Bahasa | English


PANDEMI COVID-19

Sejiwa, Layanan Konseling untuk Sehat Jiwa

30 April 2020, 08:11 WIB

Pandemi Covid-19 menyebabkan sebagian orang mengalami guncangan psikologi. Pemerintah menyediakan layanan konseling bagi mereka yang membutuhkan.


Sejiwa, Layanan Konseling untuk Sehat Jiwa Pekerja berjalan di trotoar Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (8/4/2020). Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Tiga belas hari setelah ditemukannya kasus 1 dan 2 atau tepatnya pada 15 Maret 2020, Presiden Joko Widodo meminta agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah. "Saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah," ujar Jokowi dalam konferensi pers di Istana Bogor, Minggu (15/3/2020).

Sejak anjuran itu diumumkan, sejumlah perkantoran pemerintah maupun swasta mulai meminta karyawannya untuk bekerja dari rumah. Begitu juga sekolah. Anak didik diminta mengikuti pembelajaran daring dari rumah. Artinya kurang lebih 1,5 bulan masyarkat melakukan semua aktivitas dari rumah.

Pada minggu-minggu pertama mungkin sebagian masih senang karena bisa bekerja dan berkumpul dengan keluarga. Namun begitu masuk minggu kedua dan seterusnya, sebagian sudah merasa jenuh, bosan, dan juga stres.

Selain membatasi ruang gerak, pandemi covid-19 ini juga menyebabkan sebagian orang kehilangan pekerjaan. Tentu ini juga menjadi masalah tersendiri. Sudah jatuh tertimpa tangga.

Dalam catatan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, hingga 9 April 2020 terdapat 1.506.713 orang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan. Empat hari kemudian jumlah itu bertambah. Pada Senin (13/4/2020) Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengungkapkan, ada 1,6 juta warga terkena PHK dan dirumahkan.

Kehilangan pekerjaan bisa melelahkan secara emosional. Apalagi mengalaminya di saat lingkungan sekitar sedang dalam keadaan penuh ketidakpastian. Hal ini dapat menambah lebih banyak tekanan. "Kita harus menghadapi stres yang semakin akut karena situasi tak menentu ini," ujar Adam Benson, psikolog dari New York, Amerika Serikat.

Kata Adam, kehilangan pekerjaan kerap kali menghasilkan duka, sama seperti saat seseorang kehilangan kekasih. Tahapan emosional dalam berduka pun sama, diawali dengan kekagetan dan penyangkalan, lalu rasa marah dan menawar, kemudian diakhiri dengan penerimaan dan harapan.

Menurut psikolog Universitas Sebelas Maret (UNS) Laelatus Syifa, ada tiga efek psikologis pandemi corona ini, yakni krisis, uncertainty (ketidakpastian), dan loss of control. Efek krisis biasanya datangnya tiba-tiba. Untuk efek ketidakpastian, kata dia, umumnya dirasakan seseorang dengan kekhawatiran kapan kondisi seperti ini bakal berakhir.

Sedangkan efek loss control, biasanya orang hanya dapat melihat atau mendengar tanpa bisa melakukan hal apapun. "Permisalan dari efek loss of control ini adalah kita bisa melihat bahwa angka kematian terus naik, tetapi tidak bisa berbuat apa-apa," ujar Latus. Tiga efek itu akan memicu munculnya stres. Jika tekanan makin besar, kata dia, bisa memunculkan ketidakpatuhan seseorang untuk menaati aturan.

Menyadari akan banyaknya tekanan hidup ini, Kantor Staf Presiden (KSP), Rabu (29/4/2020), meluncurkan layanan bantuan konsultasi psikologi untuk sehat dan jiwa atau Sejiwa. Layanan ini akan membantu menangani potensi ancaman tekanan psikologi masyarakat di tengah pagebluk corona.

Layanan Sejiwa ini sangat penting karena masyarakat saat ini menghadapi situasi tak menentu akibat pandemi Covid-19," kata Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Jakarta.

