Bahasa | English


Infopublik.id
Pasien BPJS

APM Persingkat Antrean Pasien BPJS

7 January 2019, 19:40 WIB

Inovasi penggunaan teknologi modern di setiap fasilitas pelayanan publik, terbukti membawa dampak positif bagi masyarakat ketika berada ditempat tersebut.


APM Persingkat Antrean Pasien BPJS Ilustrasi. Sumber foto: Dok BPJS

Pengamatan InfoPublik di Rumah Sakit Hermina Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (25/12) ada perangkat Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) yang memudahkan pasien pengguna BPJS Kesehatan untuk mendaftarkan diri ke klinik dokter. Hal ini tentu disambut positif bagi pasien dengan jaminan pemerintah itu, karena dapat mempersingkatkan waktu saat melakukan pendaftaran.

Ketika pasien BPJS Kesehatan melakukan pendaftaran memerlukan waktu yang cukup lama, karena jumlah pasien bisa mencapai ratusan orang dalam satu hari. Biasanya pasien mendaftarkan diri secara manual dengan mengantre di loket pendaftaran untuk ke dokter yang dituju.

Antrean diloket ini, bisa membuat pasien menunggu satu hingga dua jam demi mendapatkan nomor urut ke dokter yang dituju. Selesai, proses pendaftaran pasien baru mendapatkan nomor urut ke dokter yang sesuai dengan keinginannya.

Teknologi APM memotong alur pendaftaran yang biasanya dilakukan secara manual melalui loket pendaftaran kini bisa langsung mendaftarkan ke klinik spesialis tujuan. Cara menggunakan perangkat ini cukup mudah, bila pasien belum terdaftar maka perlu melengkapi persyaratan sebagai berikut: 

  1. Fotokopi KTP
  2. Fotokopi Kartu BPJS
  3. Fotokopi Rujukan Fasilitas Kesehatan (Faskes) 1
  4. Fotokopi Kontrol Kunjungan/Rekomendasi

Setelah melengkapinya, maka pasien BPJS telah terdaftar dalam sistem di rumah sakit terkait. Ketika kunjungan selanjutnya pasien tidak perlu mengantre pendaftaran, bisa langsung ke klinik dokter tujuan.

Bila sudah terdaftar, mekanisme pendaftaran diatas bisa dilakukan dengan tiga cara yakni langsung ke APM untuk menscan kartu BPJS, masukkan kode BPJS, kemudian bisa langsung manual ke loket pendaftaran.

Pasca, identitas dikenali oleh sistem, pasien BPJS dapat mengkormasi di APM jika data yang ditampilkan sesuai dengan dokumen yang dilampirkan. Kemudian, pasien bisa langsung mencetak nomor urut klinik tujuan di APM yang tersedia didepan loket pendaftaran.

 

 

Layanan Terpopuler
Cara Melacak Barang Kiriman Lewat Bea Cukai
Untuk melakukan impor barang, penduduk Indonesia harus melalui pintu masuk bernama Bea Cukai. ...
Cara Mengecek Keaslian Sertifikat Tanah
Permasalahan seputar keaslian sertifikat tanah umumnya disebabkan kecerobohan masyarakat sebelum proses transaksi berjalan. Di Indonesia, permasalahan yang paling sering terjadi ialah sertifikat bodon...
Aturan Barang Bawaan Masuk ke Indonesia
Ada ketentuan yang harus dipatuhi terkait barang bawaan penumpang yang masuk ke Indonesia. ...
Cara Mengecek Legalitas Ponsel
Pemerintah telah resmi mengeluarkan peraturan untuk memerangi ponsel ilegal masuk ke Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mulai memberlakukan aturan tentang Internation...
Aplikasi "sikapiuangmu" OJK
Aplikasi "Sikapiuangmu" adalah Aplikasi ponsel yang dibangun sebagai alat untuk membantu Anda merencanakan keuangan dan melacak pengeluaran Anda dengan bijak. ...
E-SKA, Surat Keterangan dari Kementerian Perdagangan
Surat Keterangan Asal (SKA) atau biasa disebut Certificate of Origin (COO) adalah merupakan sertifikasi asal barang, di mana dalam sertifikat tersebut dinyatakan bahwa barang/komoditas yang diekspor a...
Beda Perpanjang Dengan Ganti Paspor
Proses perpanjangan paspor lebih mudah dibandingkan mengganti paspor. Hal itu berkaitan dengan kelengkapan yang akan dibawa. ...
Prosedur Memulangkan Jenazah dari Luar Negeri ke Indonesia
Beberapa syarat wajib dipenuhi oleh orang yang mengurus kepulangan jenazah dari Luar Negeri ke Indonesia. ...
Aturan WNA yang Akan Menikah dengan WNI
Bagi pasangan yang menikah beda negara (WNI dengan WNA), sejumlah persyaratan yang diminta akan sedikit lebih rumit dan membutuhkan waktu yang cukup panjang untuk mempersiapkannya. Ini karena diperluk...
Tilang Elektronik (E-Tilang)
Polda Metro Jaya mulai melakukan sistem tilang elektronik alias E-Tilang untuk para pengendara di Jakarta. Langkah ini diharapkan bisa menekan angka pelanggaran lalu lintas di Ibu Kota. ...