Bahasa | English


KULINER

Cakalang Fufu Rica Rica, Edodoe Pe Sedap Sekali

31 October 2019, 10:27 WIB

Aroma ikan ini memang khas dan tidak bisa dibandingkan dengan olahan ikan asap lainnya. Mungkin karena pengolahannya menggunakan kayu bakar pilihan. Namun yang membuat rasa ikan ini semakin menonjol adalah ketika dia digoreng dan diberi bumbu rica rica khas Manado, Anda bakal diserbu kenikmatan rasa pedas yang menggugah selera.


Cakalang Fufu Rica Rica, Edodoe Pe Sedap Sekali Cakalang Fufu Khas Manado. Foto: Istimewa

Itulah menu Cakalang Fufu rica-rica khas dari Sulawesi Utara terutama Manado. Di kota pantai yang dikeliling perbukitan dan barisan pegunungan ini, Anda bisa menemukan menu ini tersaji mulai dari meja makan keluarga, rumah makan sederhana hingga ke restoran mewah. Memang masing-masing punya resep signature sendiri, tetapi kekhasan menu ini yaitu rasa gurih dan pedas tetap dipertahankan.

Kenapa harus pedas? Pasalnya, ada jargon khas orang Manado yaitu, nimbole makan kalo nda ada rica. Artinya tidak bisa makan tanpa cabai rawit. Tak heran semahal apapun harga cabai rawit, bumbu ini wajib ada. Hampir seluruh masakan utama orang Manado menggunakan cabai sebagai bumbu utamanya.

Masakan Manado yang menggunakan cabai rawit, sebut saja; ikan bakar rica yang kemerahan karena disiram bumbu cabai. tinutuan alias bubur Manado yang merupakan olahan berbagai aneka sayuran hijau dan sedikit beras itu akan terasa sangat hambar jika tanpa ditemani oleh rica roa (sambal dari ikan Rowa) atau dabu-dabu yang mirip sambal matah tapi setingkat lebih pedas.

Rasa pedas yang dihasilkan dari cabai itu wajib hadir dalam setiap kali aktivitas makan orang Manado. Rupanya ciri khas masakan seperti ini dipilih bukan tanpa alasan. Ada filosofi dan arti tersendiri yang sudah menjadi bagian dari sejarah kuliner dari ibu kota Sulawesi Utara tersebut.

Menurut sejarahnya, masyarakat Manado merupakan keturunan dari suku Minahasa yang memiliki filosofi hidup cukup unik. Terutama pada hal-hal yang bersifat menyakitkan seperti halnya ketika menyantap sajian bercita rasa pedas. Rasa sakit yang timbul di lidah ketika mencecap makanan pedas, rupanya mengajarkan masyarakat Manado akan hidup bertoleransi terutama pada hal-hal yang menyakitkan.

Maka jangan heran pula bila Anda menyicipi camilan seperti pisang goreng atau singkong rebus. Orang Manado menyantapnya tetap dengan ditemani sambal rica-rica. Dan salah satu menu pedas khas di Manado adalah cakalang fufu rica rica. Edodoe pe sedap sekali.

Bahan baku utama dari menu ini adalah ikan cakalang fufu. Ini adalah jenis ikan calang (katsuwonus pelamis) yang banyak ditemui di perairan Teluk Bitung, Sulawesi Utara. Pasokan yang berlimpah inilah yang membuat warga pesisir terutama Minahasa, Manado dan Bitung mengawetkan ikan ini dengan cara diasap.

Menjaga Kesegaran Ikan

Pusat pengolahan ikan cakalang fufu berada di Kecamatan Girian, Kota Bitung. Sekitar 75 persen penduduk di kampung ini bermata pencarian dari pengasapan ikan. Maka tak heran jika kampung ini disebut sebagai kampung calakang fufu. Ada sekitar 20 pengusaha kecil yang tergabung dalam kelompok usaha ini. Setiap tempat bisa memproduksi sekitar 200 kilogram cakalang fufu. Pasar yang mereka tuju adalah di sekitar Bitung, Manado hingga Minahasa.

