Bahasa | English


PARIWISATA

3 Pesona Kekayaan Alam Pulau Bangka yang Tiada Duanya

25 April 2019, 17:38 WIB

Kekayaan alam di Pulau Bangka yang terletak di pesisir timur Pulau Sumatera ternyata menyimpan berjuta keindahan. Kombinasi pantai dan pegunungan dari pulau penghasil timah ini selalu sukses membuat pengunjungnya terpesona.


3 Pesona Kekayaan Alam Pulau Bangka yang Tiada Duanya Pulau Bangka. Sumber foto: Pesona Indonesia

Semula Pulau Bangka merupakan bagian dari Provinsi Sumatera Selatan. Namun setelah dikeluarkannya Undang-undang No.27 Tahun 2000 oleh Pemerintah Republik Indonesia, Pulau Bangka menjadi bagian Provinsi Bangka Belitung yang ditetapkan sebagai provinsi ke-31 Republik Indonesia. Secara administratif, pulau ini memiliki luas sekitar 11.623,74 kilometer persegi www.babelprov.go.id Selain terkenal dengan kulinernya yang ciamik, Pulau Bangka juga ternyata menyimpan berjuta pesona alam.

Jika pergi ke Pulau Bangka, hamparan pesona alamnya akan menghipnotis pengunjung. Banyak sekali objek wisata di pulau ini, mulai dari pepohonan yang tersusun rapih di atas bukit, padang pasir, danau, hingga putihnya pasir pantai. Berikut 7 pesona alam Indonesia di Pulau Bangka yang wajib dikunjungi.

     1. Danau Kaolin, Kawah Putihnya Pulau Bangka

Danau Kaolin merupakan danau yang tercipta akibat penggalian tambang timah. Uniknya, danau ini bewarna biru, hasil refleksi warna biru langit setelah kandungan timahnya habis. Ada juga bagian danau yang bewarna hijau, manambah daya tarik Danau Kaolin. Begitu indah dan eksotis ketika danau dini dikelilingi dengan Gurun Pelawan Namang, bukit pasir bekas aktivitas tambang.

Mendokumentasikan kunjungan di Danau Kaolin, akan tercipta foto atau video yang menjadi kenangan yang begitu merindukan. Jika ingin merasakan suasana yang maksimal, pengunjung bisa datang ke Danau Kaolin ketika matahari terbenam.

     2. Pantai Matras, Pantai Terpanjang Pulau Bangkaa

Pantai Matras memiliki panjang mencapai 3 kilometer serta memiliki lebar sekitar 20 – 30 meter. Terletak di sebelah timur laut Pulau Bangka, tepatnya di desa Sinar Baru, Kecamatan Sungailiat. Jika ingin berkunjung ke Pantai Matras, diperlukan waktu sekitar 30 menit atau 40 kilometer berkendara dari Kota Pangkal Pinang.

Pantai Matras menghadap langsung ke arah Laut Cina Selatan. Hamparan pasir putih yang terdapat di pantai ini, tampak berkilau seperti mutiara. Pepohonan kelapa dan air laut yang bening turut mendukung pemandangan indah di pantai ini.

Tak heran jika Pantai Matras menjadi pantai terpopuler di Provinsi Bangka Belitung, dan acapkali masyarakat maupun pengunjung menyebutnya sebagai Pantai Surga. Apalagi ditambah dengan sebuah sungai air tawar yang bisa ditemukan di sekitar pantai.

Lebih menarik jika berkunjung ke Pantai Matras pada malam hari. Menikmati suasana ketenangan pantai sambil meilhat puluhan lampu kapal nelayan sedang berlayar di tengah lautan.

     3. Banyak Penyu di Pantai Tongaci

Jika ingin mengunjungi pantai di Pulau Bangka telah memiliki fasilitas lengkap, bisa datang ke Pantai Tongaci. Seperti Pantai Matras, Pantai Tongaci berada di Kecamatan Sungailiat tepatnya di Desa Pasir. Pantai ini merupakan sebuah kawasan marina dan penangkaran penyu.

