Bahasa | English


PEMILU 2019

Memancing Decak Kagum Para Pemantau Dunia

29 May 2019, 00:00 WIB

Pemantau dari seluruh dunia tumplek blek di Indonesia untuk memantau proses pemilu yang merupakan salah satu pemilu paling rumit sekaligus adil di dunia. Indonesia patut berbangga dengan keberhasilan yang luar biasa ini.


Memancing Decak Kagum Para Pemantau Dunia Suasana Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan dan Perolehan Suara Tingkat Nasional Dalam Negeri dan Penetapan Hasil Pemilu 2019 di Jakarta, Sabtu (18/5/2019). Sumber foto: Antara Foto

Ada ratusan pemantau asing yang antusias menyaksikan langsung jalannya pemilu di Indonesia. Menurut catatan Bawaslu, sekitar 138 pemantau terakdreditasi dari 33 negara di seluruh dunia. Banyaknya jumlah pemantau ini, menurut catatan Bawaslu, merupakan pemantau terbanyak dalam sejarah pemilu di Indonesia.

Memang Pemilu kali ini menyedot banyak perhatian dunia. Bukan hanya dinamika politiknya, tetapi lebih pada proses penyelenggaraan yang mencengangkan. Bayangkan, dengan luas wilayah terbagi menjadi tiga zona waktu, Indonesia melaksanakan waktu pemungutan suara sekitar enam jam.

Yang menarik, meski waktunya sangat pendek, partisipasi publik sangat tinggi. Tercatat 81% masyarakat datang ke TPS untuk memberikan suaranya. Padahal KPU hanya berani mematok target 77,5%. Bandingkan dengan Pemilu 2014 dengan tingkat partisipasi hanya 70%.

Perbaikan Pemilu 2019 sebetulnya juga tercermin dari jumlah gugatan yang masuk ke Mahkamah Konstitusi. Sebagai pilar terakhir yang menangani perkara Pemilu, banyaknya jumlah perkara yang masuk ke MK adalah cerminan kualitas penyelenggaraan Pemilu.

Pada Pemilu 2019 ini jumlah perkara yang terdaftar ke MK hanya sebanyak 340 perkara, yang terdiri dari 229 gugatan Pileg, 1 gugatan Pilpres, dan 10 gugatan pemilihan DPD. Padahal pada 2014, jumlah perkara yang masuk ke MK bisa mencapai 903 perkara. Angka itu sebetulnya meningkat dibanding Pemilu 2009 yang memiliki 628 perkara di MK.

Menurunnya perkara yang masuk ke MK, sebetulnya bisa dijadikan salah satu indikasi bahwa Pemilu 2019 jauh lebih baik dari pemilu sebelumnya. Demikian juga dengan keseriusan Bawaslu menegakkan hukum. Pada Pemilu kali ini, misalnya, ada beberapa caleg dari partai yang harus masuk penjara karena melakukan money politic.

Dari sisi perhitungan suara memang boleh dibilang pilpres di Indonesia paling terjamin keabsahannya. Ini dikarenakan KPU menggunakan sistem perhitungan manual berjenjang yang pada setiap jenjangnya melibatkan sebesar-besarnya partisipasi publik.

Di level tempat pemungutan suara (TPS), panitia pemilih, saksi dari berbagai partai dan masyarakat melihat langsung proses perhitungan suara secara terbuka. Hasil perhitungan tersebut dicatatkan ke dalam formulir C1 ukuran plano yang informasinya bisa diakses oleh siapa saja. Masyarakat bisa memotret hasil itu untuk dijadikan pegangan. Demikian juga saksi dari parpol maupun capres.