Menurut Moeldoko, ancaman tekanan psikologis itu dibuktikan dengan banyaknya jumlah aduan kekerasan dalam rumah tangga. Berdasarkan data lembaga bantuan hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (APIK), kata Moeldoko, selama 16-30 Maret terdapat 59 kasus kekerasan perkosaan, pelecehan seksual, dan ponografi daring. Dari jumlah itu, 17 kasus di antaranya kasus kekerasan dalam rumah tangga.

Berdasarkan laporan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, persoalan  Covid-19 ini 20 persen merupakan masalah kesehatan. Sedangkan 80 persen merupakan persoalan psikologis. Masalah psikologis, kata Moeldoko, akan berdampak pada masalah imunitas tubuh.

Untuk menjaga kesehatan warganya itulah, kata Moeldoko, pemerintah meluncurkan layanan Sejiwa. Layanan ini bisa diakses seluruh masyarakat. Masyarakat yang butuh layanan bisa menghubungi hotline 119 ext 8. Penelepon nantinya akan disambungkan ke relawan dari Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi).

 

 

 

Penulis: Fajar WH
Editor: Eris Sutrisno
/Elvira Inda Sari
Redaktur Bahasa: Ratna Nuraini

Corona
Covid-19
Covid-19
Dampak Covid-19
Diagnosis Covid-19
Konseling
Obat Covid-19
Pandemi
Penanganan Covid-19
Positif Covid-19
Narasi Terpopuler
Layanan Kependudukan dalam Genggaman
Mengantre di kantor dinas kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil) untuk mengurus dokumen administrasi kependudukan segera menjadi aktivitas usang. Kini, semua itu bisa dilakukan dari rumah. ...
Waspada! Yang Hijau Susut, yang Kuning Menciut
Zona hijau menciut dari 112 jadi 104 daerah. Zona kuning berkurang dari 188 ke 175. Surabaya Raya dan Jawa Timur menjadi episentrum paling aktif. Orang tanpa gejala menjadi agen penularan yang senyap....
Startup Tumbuh Menjulang di Ekosistem Jakarta
Jakarta dinobatkan menjadi ekosistem terbaik kedua di dunia. Itu tak lepas dari ekonomi yang terus tumbuh, stabil, dan warga yang punya daya beli. Kelemahannya ada di talenta digital para pelaku. ...
Tahan Banting di Pasar yang Meriang
Harga tandan buah sawit (TBS) mulai bangkit. Perkebunan sawit dan industri CPO bisa beroperasi normal di situasi pandemi. Ada harapan di semester II 2020, industri sawit tumbuh postif. ...
Food Estate, Lumbung Baru di Kalimantan Tengah
Memanfaatkan 600 ribu hektar (ha) sisa lahan dari program sawah sejuta hektar di era Orde Baru, program food estate dipancangkan di Kalimantan Tengah. Sampai 2023, lahan pertanian seluas 140.000 ha te...
Trans-Sumatra, Ruas Pertama Tol di Serambi Mekah
Ruas pertama jalan tol segera beroperasi di Aceh. Panjang Jalan Tol Trans-Sumatra (JTTS) akan mencapai 672 km. ...
Antisipasi Amukan Si Jago Merah di Lahan Hutan
Musim kemarau tiba. Presiden mengingatkan untuk mengantisipasi kebakaran hutan. Beberapa langkah telah dilakukan. ...
Bisnis Teknologi Finansial, Tumbuh Bagai Cendawan di Musim Pandemi
Bisnis teknologi finansial tumbuh berkat kepercayaan yang baik pada industri ini. Pemerintah memberikan dukungan. Ekonomi digital bisa mendongkrak ekonomi nasional 10 persen. ...
Jakarta Merona Jingga, Surabaya Merah Menyala
Zona hijau dan kuning meningkat dari 226 (44 persen) menjadi 300 (58 persen) kabupaten/kota. Sejumlah kota besar kesulitan keluar dari zona merah atau jingga. Protokol kesehatan tak boleh ditawar. ...
Agar Konsumen Tenang Belanja Online
Pada 2019, jumlah aduan terkait perdagangan dengan sistem elektronik melonjak ke 1.518 kasus. Banyak kasus lain yang tak dilaporkan. Transaksi dengan sistem elektronik rawan penipuan. ...