Kawasan pantainya telah direkayasa dan dilengkapi ddengan dasilitas seperti kamar bilas, restaurant, dan penginapan. Namun tak perlu khawatir tidak bisa menikmati suasana alam. Karena keasrian pantai dan pepohonan masih terjaga, begitu juga fasilitas pendukung dan bangunan didesain tradisional. Sehingga suasana menyatu dengan alam masih bisa dinikmati.

Selain itu, Pantai Tongaci terkenal sebagai tempat penangkaran penyu di Pulau Bangka. Banyak ditemukan sebuah kolam berisi penyu-penyu. Terdapat penyu berspesies penyu hijau dan penyu sisik. Pada waktu tertentu, pengunjung dapat mendengar bel tanda makan penyu, sehingga dapat menyaksikan penyu-penyu tersebut diberi makan oleh para petugas penangkaran.

Di kawasan Pantai Tongaci, terdapat Museum Garuda berisi artifak sejarah, buku-buku tua, dan foto-foto tua dari masa kolonial. Di malam hari, restaurant dan bar menyediakan menu khas pantai Pulau Bangka seperti ikan bakar, kerupuk bangka, dan otak-otak. Menikmati santapan ditemani para pengrajin bekerja membuat produk tradisional yang bisa dibeli.

Masih banyak tempat menawan lainnya yang berada di Pulau Bangka. Selain menikmati keindahan alam, jangan lupa untuk berburu kuliner khas Pulau Bangka serta berwisata sejarah. Apalagi jika berkunjung ke museum yang menyimpan benda saksi sejarah perjalanan timah di Pulau Bangka.

Tak heran, jika pulau Bangka sempat menjadi rebutan para penjajah di zaman perang dulu. Karena pulau ini memang menyimpan berjuta rahasia keindahan. Memberi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Pulau Bangka. (K-MP)

Wisata
Ragam Terpopuler
Andaliman, Harta Terpendam Tano Batak
Tanaman andaliman khas wilayah pegunungan di Sumatra Utara memiliki beragam manfaat. Tak sekadar pelengkap bumbu masakan kuliner Tano Batak. ...
Magnet Borobudur Pikat Dunia
Kolaborasi cerdas dalam mewujudkan aksi napak tilas Jalur Kayumanis memiliki dampak besar pada perkembangan turisme di tanah air. Borobudur berkali-kali jadi magnet perhatian dunia.  ...
Samudra Raksa, dari Relief Turun ke Laut
Dalam seluruh rangkaian cerita yang terpahat di dinding Candi Borobudur, tercatat ada sepuluh relief yang memuat gambar perahu kuno, dengan model yang berbeda-beda. ...
Agar Tetap Aman dan Selamat Saat Berwisata
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyusun protokol kesehatan, keamanan, dan keselamatan untuk mempertahankan keberlangsungan industri pariwisata nasional. ...
Maksuba, Kue Penuh Kesabaran
Kue maksuba dibuat dengan bahan utama telur bebek. Untuk menghasilkan satu loyang kue dibutuhkan waktu tiga jam. ...
Sinyal 4G Menguat di Pulau Komodo
Untuk menunjang pariwisata, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memperkuat penyediaan layanan internet cepat 4G di destinasi prioritas, salah satunya di Pulau Komodo. ...
Mengincar Tuan Rumah Pesta Lima Gelang
Australia, Inggris, dan Amerika Serikat telah merasakan manfaat sosial dan ekonomi jadi tuan rumah Olimpiade. Indonesia dengan berbagai pengalamannya pun sudah layak jadi tuan rumah ajang olahraga ter...
Bono, Mitos Ombak Tujuh Hantu
Ombak bono di Sungai Kampar Provinsi Riau telah memikat para peselancar mancanegara untuk mencobanya. Termasuk, upaya memecahkan rekor dunia waktu terlama berselancar di sungai. ...
Gurih Pedas Satai Bulayak Khas Sasak
Lontongnya dililit daun aren. Satainya berasal dari daging sapi atau ayam dengan potongan lebih kecil dari satai umumnya. ...
Pengakuan Unesco untuk Tiga Cagar Biosfer Indonesia
Unesco menetapkan tiga cagar biosfer baru di Indonesia. Kini Indonesia memiliki 19 cagar biosfer seluas 29.9 juta ha yang menjadi bagian dari World Network of Biosphere Reserves. ...