Bahasa | English


COVID-19

Cara Melindungi Lansia dari Virus Corona

5 May 2020, 08:50 WIB

Orang lanjut usia (lansia) lebih rentan terinfeksi virus corona dibanding dewasa maupun anak-anak.


Cara Melindungi Lansia dari Virus Corona Warga penghuni panti jompo Rumoh Seujahtra Geunaseh Sayang menggunakan masker yang didistribusikan oleh pemerintah di Banda Aceh, Aceh, agar terlindungi dari wabah Covid-19, Jumat (1/5/2020). Foto: ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

Jumlah penderita dan kasus kematian akibat infeksi virus corona setiap harinya terus meningkat. Data Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO)menunjukkan virus SARS COV-2 atau yang lazim disebut corona banyak menyebabkan infeksi berat dan kematian pada orang lanjut usia (lansia) dibandingkan orang dewasa atau anak-anak. Sekitar 22% kematian yang terjadi akibat corona adalah lansia yang berumur di atas 80 tahun.

Hal itu terjadi karena sistem imunitas pada lansia tidak mampu bekerja sekuat seperti saat masih muda. Sebab, sejalan dengan bertambahnya usia, tubuh juga akan mengalami penurunan fungsi organ. Penurunan kekebalan akibat proses penuaan, di antaranya mulai dari menurunnya produksi pigmen warna rambut, produksi hormon, kekenyalan kulit, massa otot, kepadatan tulang, kekuatan gigi, hingga fungsi organ-organ tubuh.

Selain itu, tidak sedikit lansia yang memiliki penyakit kronis, seperti penyakit jantung, diabetes, asma, atau kanker. Hal ini bisa meningkatkan risiko atau bahaya infeksi virus corona. Komplikasi yang timbul akibat Covid-19 juga akan lebih parah bila penderitanya sudah memiliki penyakit-penyakit tersebut.

Bukan hanya menyebabkan gangguan pada paru-paru, infeksi virus corona juga bisa menurunkan fungsi organ-organ tubuh lainnya, sehingga kondisi penyakit kronis yang sudah dimiliki penderita akan semakin parah, bahkan sampai mengakibatkan kematian. Pada penderita kanker, misalnya. Penyakit kanker sendiri dapat melemahkan sistem imun sehingga penderitanya tidak mampu menangkal serangan virus corona, ditambah lagi efek samping kemoterapi yang juga dapat menekan sistem kekebalan tubuh. Dalam keadaan seperti ini, virus corona akan lebih mudah berkembang dan menyebabkan gangguan pada berbagai organ tubuh.

Pada penderita gagal jantung, di mana jantungnya sudah mengalami kepayahan dalam memompa darah, gangguan paru-paru akibat infeksi virus corona akan membuat jantung harus bekerja lebih keras untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Hal ini tentu dapat memperburuk kondisi jantung.

 

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk melindungi lansia dari penularan virus corona:

  1. Mencuci tangan secara teratur dengan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60%
  2.  Menggunakan masker saat sedang sakit
  3.  Menghindari kontak dengan orang yang sakit
  4.  Pastikan mereka tetap berada di rumah, kecuali dalam keadaan terpaksa harus menemui dokter di rumah sakit. Usahakan untuk urusan belanja dilakukan oleh anggota keluarga lain.. Menghindari pergi ke tempat-tempat yang ramai, seperti pusat perbelanjaan, terminal, atau stasiun
  5.  Tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut sebelum mencuci tangan
  6.  Mengonsumsi obat secara rutin untuk penyakit yang diderita
  7. Mengunjungi dokter untuk kontrol sesuai jadwal
  8. Jika tinggal di rumah yang berbeda dari kakek, nenek, dan orang tua, sebaiknya jangan mengunjungi mereka untuk sementara waktu. Termasuk jangan melakukan aktivitas pulang kampung untuk saat ini. Sebab siapa saja, termasuk kita dapat menjadi pembawa virus (virus carrier). Namun, jika tinggal bersama mereka dalam satu rumah, pastikan saat melakukan aktivitas di rumah dapat menjaga jarak maksimal. Usahakan menggunakan barang, serta tempat tidur yang terpisah.
  9. Hal yang harus diperhatikan kembali adalah, ada baiknya jika orang tua tidak bersentuhan, berinterkasi dekat, salaman, dan berpelukan dengan anggota keluarga lain. Pasalnya, siapa saja dapat berpotensi sebagai pembawa virus.
  10.  Cek kelengkapan persediaan obat dan vitamin di rumah. Pastikan orang tua, kakek, dan nenek, makan makanan yang bergizi. Selain itu, jangan lupa untuk melakukan aktivitas fisik ringan serta menjaga kebersihan tubuh.

 

 

Penulis : Eri Sutrisno
Editor: Putut Tri Husodo/Elvira Inda Sari
Redaktur Bahasa: Ratna Nuraini

Corona
Covid-19
Dampak Covid-19
Diagnosis Covid-19
Jenazah Covid-19
Lansia
LawanCovid19
Obat Covid-19
Penanganan Covid-19
Positif Covid-19
Layanan Terpopuler
Prosedur Izin Keluar Masuk DKI Jakarta
Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan ketentuan bagi masyarakat yang keluar dan masuk wilayah ibu kota selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM) dapat diurus secar...
Protokol Kepulangan WNI dari Luar Negeri
Di tengah pandemi dan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah daerah, sejumlah pekerja Indonesia di luar negeri mulai berdatangan. Pemerintah tak mau kecolongan. ...
Bijak Kelola THR di Era Pandemi
Perlu menggunakan Tunjangan Hari Raya (THR) sewajarnya dan tidak boros. Di samping itu, jangan biarkan pendapatan tambahan ini berlalu tanpa makna. ...
Fatwa Salat Idulfitri dari MUI
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang salat Idulfitri di musim pandemi Covid-19 ini. Umat Muslim bisa melakukan salat sendiri di rumah. ...
Aplikasi 10 Rumah Aman Agar Betah di Rumah
Pemerintah meluncurkan sejumlah aplikasi untuk membendung penyebaran corona. Aplikasi 10 Rumah Aman bisa menjadi teman agar Anda tetap betah di rumah. ...
Kapan Nikah? Cek di siapnikah.org
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) meluncurkan situs siapnikah.org. Situs ini untuk menyiapkan warga negara yang akan membangun rumah tangga. ...
Mesin Pintar Dukung Penerapan PSBB
Di sejumlah daerah yang sudah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diketahui warganya masih belum patuh. Untuk mendukung penerapan PSBB, pemerintah meluncurkan mesin pintar bernama &ldqu...
Cara Melindungi Lansia dari Virus Corona
Orang lanjut usia (lansia) lebih rentan terinfeksi virus corona dibanding dewasa maupun anak-anak. ...
Cara Ajukan Klaim Perawatan Rumah Sakit Pasien Covid-19
Biaya perawatan seluruh pasien Covid-19 di Indonesia dibebankan pada anggaran Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB). Jika pasien telanjur membayar, rumah sakit harus mengembalikan ke pasien. ...
Ini Protokol Pulang Kampung Saat Pandemi
Sejumlah perantau sudah berbondong-bondong pulang kampung (pulkam) sebelum pemerintah melarangnya. Mereka yang sudah telanjur pulkam, wajib mematuhi protokol ini. ...