Lokasi Kamu : (Showing) Jakarta Kota
Bahasa | English


MENGUBAH DATA PASPOR

Cara Mengubah Data Diri di Paspor

19 May 2019, 00:00 WIB

Paspor adalah dokumen yang sangat penting untuk bepergian ke mancanegara. Tanpa paspor, sudah pasti kamu akan ditolak jika hendak masuk ke negara lain.


Cara Mengubah Data Diri di Paspor Ilustrasi. Sumber foto: Istimewa

Paspor merupakan dokumen resmi dari pihak imigrasi yang digunakan sebagai identitas kita saat tinggal di luar negeri. Mengingat paspor adalah dokumen yang penting, pihak imigrasi lantas memberikan kemudahan dengan sistem antrean online yang membuat pengguna tak perlu lagi antre berjam-jam di kantor imigrasi. Proses pencetakan paspor juga tidak memerlukan waktu lama, setelah semua dokumen yang dibutuhkan telah lengkap setidaknya tiga hari kemudian paspor sudah dapat diberikan kepadamu.

Tapi bagaimana jika dalam proses pencetakan paspor ternyata terdapat kekeliruan? Salah menulis nama atau alamat tempat tinggal contohnya. Untuk memfasilitasi kesalahan seperti itu, Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) telah mengatur lewat Permenkumham Nomor 8 Tahun 2014 tentang Paspor Biasa dan Surat Perjalanan Laksana Paspor. Pada Pasal 24 diatur soal prosedur perubahan data di paspor biasa. Dalam aturan tersebut, perubahan data pemegang Paspor biasa yang meliputi perubahan nama atau perubahan alamat, kamu dapat mengajukan permohonan perubahan data Paspor biasa kepada Kepala Kantor Imigrasi atau Pejabat Imigrasi.

Berikut prosedur perubahan data paspor biasa menurut Permenkumham Nomor 8 Tahun 2014:

  1. pengajuan permohonan;
  2. persetujuan Kepala Kantor Imigrasi atau Pejabat Imigrasi; dan
  3. pencetakan perubahan data pada halaman pengesahan.

Berikut adalah rincian dokumen untuk pengurusan perubahan data di paspor:

  1. KTP asli dan fotokopi
  2. Kartu Keluarga asli dan fotokopi
  3. Akte Kelahiran/Ijazah asli dan fotokopi
  4. Paspor asli dan fotokopi
  5. Formulir Imigrasi (biasanya disediakan di koperasi kantor imigrasi)

Ada dua cara untuk mengganti data identitas yang keliru di paspor. Pertama, bisa melalui endorsement atau penambahan nama pada halaman 4 paspor. Kelemahan dari sistem endorsement, ada beberapa negara yang tak menerima adanya catatan khusus tersebut. Adapun cara kedua adalah dengan mengganti dan mencetak ulang paspor. Cara kedua ini lebih rumit dan membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan cara pertama.

Prosedur untuk mendapatkan endorsement terbilang simpel. Jika dilakukan secara online (lewat laman Ditjen Imigrasi), proses pengajuan endorsement bisa dilakukan di Kantor Imigrasi mana pun. Namun jika dilakukan dengan walk-in atau datang langsung, pengurusan endorsement hanya bisa dilayani di Kantor Imigrasi tempat paspor diterbitkan.

Berikut prosedur permohonan endorsement untuk mengubah data di paspor:

  1. Datang ke Kantor Imigrasi
  2. Mengisi formulir bermaterai 6.000 yang biasanya disediakan di tempat fotokopi Kantor Imigrasi
  3. Menuju loket informasi, sampaikan tujuan kamu ingin meminta endorsement karena terjadi kesalahan
  4. Serahkan semua dokumen plus paspor asli ke petugas, tunggu hingga nama kamu dipanggil
  5. Tak sampai satu hari catatan endorsement akan ada di halaman 4 paspormu dengan koreksi yang diberikan oleh pihak imigrasi

Ada juga cara kedua yaitu penggantian paspor yang harus melalui proses lebih panjang. Berikut prosedur penggantian paspor untuk mengubah kesalahan nama atau alamat:

