Bahasa | English


KULINER

Gultik, Kudapan “Menggelitik” Asal Sukoharjo

28 November 2019, 09:49 WIB

Kawasan Blok M, Jakarta Selatan, bagi warga Jakarta tidak asing lagi. Di sana tepatnya di perempatan Jalan Mahakam dan Jalan Bulungan terdapat sebuah tempat kuliner yang amat tersohor sejak dulu, bernama Gulai Tikungan alias “gultik”.


Gultik, Kudapan “Menggelitik” Asal Sukoharjo Kudapan Gultik. Foto: Istimewa

Usut punya usut, Anto salah satu pedagang gultik menceritakan bahwa penamaan “gultik” sendiri tidak terlepas dari tempat mereka berjualan, yakni berada tepat di tikungan jalan tersebut. “Saya meneruskan usaha bapak saya, bapak saya dulu juga jualan disini dari tahun 90-an. Dan sudah terkenal lah istilahnya dari tahun 90-an itu,” cerita Anto sambil meracik kudapan gultik.

Ketika Anto membuka tutup panci yang berisi kuah, terlihat uap panas mengepul. Wangi gurih rempah-rempah dari kudapan gutik pun menyebar. Dengan cekatan Anto kemudian megguyurkan air kuah gulai ke piring berisi nasi. Lalu, dia menambah bumbu penyedap rasa, kecap, sambal secukupnya, bawang goreng, dan kerupuk. Rasa gurih segera terasa begitu kita menyantap kudapan yang menggelitik ini.

Dalam sorot lampu jalan, di atas meja kecil, sejumah pembeli terlihat dengan lahap menyantap gulai yang berasal dari Solo itu. “Demen banget deh sama gultik ini, sering mampir kesini abis pulang kantor, enggak cukup satu biasanya, bisa mesen sampai 3 porsi kalau lagi laper banget,” ujar Danang, salah satu pembeli.

Kita tidak perlu khawatir kehabisan gultik di sini. Anto menjelaskan saat ini ada sekitar 30 penjual gultik, dan semua buka hingga tengah malam sekira pukul 01.00 WIB. Dan uniknya selain penamaannya, pedagang yang menjajakan gultik berasal dari satu daerah yang sama yaitu Sukoharjo, Solo. “Ya itu rata-rata berasal dari satu kampung di Sukoharo sana, dan juga rata-rata satu rukun tetangga kami ini,” ucap Anto.

Harga satu porsi gultik cukup terjangkau. Dengan Rp 10.000 kita sudah bisa menyantap kuliner yang bisa menggoyang lidah ini. Harga makanan tambahannya pun lumayan murah berkisar Rp. 3000-an.  Jika kita ingin membuat sendiri gulai ala gultik, Anto pun memberikan resepnya. Berikut bahan serta cara memasaknya;

Bahan bahan yang harus disiapkan antara lain:

  • Daging sapi
  • Santan
  • Daun salam
  • Daun jeruk purut
  • Lengkuas
  • Cengkeh
  • Gula, garam, dan merica secukupnya
  • Cabai merah
  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Jahe
  • Kunyit
  • Kemiri
  • Ketumbar
  • Jintan yang telah disangrai
  • Pala

Cara memasak:

  • Rebus daging menggunakan air hingga terasa cukup empuk. Setelah itu tiriskan dagingnya
  • Tumis bumbu yang telah dihaluskan tambahkan daun salam, daun jeruk,cengkeh, lengkuas, dan serai. Aduk hingga berbau harum dan warnanya berubah kecoklatan.
  • Masukkan santan dan air rebusan daging, aduk hingga rata.
  • Masukkan daging sapi yang telah direbus, dan aduk terus
  • Tambahkan gula, garam dan merica secukupnya.
  • Setelah bumbu dirasa cukup, tunggu bumbu hingga meresap ke dalam daging sapi dan jika santan sudah mengental, kita sudah dapat mengangkatnya.
Kuliner
Ragam Terpopuler
Revitalisasi Pasar Berbasis Kearifan Lokal
Empat pasar rakyat di empat kabupaten dibangun ulang oleh pemerintah sesuai dengan keselarasan lingkungan yang mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal di masing-masing daerah. Satu di anta...
Cuaca Ekstrim di Sekitar Dedaunan
Hamparan embun es yang instagramable kembali hadir di Dieng. Misteri suhu ekstrim dekat permukaan tanah belum terjelaskan. Namun ada bukti bahwa bakteri es bisa mensimulasi terjadinya kristal es (fros...
Si Klepon Naik Daun
Saat ini, jajanan pasar ini tidak kalah populer dengan kue dan roti modern berjejaring dari Prancis, Jepang, atau Korea Selatan. ...
Mengawal Keuangan Negara di Tengah Covid-19
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memaksimalkan penggunaan teknologi informasi untuk mengatasi kendala pemeriksaan. Bahkan untuk cek fisik, mereka memakai drone dan google maps live. ...
Memompa Semangat Juang di Ruang Publik
Penanganan Covid-19 memasuki babak baru. Solusi kesehatan dan ekonomi dikedepankan secara simultan. Strategi komunikasi sepertinya mengarah ke aksi best practice di tengah musibah. ...
Menanti Produksi Massal CoronaVac di Tanah Air
Secercah harapan kembali menyeruak di tengah serangan pandemi Covid-19. Vaksin yang dikembangkan SinoVac akan diuji klinis fase III di tanah air pada Agustus 2020. ...
Ketika Indeks e-Government Indonesia Naik 19 Peringkat
Komitmen pimpinan pada instansi pemerintah merupakan hal penting dalam melakukan perbaikan yang kontinu untuk mewujudkan peningkatan SPBE secara menyeluruh. ...
Mystery Shopper untuk Layanan Kependudukan Lebih Baik
Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membentuk tim penyamar untuk mengecek pelayanan publik layanan kependudukan di 34 provinsi....
Uji Klinis Berhasil, Akankah jadi Oase di Tengah Gurun?
Dari balik tembok perusahaan bioteknologi di Massachusetts, AS, kabar baik dihembuskan. Uji coba vaksin Covid-19 dinyatakan manjur dan tidak berefek samping serius. ...
Titik Rawan Tangsi Tentara
Dua kluster Covid-19 muncul dari tangsi militer. Gubernur Ridwan Kamil meyakini, tradisi disiplin yang tinggi membuat kluster itu tak meluas. ...