster baru kasus Covid-19. Namun demikian, pelaksanaan Pilkada sudah dipastikan akan tetap berlangsung tahun ini.

Pemerintah, DPR bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersepakat membuat aturan baru agar proses Pilkada Serentak 2020 tetap berlangsung sesuai protokol kesehatan. Untuk Pilkada 2020, selain mengatur model kampanye, juga diatur model TPS untuk warga yang datang mencoblos.

Aturan tersebut terdapat dalam perubahan atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 6 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan dalam Kondisi Bencana non-Alam Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Berikut sejumlah aturan yang akan diterapkan saat warga mencoblos di TPS pada Pilkada 2020:

1. Jumlah pemilih per-TPS dikurangi, dari maksimal 800 orang menjadi maksimal 500 orang.

2. Kehadiran pemilih ke TPS diatur jamnya, setiap jam untuk sekian pemilih. Jadi, kehadiran pemilih diatur rata per jam, sehingga tidak menumpuk di pagi hari seperti sebelum-sebelumnya.

3. Ketika pemilih antre di luar maupun saat duduk di dalam TPS diatur jaraknya, minimal 1 meter sehingga tidak terjadi kerumunan.

4. Dilarang bersalaman, terutama antara petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dengan pemilih. Termasuk sesama pemilih.

5. Disediakan perlengkapan cuci tangan portable atau wastafel dengan air mengalir dan sabun di TPS, bagi pemilih sebelum dan sesudah mencoblos.

6. Petugas KPPS mengenakan masker selama bertugas, disiapkan masker pengganti sebanyak tiga buah selama bertugas. Pemilih diharapkan membawa masker sendiri dari rumah. Di area TPS hanya disediakan cadangan dalam jumlah terbatas.

7. Petugas KPPS mengenakan sarung tangan selama bertugas. Setiap pemilih disediakan sarung tangan plastik (sekali pakai) di TPS.

8. Petugas KPPS mengenakan pelindung wajah (face shield) selama bertugas.

9. Saksi dan pengawas TPS yang hadir di TPS mengenakan masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu, dan sarung tangan sekali pakai.

10. Setiap pemilih diharapkan membawa alat tulis sendiri dari rumah untuk menuliskan atau memberikan tanda tangan dalam daftar hadir. Dengan cara ini, satu alat tulis tidak dipakai bergantian oleh ratusan orang.

11. Di setiap TPS disediakan tisu kering untuk pemilih yang selesai mencuci tangan sebelum maupun sesudah mencoblos di TPS.

12. Petugas KPPS yang bertugas di TPS harus menjalani rapid test sebelum bertugas, sehingga diyakini sehat/tidak membahayakan pemilih selama bertugas.

13. Setiap pemilih yang akan masuk ke TPS dicek suhu tubuhnya. Jika suhunya di bawah standar, dibolehkan untuk mencoblos di dalam TPS.

14. Lingkungan TPS didesinfeksi sebelum maupun sesudah proses pemungutan dan penghitungan suara. Desinfeksi akan dilakukan secara berkala setiap pergantian mekanisme pemilih yang datang.

15. Setiap pemilih yang selesai mencoblos tidak lagi mencelupkan jari ke dalam botol tinta, tetapi tintanya akan diteteskan oleh petugas.

16. Jika ada pemilih bersuhu tubuh di atas standar (di atas suhu 37,3 derajat celsius), maka dipersilakan untuk mencoblos di bilik suara khusus, yang berbeda dengan bilik suara di dalam TPS, namun masih di lingkungan TPS tersebut.

 

Jika ingin mengecek lebih lanjut soal peraturan baru soal tahapan Pilkada 2020 di masa pandemi Covid-19 silakan mengakses https://jdih.kpu.go.id. 

Masyarakat juga bisa mengecek informasi terbaru dari laman KPU, Bawaslu maupun Kemendagri terkait Pilkada 2020. Kantor KPU daerah serta kecamatan dan kelurahan juga disediakan Posko Layanan Pilkada 2020 bagi masyarakat yang ingin mencari informasi maupun advokasi layanan kepemiluan.

 

 

Penulis: Kristantyo Wisnubroto
Editor: Firman Hidranto/Elvira Inda Sari
Redaktur Bahasa: Ratna Nuraini

 

Bawaslu
Covid-19
KPU
Pandemi Covid-19
Pemilihan Kepala Daerah
Pemungutan Suara
Pilkada 2020
Pilkada Serentak 2020
PKPU No 6 Tahun 2020
Protokol Kesehatan
Layanan Terpopuler
Pemerintah Beri Subsidi bagi Guru Honorer, Begini Cara Pencairannya
Pemerintah berikan bantuan subsidi bagi para guru dan tenaga pendidik non-PNS, baik di sekolah negeri maupun swasta. ...
Aturan Mencoblos di Pilkada Masa Pandemi
Ada yang berbeda pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang akan digelar 9 Desember 2020. Sederet aturan khusus diberlakukan demi menjamin pelaksanaan protokol kesehatan. ...
Layanan Pajak di Masa Pandemi
Sejak 1 September 2020, masyarakat yang ingin mendapatkan layanan tatap muka di kantor pajak wajib mengambil nomor tiket antrean secara online. ...
Memastikan Subsidi Gaji Masuk ke Rekening
Awal November merupakan jadwal realisasi penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) gelombang II. Pengecekan pun segera dapat dilakukan. ...
Menjaga Aman saat Liburan Tiba
Liburan itu penting, tapi agar tidak menimbulkan masalah, haruslah tetap mematuhi protokol kesehatan. ...
Mengurus Visa di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru
Fasilitas bebas visa kunjungan dan visa kunjungan saat kedatangan (visa on arrival) ditiadakan selama pandemi Covid-19. ...
Sudahkah Anda Terdaftar Sebagai Pemilih di Pilkada 2020?
Sebelum jalan ke bilik suara Pilkada 2020, sebaiknya mengecek status Anda dan keluarga di Daftar Pemilih Tetap (DPT). ...
Cara Akses Sertifikasi Standar Kebersihan Pelaku Wisata
Program Sertifikasi Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability (CHSE) merupakan salah satu strategi menghadapi masa adaptasi kebiasaan baru di sektor parekraf. ...
Oktober 2020, Waktunya Klaim Token Listrik Gratis
Pelanggan rumah tangga dengan daya 450 VA dan 900 VA bersubsidi serta pelanggan berkategori sosial dan bisnis kecil berhak mengklaim token listrik gratis, sekarang! ...
Mengecek Sendiri Apakah Terdaftar Sebagai Penerima Bansos
Sudahkah Anda telah terdaftar sebagai penerima bansos tunai? Silakan dicek melalui tautan https://cekbansos.siks.kemsos.go.id. ...