  1. Datang ke Kantor Imigrasi, sampaikan tujuanmu untuk mengganti paspor karena ada kesalahan
  2. Kamu akan diarahkan untuk menjalani pemeriksaan tentang alasan penggantian paspor untuk mendapatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP)
  3. Dalam proses BAP, kamu akan diwawancarai oleh penyidik soal kesalahan yang terdapat di paspor
  4. Wawancara, foto, dan biometrik untuk proses pembuatan paspor baru
  5. Jika BAP telah selesai, kamu akan mendapat Berita Acara Pendapat (Bapen) yang diberikan oleh penyidik
  6. Bapen tersebut biasanya dikeluarkan bersamaan dengan persetujuan dari Kepala Kantor Imigrasi. Jika ada perubahan data pada nama (seperti penggantian, penambahan, penghapusan maupun memperbaiki ejaan), biasanya akan diminta surat pernyataan dari Dinas Catatan Sipil kota tempat KTP diterbitkan
  7. Setelah mendapat persetujuan dari Kepala Kantor Imigrasi, dokumen perubahan data di paspormu akan diajukan ke Kepala Kantor Wilayah untuk disetujui
  8. Usai proses wawancara dan foto, kamu akan menerima tanda bukti setor untuk biaya pembuatan paspor baru
  9. Terakhir, usai membayar sejumlah uang, paspormu akan diverifikasi oleh Ajudikator Pusat untuk kemudian diterbitkan paspor baru
  10. Setelah melewati seluruh proses itu, paspor kamu sudah bisa diambil sendiri maupun diwakilkan anggota keluarga dalam satu Kartu Keluarga (KK). Pengambilan paspor juga bisa diwakilkan oleh orang lain. Hanya saja si pengambil paspor harus membawa tanda bukti pembayaran, surat kuasa, dan KTP asli pemilik paspor

Jika menggunakan cara kedua atau pergantian paspor, setidaknya memerlukan waktu lebih dari 15 hari untuk mencapai tahap Ajudikator Pusat. Setelah disetujui oleh Ajudikator Pusat, paspor baru bisa selesai dalam 3 hari kerja. Bahkan menurut informasi, pembuatan paspor baru ini bisa memakan waktu lebih dari satu bulan.

Layanan
Layanan Terpopuler
Layanan Legalisasi Dokumen Kemenlu
Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan permohonan legalisasi dokumen, Kementerian Luar Negeri RI telah menerapkan prosedur permohonan layanan legalisasi melalui aplikasi berbasis android. Layanan ...
SaPa Kemendagri
SaPa Kemendagri merupakan aplikasi pengaduan dan aspirasi yang dioperasikan oleh Kemendagri. Melalui SaPa, masyarakat dapat membuat pengaduan dan menyatakan aspirasi terhadap layanan yang diberikan ol...
Cara Pasang Sambungan Sementara Listrik PLN
Tak perlu khawatir karena Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyediakan layanan penyambungan sementara untuk kebutuhan daya listrik yang besar. ...
Izin Memelihara Hewan Langka
Hewan langka wajib dijaga dan dilestarikan. Secara umum, hal tersebut menjadi perhatian pemerintah melalui Balai Konservasi atau pun Suaka Margasatwa. ...
Call Center Polri 110
Untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan secara mudah, responsif, dan tidak diskriminatif, Polri pun memiliki layanan Call Center Polri 110. ...
Serempak, Seputar Perempuan dan Anak, Kementerian PPPA
Serempak merupakan media interaktif sebagai wadah kerja sama multi-stakeholder dan untuk Meningkatkan akses perempuan pada TIK (teknologi informasi dan komunikasi). ...
Izin Memiliki Senjata
Warga sipil boleh memiliki senjata api (senpi) sebagai alat pertahanan diri. Namun, kepemilikan senjata api ini harus sesuai dengan syarat dan ketentuan yang sudah ditetapkan Kepolisian Republik Indon...
Tarif Preferensi Free Trade Agreement (FTA)
Perjanjian perdagangan tersebut memungkinkan Indonesia untuk memperoleh manfaat dari pemberlakuan tarif preferensi, misalnya untuk menekan biaya produksi sehingga dapat meningkatkan daya saing industr...
Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP)
Satu dari beberapa bagian penting dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), seperti dikutip dari situs resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi (Kem...
Prosedur Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional
Gelar pahlawan nasional diberikan kepada warga Negara Indonesia atau seseorang yang berjuang melawan penjajahan di wilayah yang sekarang menjadi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang gugur a...