Bahasa | English


DJP ONLINE

Cara Registrasi DJP Online untuk Bayar Pajak

31 December 2019, 03:17 WIB

DJP Online merupakan aplikasi daring buatan Direktorat Jenderal Pajak yang berfungsi untuk memudahkan Wajib Pajak untuk melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) atau membayar pajak lewat e-filing dan e-billing pajak.


Cara Registrasi DJP Online untuk Bayar Pajak Login djponline.pajak.go.id. Foto: Kemenkeu

Syarat menggunakan DJP adalah Anda harus membuat akun terlebih dahulu di aplikasi atau laman DJP Online.

Kemunculan DJP Online memudahkan Wajib Pajak yang hendak melaporkan SPT atau membayar pajak sehingga tak perlu lagi mengantre di kantor pajak. Dengan koneksi internet pembayaran dan pelaporan pajak menjadi lebih efisien dan cepat dilakukan. Namun untuk menggunakan aplikasi tersebut Anda harus lebih dulu datang ke kantor pajak untuk membuat dan mengaktifkan e-FIN (Electronic Filling Identification Number).

Berikut cara mendapatkan kode e-FIN pajak:

  1. Kunjungi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di kota Anda dengan membawa fotokopi KTP dan fotokopi kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Jika Anda belum memiliki kartu NPWP, minta ke kantor tempat Anda bekerja.
  2. Mengisi formulir pembuatan e-FIN  di loket yang telah disediakan.
  3. Selanjutnya, aktivasi e-FIN dengan tautan yang dikirimkan ke alamat email Anda.
  4. Nomor e-FIN selanjutnya bakal berguna untuk membuat akun DJP Online.

Cara membuat akun DJP Online:

  1. Kunjungi laman pajak.go.id/registrasi lewat aplikasi browser Anda.
  2. Isi data dengan nomor NPWP dan kode e-FIN yang telah Anda miliki. Tulis angka NPWP tanpa tanda titik dan setrip. Pastikan juga kode e-FIN Anda telah diaktivasi di loket yang ada di KPP. Setelah itu isi kode keamanan sesuai yang telah disediakan. Jika sudah klik Verifikasi.
  3. Setelah semuanya beres, masuk ke akun Anda dan tuliskan email, nomor HP yang aktif, dan kode keamanan. Anda akan diminta membuat password yang digunakan untuk login DJP Online. Klik Simpan setelah selesai membuat password.
  4. Cek email yang Anda daftarkan. Klik tautan yang dikirimkan oleh DJP Online untuk mengaktifkan akun. Anda akan mendapatkan pemberitahuan Aktivasi Akun Berhasil. Klik Ok untuk masuk ke menu log in.
  5. Langkah selanjutnya adalah masuk ke akun DJP Online dengan mengisi NPWP dan password. Jika berhasil log in berarti akun Anda telah berhasil diaktifkan.
  6. Akun DJP Online tersebut bisa Anda gunakan untuk lapor SPT tahunan (e-Filing) dan membayar pajak (e-Billing).

Berikut cara lapor SPT lewat e-Filing DJP Online:

  1. Log in ke akun DJP Online di laman djponline.pajak.go.id dengan memasukkan NPWP, password, dan kode keamanan.
  2. Setelah berhasil masuk, pilih pada menu e-Filing.
  3. Kemudian, pilih pada menu Buat SPT.
  4. Langkah selanjutnya adalah mengisi kolom-kolom yang disediakan oleh sistem. Kolom tersebut biasanya telah terisi secara otomatis.
  5. Anda tinggal memilih SPT yang Anda laporkan. Bisa juga mengikuti saran yang diberikan oleh aplikasi.
  6. Isi Data SPT seperti SPT yang kamu terima.
  7. Berikutnya, isi Kode Verifikasi kemudian klik Kirim SPT.

Berikut cara bayar pajak dengan e-Billing DJP Online:

  1. Log in ke laman djponline.pajak.go.id.
  2. Masukkan NPWP, password, dan kode keamanan untuk log in ke akun Anda.
  3. Selanjutnya pilih menu e-Billing System.
  4. Pilih pada menu Isi SSE.
  5. Kemudian Anda akan mendapat form Surat Setoran Elektronik (SSE) yang harus Anda isi.
  6. Data pada form tersebut akan terisi otomatis. Yang perlu Anda ubah hanya pada kolom Jenis Pajak, Jenis Setoran, Masa Pajak, Tahun Pajak, Uraian Pajak yang dibayarkan, dan Jumlah Setoran.
  7. Setelah merampungkan pengisian, klik Simpan.
  8. Klik pada pilihan Kode Billing.
  9. Klik Cetak Kode Billing.
  10. Setelah mendapatkan Kode Billing, bayar pajak lewat bank, kantor pos, atau ATM yang Anda gunakan. Bisa juga melalui internet banking jika Anda menggunakan fasilitas tersebut.
Layanan
Layanan Terpopuler
Pemerintah Beri Subsidi bagi Guru Honorer, Begini Cara Pencairannya
Pemerintah berikan bantuan subsidi bagi para guru dan tenaga pendidik non-PNS, baik di sekolah negeri maupun swasta. ...
Aturan Mencoblos di Pilkada Masa Pandemi
Ada yang berbeda pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang akan digelar 9 Desember 2020. Sederet aturan khusus diberlakukan demi menjamin pelaksanaan protokol kesehatan. ...
Layanan Pajak di Masa Pandemi
Sejak 1 September 2020, masyarakat yang ingin mendapatkan layanan tatap muka di kantor pajak wajib mengambil nomor tiket antrean secara online. ...
Memastikan Subsidi Gaji Masuk ke Rekening
Awal November merupakan jadwal realisasi penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) gelombang II. Pengecekan pun segera dapat dilakukan. ...
Menjaga Aman saat Liburan Tiba
Liburan itu penting, tapi agar tidak menimbulkan masalah, haruslah tetap mematuhi protokol kesehatan. ...
Mengurus Visa di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru
Fasilitas bebas visa kunjungan dan visa kunjungan saat kedatangan (visa on arrival) ditiadakan selama pandemi Covid-19. ...
Sudahkah Anda Terdaftar Sebagai Pemilih di Pilkada 2020?
Sebelum jalan ke bilik suara Pilkada 2020, sebaiknya mengecek status Anda dan keluarga di Daftar Pemilih Tetap (DPT). ...
Cara Akses Sertifikasi Standar Kebersihan Pelaku Wisata
Program Sertifikasi Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability (CHSE) merupakan salah satu strategi menghadapi masa adaptasi kebiasaan baru di sektor parekraf. ...
Oktober 2020, Waktunya Klaim Token Listrik Gratis
Pelanggan rumah tangga dengan daya 450 VA dan 900 VA bersubsidi serta pelanggan berkategori sosial dan bisnis kecil berhak mengklaim token listrik gratis, sekarang! ...
Mengecek Sendiri Apakah Terdaftar Sebagai Penerima Bansos
Sudahkah Anda telah terdaftar sebagai penerima bansos tunai? Silakan dicek melalui tautan https://cekbansos.siks.kemsos.go.id. ...