Perhitungan di TPS adalah proses penghitungan paling awal. Dari sana seluruh kotak suara hasil perhitungan itu dikirim ke kelurahan. Berbeda dengan Pemilu 2014 yang menggelar ada perhitungan juga di tingkat kelurahan, pada Pemilu 2019 ini kelurahan hanya dijadikan tempat transit kotak suara sebelum dikirim ke kecamatan,

Nah, di kecamatan inilah dilakukan perhitungan tingkat kecamatan dengan melakukan tabulasi dari hasil masing-masing TPS. Hasil dari tabulasi itu kemudian dilakukan sidang pleno untuk mendapat persetujuan.

Proses ini terus berlanjut ke perhitungan suara tingkat kabupaten/kota, tingkat provinsi, dan nasional. Artinya, KPU menerapkan sistem perhitungan manual berjenjang untuk menjamin tingkat akurasi, keterbukaan, dan keadilan.

Sementara untuk memenuhi hak publik terhadap keterbukaan informasi, KPU menyiapkan sebuah situs terbuka yang melakukan update terhadap informasi perhitungan suara di masing-masing tingkatan. Inilah yang dikenal dengan sistem perhitungan online, yang fungsinya sebagai alat bantu saja.

Melihat dari terbuka dan berjenjangnya proses perhitungan suara, wajar saja jika KPU begitu percaya diri dengan keterbukaan dan pelaksanaan pemilu yang adil, yang sudah digelarnya.

Keberhasilan pemilu bukan saja keberhasilan KPU sebagai penyelenggara, juga keberhasilan seluruh masyarakat dalam membiasakan diri menjalani sebuah tradisi demokrasi. (E-1)

Sosial
Narasi Terpopuler
Tertahan di Hulu, Hilir Jadi Pilihan
Menteri ESDM mengatakan target serapan pasar domestik untuk batu bara bisa tercapai. Menteri Luhut Binsar Panjaitan menawarkan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah. ...
Potret Rinci Dampak Pandemi
Sekitar 82% dari semua unit usaha di Indonesia mengalami penurunan pendapatan akibat pandemi. Sedangkan 35% harus mengurangi pegawai. Yang tumbuh di tengah pandemi hanya 2%. ...
Panas Bumi Tumpuan Energi Masa Depan
Panas bumi diyakini bakal menjadi salah satu sumber penting penyediaan energi listrik ke depan. Baru 8,9 persen potensi alam yang termanfaatkan. ...
Bangkit Setelah Diterjang Dua Badai
Setelah dihantam badai ganda, perang dagang Amerika vs Tiongkok dan pandemi, permintaan timah di pasar dunia merambat naik. Harga timah bangka bergerak menuju normal. ...
Pemulihan Ekonomi Tetap jadi Prioritas
Pagu anggaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) naik tipis di 2021. Tapi masih jauh dari perencanaan sebelumnya. Sehingga perlu penajaman program prioritas. ...
Mengejar Penyerapan, Meluaskan Sasaran
Bank Dunia menilai komitmen Indonesia cukup baik dalam penanganan Covid-19 dengan meningkatkan program perlindungan sosial reguler sebesar 28,01% menjadi 59,19%. ...
Luapan Badai nan tak Kunjung Melandai
Asia Selatan-Tenggara menjadi zona paling aktif dalam penularan Covid-19. Eropa kembali menggeliat naik. Amerika, Afrika, dan Pasifik Barat menyusut. Angka kematian menurun. ...
Solusi Mengatasi Ketimpangan Sinyal
Pencanangan Preparatory Work Agreement (PWA) Proyek Satelit Multifungsi Republik Indonesia (Satria) menjadi bukti investasi telekomunikasi di Indonesia masih bergairah. ...
Buah Segar Indonesia Melaju ke Pasar Dunia
Selama wabah pandemi permintaan buah dan sayur cukup meningkat. Masyarakat mencari makanan sehat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. ...
Menanti Tanam Jagung Panen Sapi
Memanfaatkan lahan keringnya, Pemprov NTT menggalakkan gerakan Menanam Jagung Panen Sapi. Targetnya, ketahanan pangan menguat, pakan sapi tersedia, dan rakyat lebih sejahtera. ...