Cara pengolahan produk ini terbilang unik. Daging ikan hasil tangkapan dibersihkan dan dibuang sisiknya. Lalu dibelah dua dan dijepit  dengan bambu. Kemudian daging ikan dilumuri garam dan bubuk soda dengan perbandingan 1:1.  Setelah itu mulailah proses pengasapan dengan menggunakan kayu bakar. Proses ini dalam bahasa setempat disebut fufu. Proses pengasapan  terus berlangsung sampai daging cakalang berubah warna menjadi kemerahan,  menandakan sudah matang.

Proses pengasapan yang  menghabiskan waktu sekitar empat jam ini kemudian dilanjutkan dengan pendinginan selama dua jam. Dari sinilah muncul produk cakalang fufu yaitu ikan dengan tekstur yang kering di luar tetapi empuk di dalam, dan tak berair. Bila proses pengolahan tepat, cakalang fufu ini bisa disimpan dalam suhu ruang selama satu bulan, cocok untuk dijadikan oleh-oleh khas kota Manado.

Sesungguhnya ikan cakalang fufu bisa diolah dengan berbagai cara. Mulai dari digoreng biasa, disantan, atau dibuat abon. Tetapi yang paling mengguncang lidah adalah menu Cakalang fufu rica rica. Pada menu ini Anda akan mendapati rasa pedas aromatik yang menggugah selera.

Inilah kekhasan resep rica rica yang merupakan perpaduan dari bawang, serai, jahe, lengkuas, daun jeruk, pandan, dan cabai rawit sebagai bintang utamanya. Jadi jika Anda ke Manado jangan lupa menyicipi menu cakalang fufu rica rica yang menggoyang lidah, menggugah selera. (K-GR)

Kuliner
Ragam Terpopuler
Revitalisasi Pasar Berbasis Kearifan Lokal
Empat pasar rakyat di empat kabupaten dibangun ulang oleh pemerintah sesuai dengan keselarasan lingkungan yang mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal di masing-masing daerah. Satu di anta...
Cuaca Ekstrim di Sekitar Dedaunan
Hamparan embun es yang instagramable kembali hadir di Dieng. Misteri suhu ekstrim dekat permukaan tanah belum terjelaskan. Namun ada bukti bahwa bakteri es bisa mensimulasi terjadinya kristal es (fros...
Si Klepon Naik Daun
Saat ini, jajanan pasar ini tidak kalah populer dengan kue dan roti modern berjejaring dari Prancis, Jepang, atau Korea Selatan. ...
Mengawal Keuangan Negara di Tengah Covid-19
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memaksimalkan penggunaan teknologi informasi untuk mengatasi kendala pemeriksaan. Bahkan untuk cek fisik, mereka memakai drone dan google maps live. ...
Memompa Semangat Juang di Ruang Publik
Penanganan Covid-19 memasuki babak baru. Solusi kesehatan dan ekonomi dikedepankan secara simultan. Strategi komunikasi sepertinya mengarah ke aksi best practice di tengah musibah. ...
Menanti Produksi Massal CoronaVac di Tanah Air
Secercah harapan kembali menyeruak di tengah serangan pandemi Covid-19. Vaksin yang dikembangkan SinoVac akan diuji klinis fase III di tanah air pada Agustus 2020. ...
Ketika Indeks e-Government Indonesia Naik 19 Peringkat
Komitmen pimpinan pada instansi pemerintah merupakan hal penting dalam melakukan perbaikan yang kontinu untuk mewujudkan peningkatan SPBE secara menyeluruh. ...
Mystery Shopper untuk Layanan Kependudukan Lebih Baik
Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membentuk tim penyamar untuk mengecek pelayanan publik layanan kependudukan di 34 provinsi....
Uji Klinis Berhasil, Akankah jadi Oase di Tengah Gurun?
Dari balik tembok perusahaan bioteknologi di Massachusetts, AS, kabar baik dihembuskan. Uji coba vaksin Covid-19 dinyatakan manjur dan tidak berefek samping serius. ...
Titik Rawan Tangsi Tentara
Dua kluster Covid-19 muncul dari tangsi militer. Gubernur Ridwan Kamil meyakini, tradisi disiplin yang tinggi membuat kluster itu tak meluas. ...